Jembatan Darurat Koto Rawang Makan Korban, Pemkab Pessel Turut Belasungkawa 

Penulis -

Senin, 21 Juli 2025 - 08:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelepasan jenazah di rumah duka, Minggu (20/7/2025) untuk dikebumikan di makam keluarga di Nagari Koto Rawang. (Foto: Dok. M Adli)

Pelepasan jenazah di rumah duka, Minggu (20/7/2025) untuk dikebumikan di makam keluarga di Nagari Koto Rawang. (Foto: Dok. M Adli)

Pessel, Javanusa—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesisir Selatan (Pessel) menyampaikan belasungkawa atas insiden jatuhnya dua warga Nagari Koto Rawang, Kecamatan IV Jurai, ke sungai berbatu saat melintasi jembatan darurat di wilayah tersebut pada Minggu (20/7/2025) sekitar pukul 12.00 WIB.

Dalam kejadian itu, satu orang dinyatakan meninggal dunia saat dibawa ke ruang IGD RSUD M Zein Painan.

Ucapan duka cita disampaikan oleh Bupati Pessel, Hendrajoni, melalui Kabag Kesejahteraan Rakyat Andi Syafinal, yang datang langsung melayat ke rumah duka mewakili Pemkab Pessel.

“Saya ditugaskan langsung oleh Bapak Bupati untuk menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban. Beliau saat ini masih berada di Jakarta, karena sedang mengurus kelanjutan pembangunan jembatan Koto Rawang di Kementerian PUPR,” kata Andi.

Menurut Andi, Bupati Hendrajoni menyampaikan permohonan maaf karena belum bisa hadir secara langsung ke rumah duka.

Namun, ia memastikan pembangunan jembatan permanen di Koto Rawang menjadi perhatian serius pemerintah daerah.

“Karena anggaran pembangunan jembatan ini cukup besar, maka tidak bisa ditangani melalui APBD kabupaten. Mudah-mudahan pihak kementerian bersedia mengalokasikan dana dalam waktu dekat, mengingat pentingnya jembatan ini bagi masyarakat sebagai akses utama keluar masuk nagari,” katanya.

Tokoh masyarakat Painan, M Adli, juga menyampaikan rasa duka mendalam atas musibah tersebut.

Ia menyebutkan salah satu korban, Dini Ermawati 19, telah dirujuk ke RSUP M Djamil Padang untuk perawatan lebih lanjut. Sementara ibunya, Nurhayati 46, dinyatakan meninggal dunia.

“Proses pemulangan jenazah Nurhayati dari IGD RSUD M Zein ke rumah duka dibantu oleh anggota DPRD Pessel, Hanafi Herman. Sedangkan rujukan Dini ke Padang difasilitasi oleh Bapak Junaidi,” katanya.

Pihak keluarga korban juga mengucapkan terima kasih kepada Bupati Hendrajoni, Wakil Bupati Risnaldi, serta semua pihak yang telah membantu proses evakuasi dan pengurusan administrasi.

Baca Juga :  Agodang Ubah 15 Ton Sampah Padang Jadi Pakan dan Pupuk Lewat Maggot

Sebelumnya, Wali Nagari Koto Rawang, Derijol menjelaskan kedua korban jatuh dari jembatan darurat saat melintas menggunakan sepeda motor sepulang dari Pasar Sago.

Ia mengatakan, kecelakaan terjadi diduga akibat lebar jembatan yang hanya satu meter tanpa pembatas di sisi kiri dan kanan.

“Mereka terjatuh ke Sungai Batang Salido. Warga kemudian mengevakuasi dan membawa keduanya ke RSUD M Zein. Saat itu, Nurhayati masih dalam kondisi hidup,” ujar Derijol.

Ia mengungkapkan jembatan darurat tersebut dibangun secara swadaya oleh warga pasca banjir besar yang terjadi pada Maret 2024 lalu.

Sebelumnya, jembatan yang menghubungkan Nagari Koto Rawang dengan Nagari Salido Saribulan itu merupakan jembatan gantung sepanjang 50 meter dan lebar 2,5 meter, namun hanyut diterjang banjir.

“Warga sudah lama berharap adanya pembangunan jembatan permanen agar dapat dilalui kendaraan roda empat dan alat berat, termasuk untuk keperluan pengaspalan jalan. Saat ini, kondisi jalan di Koto Rawang masih berupa rabat beton yang banyak berlubang,” jelasnya.

Derijol menambahkan, jembatan darurat saat ini tidak memiliki penerangan di bagian tengah, sehingga sangat berbahaya dilalui, khususnya pada malam hari.

Dia menyebut, insiden itu menjadi peringatan serius bagi pemerintah untuk segera merealisasikan pembangunan jembatan permanen demi keselamatan warga yang melintas. (Sus)

Berita Terkait

Pembangunan Drainase Padang Tembus 10 Km, Lampaui Target 4 Km
Muswil VII APTISI Sumbar Digelar 31 Oktober, Universitas Fort De Kock Jadi Tuan Rumah
Lantik 33 Pejabat Pemprov Sumbar, Arry Yuswandi Tekankan Kompetensi dan Etika Birokrasi
DPC GMNI Padang Gelar Refleksi 98 Tahun Sumpah Pemuda: Soroti Skandal Ijazah Gibran
Atasi Kendala Peradilan, Fadly Amran Dorong PKS dengan Pengadilan Agama Padang
Fadly Amran Dorong Penguatan Pendidikan Diniyah Lewat Program Smart Surau
Mahyeldi Ajak Pemuda Sumbar Jaga Persatuan dan Waspadai Bahaya Narkoba
Fadly Amran Tutup Diksarmil Menwa Pagaruyung Sumbar Angkatan ke-49, Tekankan Wawasan Kebangsaan dan Kesiapsiagaan Bencana

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Stadion Haji Agus Salim Padang Punya Kapasitas 12.067 Penonton, Ini Fasilitasnya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:42 WIB

Genoa Bungkam Juventus 2-0, Bianconeri Tertahan di Peringkat 8

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Hasil Carabao Cup: Manchester City Singkirkan Brighton Lewat Adu Penalti 4-3

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:20 WIB

Tanpa Harry Kane, Bayern Munich Bantai Magdeburg 6-1 di DFB Pokal

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:10 WIB

Liverpool Singkirkan Chelsea Lewat Adu Penalti, Lolos ke Perempat Final Carabao Cup

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:04 WIB

Fortuna Sittard Singkirkan Sparta Rotterdam, Justin Hubner Cs Lolos ke Babak Kedua Piala KNVB

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:55 WIB

AC Milan Dibantai Bologna 2-4 di San Siro, Samuel Mbangula Cetak Hattrick

Berita Terbaru

Sumsel United siap menghadapi Semen Padang di Pegadaian Championship 2026/2027. (Foto: ileague.id)

Liga 2

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Okt 2026 - 18:26 WIB