Padang, Javanusa—Kabut asap mulai terlihat di sejumlah wilayah Kota Padang dan membuat jarak pandang di beberapa lokasi menurun.
BPBD Kota Padang meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan, terutama jika kondisi udara semakin pekat.
Pengamatan langsung di lapangan menunjukkan udara tampak berkabut. Situasi tersebut perlu mendapat perhatian, khususnya dari anak-anak, lanjut usia, serta warga yang banyak beraktivitas di luar ruangan.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Padang, Ricky Januar Alexander, meminta warga membatasi kegiatan di luar rumah ketika kabut asap semakin tebal.
“Berdasarkan pengamatan kasat mata, terlihat adanya kondisi kabut asap di beberapa wilayah. Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi udara semakin tidak nyaman,” ujar Ricky.
Selain mengurangi aktivitas luar ruangan, masyarakat juga perlu menggunakan masker sebagai bentuk perlindungan. Langkah tersebut terutama penting ketika kabut asap mulai mengganggu kenyamanan bernapas.
“Gunakan masker saat berada di luar ruangan, perbanyak minum air putih, dan segera beristirahat apabila merasa tidak nyaman atau mengalami gangguan pernapasan,” tambahnya.
Warga Diingatkan Hindari Pembakaran Terbuka
BPBD Kota Padang juga meminta masyarakat tidak melakukan kegiatan yang dapat memperburuk kualitas udara. Salah satunya pembakaran sampah dan lahan secara terbuka.
Menurut Ricky, masyarakat tetap perlu tenang dalam menghadapi kondisi tersebut. Namun, kewaspadaan tetap penting agar potensi gangguan kesehatan maupun risiko bencana dapat segera diantisipasi.
BPBD Kota Padang terus memantau perkembangan kondisi di sejumlah wilayah. Masyarakat juga diminta melaporkan situasi yang berpotensi memicu bencana atau memperburuk kualitas udara.
“Yang terpenting, masyarakat tetap waspada, gunakan masker ketika diperlukan dan hindari aktivitas pembakaran terbuka. Jika kondisi kabut asap semakin pekat, masyarakat sebaiknya mengurangi aktivitas di luar ruangan,” tutup Ricky. (*)






