Javanusa.com—Benjolan kecil menyerupai jerawat di kelopak mata bisa mengganggu aktivitas, terutama ketika menimbulkan rasa ganjal atau tidak nyaman.
Kondisi ini tidak selalu merupakan jerawat karena beberapa gangguan pada kelenjar dan kulit sekitar mata dapat memicu benjolan serupa.
Benjolan tersebut dapat muncul akibat penumpukan minyak, sel kulit mati, atau tersumbatnya kelenjar minyak di sekitar kelopak mata. Beberapa kondisi juga berkaitan dengan infeksi ringan pada folikel rambut mata.
Beragam Penyebab Benjolan di Kelopak Mata
Dikutip dari Halodoc, munculnya benjolan seperti jerawat di area mata dapat disebabkan oleh beberapa hal. Mulai dari milia, jerawat vulgaris pada kulit di sekitar mata, hingga bintitan (hordeolum) dan kalazion yang melibatkan penyumbatan kelenjar minyak mata (kelenjar Meibom).
Kebiasaan sehari-hari turut berperan dalam munculnya masalah tersebut. Sisa makeup yang tidak terangkat sempurna, gesekan berlebihan, dan infeksi bakteri ringan dapat memicu benjolan di sekitar kelopak mata.
Jangan Memencet Benjolan di Area Mata
Penanganan awal perlu dilakukan secara hati-hati karena kulit di sekitar mata sangat tipis dan sensitif. Hindari memencet atau mencoba memecahkan benjolan secara mandiri.
Tindakan tersebut dapat meningkatkan risiko iritasi dan infeksi. Pada kondisi tertentu, infeksi juga dapat menyebar ke jaringan di sekitar mata.
Sebagai langkah awal, bersihkan wajah menggunakan pembersih yang lembut. Kamu juga dapat memberikan kompres hangat pada mata selama 10–15 menit beberapa kali sehari.
Cara Merawat Kelopak Mata yang Mengalami Benjolan
Kebersihan menjadi bagian penting dalam perawatan area kelopak mata. Cuci tangan sebelum menyentuh wajah dan hindari menggosok mata secara langsung.
Hentikan sementara penggunaan makeup mata, seperti eyeliner, maskara, dan eyeshadow. Penggunaan kembali dapat dilakukan setelah benjolan menghilang dan area mata tidak lagi mengalami iritasi.
Kompres hangat menggunakan kain bersih selama 10–15 menit. Lakukan sebanyak 3–4 kali sehari untuk membantu mengurangi sumbatan pada kelenjar minyak.
Selain itu, jangan mencoba menusuk, memecahkan, atau memencet benjolan. Biarkan proses pemulihan berlangsung dan perhatikan perubahan gejalanya.
Kapan Benjolan di Kelopak Mata Perlu Diperiksa?
Tidak semua benjolan di sekitar mata membutuhkan penanganan medis segera. Namun, pemeriksaan dokter diperlukan jika kondisi tidak membaik dalam 2–3 hari atau justru semakin parah.
Segera konsultasikan kondisi tersebut jika benjolan mengganggu penglihatan. Nyeri hebat pada mata juga menjadi alasan untuk mendapatkan pemeriksaan medis.
Pemeriksaan membantu memastikan penyebab benjolan sekaligus menentukan penanganan yang sesuai. Hindari menggunakan obat mata secara sembarangan tanpa mengetahui penyebab keluhan. (*)






