Jembatan KA Lembah Anai Tidak Dibongkar, Gubernur Mahyeldi Tegaskan Hanya Direaktivasi dan Dilestarikan

Penulis -

Selasa, 30 Desember 2025 - 22:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Mahyeldi saat menerima audiensi komunitas heritage di Istana Gubernur Sumbar, Selasa (30/12/2025). (Foto: ADPSB)

Gubernur Mahyeldi saat menerima audiensi komunitas heritage di Istana Gubernur Sumbar, Selasa (30/12/2025). (Foto: ADPSB)

Padang, Javanusa—Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Barat (Sumbar) memastikan jembatan kereta api (KA) Lembah Anai dipastikan tidak dibongkar.

Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah menegaskan kebijakan daerah justru mengarah pada reaktivasi dan pelestarian jalur kereta api bersejarah tersebut.

Penegasan ini sekaligus meluruskan isu pembongkaran yang sempat beredar luas di ruang publik dan menimbulkan kekhawatiran komunitas heritage serta pemerhati perkeretaapian di Sumbar.

“Pemprov Sumbar tidak akan menyetujui pembongkaran jalur kereta api Lembah Anai. Fokus kami adalah reaktivasi dan pelestarian,” tegas Mahyeldi saat menerima audiensi komunitas heritage di Istana Gubernur Sumbar, Selasa (30/12/2025).

Pertemuan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Kebudayaan Sumbar, Jefrinal Arifin.

Ia menekankan Jembatan KA Lembah Anai merupakan bagian penting dari sejarah transportasi dan identitas budaya Sumbar.

Mahyeldi mengaku terkejut dengan munculnya isu pembongkaran tanpa koordinasi dengan pemerintah daerah. Menurutnya, informasi tersebut berkembang tanpa dasar kebijakan resmi.

“Saya kaget isu ini beredar, padahal kebijakan kita jelas menjaga aset bersejarah,” ujarnya.

Ia menjelaskan, surat dari Direktorat Jenderal Kementerian Perhubungan yang sempat beredar merupakan dampak dari miskomunikasi administratif.

Mahyeldi memastikan persoalan tersebut telah diklarifikasi melalui komunikasi langsung dengan Menteri Perhubungan dan Direktorat Jenderal terkait.
Ia juga menyebut telah berdiskusi dengan Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon.

Hasilnya, pemerintah sepakat tidak ada pembongkaran jalur kereta api. Sebaliknya, dilakukan kajian komprehensif untuk memastikan pelestarian dan pemanfaatan berkelanjutan.

“Sebagai aset heritage, jalur ini punya nilai sejarah dan edukasi yang tinggi,” kata Mahyeldi.

Reaktivasi Jalur KA Masuk Agenda Daerah

Mahyeldi menyinggung kebijakan masa lalu yang menonaktifkan sejumlah jalur kereta api di Sumbar.
Ia menilai langkah tersebut sebagai kekeliruan yang tidak boleh terulang.

Baca Juga :  Diluncurkan Presiden Prabowo, Wako Padang Siap Sukseskan Koperasi Merah Putih

Karena itu, reaktivasi jalur kereta api, termasuk Jembatan KA Lembah Anai, telah masuk dalam agenda pembangunan daerah. Tujuannya menghubungkan pusat aktivitas masyarakat sekaligus mendukung pariwisata berbasis sejarah.

Arsitek dan pegiat Padang Heritage, Yulsi Munir, mengapresiasi sikap tegas Gubernur Sumbar.
Ia mendorong pemerintah segera mengambil langkah konkret di lapangan.

Menurutnya, beberapa bagian jalur dan jembatan kereta api mulai mengalami penyusutan fisik.
Karena itu, kajian teknis terhadap perubahan struktur di kawasan cagar budaya dinilai mendesak.

Aset KA Rawan Rusak Tanpa Penjagaan

Perwakilan komunitas pecinta kereta api, Nando, menyebut kepedulian warga di sepanjang jalur masih tinggi meski belum aktif digunakan.
Namun, minimnya penjagaan membuat aset perkeretaapian rawan rusak dan hilang.

Ia berharap aspirasi masyarakat dan komunitas pelestarian dapat ditindaklanjuti secara lebih optimal.
“Dengan sinergi, warisan ini bisa tetap terjaga,” ujarnya. (*/red)

Berita Terkait

Padang Mobile Masuk 5 Besar Padang Innovation Award 2026, Ini Keunggulannya
Pembangunan Drainase Padang Tembus 10 Km, Lampaui Target 4 Km
Muswil VII APTISI Sumbar Digelar 31 Oktober, Universitas Fort De Kock Jadi Tuan Rumah
Lantik 33 Pejabat Pemprov Sumbar, Arry Yuswandi Tekankan Kompetensi dan Etika Birokrasi
DPC GMNI Padang Gelar Refleksi 98 Tahun Sumpah Pemuda: Soroti Skandal Ijazah Gibran
Atasi Kendala Peradilan, Fadly Amran Dorong PKS dengan Pengadilan Agama Padang
Fadly Amran Dorong Penguatan Pendidikan Diniyah Lewat Program Smart Surau
Mahyeldi Ajak Pemuda Sumbar Jaga Persatuan dan Waspadai Bahaya Narkoba

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:28 WIB

BGN Wajibkan 21.527 SPPG Perbarui SPK, Perketat Pengawasan Program MBG

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:57 WIB

Promotor Pastikan Visa Andrea Bocelli Terbit, Berbeda dengan Pernyataan Dirjen Imigrasi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 23:07 WIB

Pemerintah Jamin Serapan Jagung Petani, Bulog Siap Beli Hasil Panen

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:50 WIB

Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub Batch 3 hingga 30 Oktober 2026, Ini Jadwal Seleksinya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:41 WIB

Kemnaker Buka Pendaftaran MagangHub Batch 3, Cek Jadwalnya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:02 WIB

Polri dan Kemkomdigi Perkuat Kerja Sama Berantas Kejahatan Siber

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:17 WIB

Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:23 WIB

Polri Kerahkan 200 Personel Brimob dan 10 Bareskrim Tangani Karhutla di Kalimantan

Berita Terbaru