Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Duel Penentu Tiket Babak 32 Besar Grup E

Penulis -

Sabtu, 20 Juni 2026 - 15:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Timnas Jerman. (Foto: FIFA.com)

Timnas Jerman. (Foto: FIFA.com)

Javanusa.com—Timnas Jerman dan Pantai Gading sama-sama memburu tiket lebih cepat ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026 saat bentrok pada laga kedua Grup E.

Pertandingan yang berlangsung di Toronto Stadium, Kanada, Minggu (21/6/2026) pukul 03.00 WIB itu berpotensi menentukan siapa yang menguasai puncak klasemen sementara.

Jerman memasuki pertandingan dengan modal besar setelah menghancurkan Curacao 7-1 pada laga pembuka.

Di sisi lain, Pantai Gading juga datang dengan kepercayaan diri tinggi berkat kemenangan tipis 1-0 atas Ekuador.

Kedua tim kini sama-sama mengoleksi tiga poin. Karena itu, kemenangan pada laga kedua akan membuka jalan menuju fase gugur sekaligus memperbesar peluang finis sebagai juara Grup E.

Nagelsmann Minta Jerman Tetap Waspada

Pelatih Jerman Julian Nagelsmann menegaskan timnya tidak akan melakukan perubahan besar dalam susunan pemain. Menurutnya, performa skuad Der Panzer pada pertandingan pertama sudah menunjukkan kualitas yang diharapkan.

“Tidak ada alasan yang jelas bagi saya untuk mengubah susunan pemain inti. Kami hanya akan melakukan beberapa penyesuaian kecil untuk mengurangi kesalahan dan memastikan tim berada dalam posisi yang baik saat menghadapi serangan balik,” kata Nagelsmann.

Meski berstatus unggulan, Nagelsmann menilai Pantai Gading memiliki karakter permainan yang dapat menyulitkan lawannya. Ia menyoroti kekuatan fisik, kecepatan, dan kemampuan duel individu para pemain Les Éléphants.

“Dalam kualifikasi Piala Dunia maupun Piala Afrika, Pantai Gading sering menggunakan sistem permainan yang berbeda-beda. Kami telah mempersiapkan berbagai kemungkinan. Mereka sangat kuat secara fisik, cepat, dan berbahaya dalam duel satu lawan satu,” ujarnya.

Jonathan Tah Jalani Laga Penuh Makna

Pertandingan ini juga memiliki nilai emosional bagi bek Jerman Jonathan Tah. Pemain yang memiliki garis keturunan Pantai Gading dari ayahnya itu mengaku akan merasakan suasana berbeda saat menghadapi negara asal keluarganya.

Baca Juga :  Stefano Cugurra Resmi Jadi Pelatih Semen Padang FC, Bawa Rekam Jejak 3 Gelar Liga 1

“Bermain melawan negara tempat ayah saya dilahirkan tentu akan terasa sangat spesial bagi saya. Namun saya tetap fokus pada target kami di Piala Dunia ini,” kata Tah.

Meski demikian, bek berusia 30 tahun tersebut menegaskan prioritas utamanya tetap membantu Jerman mengamankan kemenangan dan menjaga peluang melangkah jauh di turnamen.

Pantai Gading Datang untuk Menang

Di kubu lawan, pelatih Pantai Gading Emerse Fae memastikan timnya tidak datang ke Toronto hanya untuk memberikan perlawanan. Ia menegaskan target utama tim adalah mengalahkan Jerman dan mengamankan tempat di Babak 32 Besar.

“Kami datang ke sini untuk mengalahkan Jerman dan lolos ke Babak 32 Besar. Target kami adalah kembali ke markas tim di Philadelphia dengan enam poin dan peluang besar menjadi juara grup,” ujar Fae.

Menurutnya, kemenangan atas Ekuador menjadi dorongan moral yang sangat penting bagi skuad Pantai Gading. Ia juga menegaskan timnya tidak akan mengubah identitas permainan yang telah dibangun dalam dua tahun terakhir.

Optimisme serupa disampaikan penyerang Yan Diomande. Ia mengatakan seluruh pemain memiliki ambisi besar untuk menciptakan sejarah baru bagi negaranya di ajang Piala Dunia.

“Kami ingin memenangkan setiap pertandingan. Kami ingin mencatatkan sejarah dan itulah yang sedang kami perjuangkan bersama,” ujarnya.

Perebutan Puncak Klasemen Grup E

Laga di Toronto akan menjadi pertemuan pertama Jerman dan Pantai Gading dalam putaran final Piala Dunia. Fakta tersebut menambah daya tarik pertandingan yang diperkirakan berlangsung ketat sejak menit awal.

Jerman mengandalkan efektivitas serangan serta pengalaman pemain-pemainnya di level tertinggi. Sementara itu, Pantai Gading berharap kekuatan fisik dan kecepatan transisi menjadi senjata untuk menciptakan kejutan.

Tim yang berhasil meraih tiga poin akan berada dalam posisi sangat menguntungkan untuk lolos ke Babak 32 Besar sekaligus memperkuat peluang menjadi juara Grup E Piala Dunia 2026. (*/red)

Baca Juga :  Prancis vs Spanyol di Semifinal Piala Dunia 2026: Mbappe Bidik Final Ketiga Beruntun, La Roja Andalkan Rekor Positif

Berita Terkait

Gulat Kota Padang Juara Umum Porprov XVI Sumbar, Raih 16 Medali Emas
Mikel Arteta Sepakat Perpanjang Kontrak di Arsenal
David Silva Comeback dari Pensiun, Gabung Klub Hong Kong Supreme Sha Tin
Usai Bertugas di FIFA ASEAN Cup 2026, Pedro Rodriguez Umumkan Pensiun
Stefano Cugurra Resmi Tangani Semen Padang FC, Targetkan Promosi ke Super League
Gateball Kota Padang Raih Emas Perdana Porprov Sumbar 2026 lewat Double Putra
Edo Vernando Sumbang Emas Pertama Biliar Kota Padang di Porprov Sumbar 2026
Jadwal Lengkap Pertamina Grand Prix Indonesia: MotoGP, Sprint, hingga Balapan Utama

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:43 WIB

BMKG Maritim Teluk Bayur Peringatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Sumbar 9–12 Oktober

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:01 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan, Pemko Padang Dorong Budidaya Ikan RAS dan Mina Padi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:44 WIB

Padang Mulai Uji Teknologi AI untuk Petakan Kerusakan Infrastruktur Pascabencana

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:18 WIB

Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Penumpang KA Lembah Anai Terlibat Perselisihan, KAI Ingatkan Etika di Kereta

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Kafilah Bungus Teluk Kabung Siap Hadapi MTQN ke-42 Kota Padang, Persiapan Capai 85 Persen

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:17 WIB

Padang Utara Siapkan 72 Kafilah, Targetkan Juara Umum MTQN ke-42 Kota Padang

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:11 WIB

KAI Divre II Sumbar Tutup 30 Perlintasan Liar, Keselamatan di Jalur Kereta Diperketat

Berita Terbaru