Kabut Asap Selimuti Padang, Sekolah PAUD hingga SMP Terapkan PJJ sampai 17 Oktober

Penulis -

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemko Padang memberlakukan PJJ bagi siswa PAUD hingga SMP sampai 17 Oktober 2026 untuk mengantisipasi dampak kabut asap. (Foto: Pemko Padang)

Pemko Padang memberlakukan PJJ bagi siswa PAUD hingga SMP sampai 17 Oktober 2026 untuk mengantisipasi dampak kabut asap. (Foto: Pemko Padang)

Padang, Javanusa—Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Padang memberlakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ) bagi siswa PAUD/TK, SD, dan SMP mulai Rabu (14/10/2026) hingga Sabtu (17/10/2026).

Kebijakan ini untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat kabut asap yang menyelimuti Kota Padang.

Kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang Nomor 400.3/35/Dikbud-Pdg/X/2026 tentang Pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ)/Daring akibat kondisi kabut asap.

Pemerintah kota mengambil langkah tersebut sebagai respons terhadap kualitas udara yang tidak sehat dan berpotensi membahayakan kesehatan siswa serta tenaga pendidik.

Aturan ini berlaku bagi seluruh satuan pendidikan negeri maupun swasta pada jenjang PAUD/TK, SD, dan SMP.

Pada hari pertama penerapan, Rabu (14/10/2026), sekolah menyesuaikan kegiatan belajar tatap muka. Pihak sekolah harus memulangkan siswa paling lambat pukul 12.00 WIB sebelum melanjutkan pembelajaran secara daring hingga Sabtu (17/10/2026).

Kesehatan Siswa Menjadi Prioritas

Kepala Disdikbud Padang, Yopi Krislova, menegaskan bahwa kesehatan dan keselamatan warga sekolah menjadi pertimbangan utama dalam kebijakan tersebut.

“Langkah ini kami ambil menindaklanjuti kondisi kualitas udara yang tidak sehat akibat kabut asap. Keselamatan serta kesehatan peserta didik dan tenaga pendidik adalah prioritas utama kami,” ujar Yopi Krislova.

Meski siswa belajar dari rumah, kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan tetap harus hadir di sekolah. Mereka bertugas mengoordinasikan serta memfasilitasi kegiatan belajar mengajar secara daring.

Sekolah Diminta Terapkan Pembelajaran Daring yang Fleksibel

Dalam pelaksanaannya, sekolah dapat memanfaatkan berbagai platform digital maupun media komunikasi yang tersedia. Dinas Pendidikan juga meminta sekolah menyesuaikan metode pembelajaran agar tidak membebani siswa selama mengikuti kegiatan dari rumah.

Keaktifan siswa selama pembelajaran daring tetap diperhitungkan sebagai pemenuhan presensi kehadiran. Dengan demikian, kegiatan belajar dapat terus berlangsung tanpa mengharuskan siswa datang ke sekolah selama kebijakan berlaku.

Baca Juga :  Menuju Predikat Paripurna, SMAN 3 Painan Diverifikasi Tim Sumbar
Orang Tua Diminta Batasi Aktivitas Anak di Luar Rumah

Selain mengatur kegiatan sekolah, Yopi Krislova meminta orang tua dan wali murid turut mengawasi pelaksanaan pembelajaran di rumah. Orang tua perlu memastikan anak mengikuti pelajaran sesuai jadwal dan mengurangi aktivitas di luar ruangan.

“Kami meminta orang tua murid untuk mengawasi anak-anak agar tetap belajar dari rumah membatasi aktivitas luar ruangan dan selalu menggunakan masker medis atau pelindung pernapasan jika terpaksa harus keluar rumah,” pungkas Yopi Krislova.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang berharap kebijakan ini dapat membantu melindungi siswa dan tenaga pendidik dari dampak buruk kabut asap. Selama PJJ berlangsung, dukungan sekolah dan keluarga menjadi bagian penting untuk menjaga kelangsungan pembelajaran sekaligus mengutamakan kesehatan anak. (*)

Berita Terkait

Pemko Padang Perkuat Peran Kelurahan dan Tokoh Adat Tangani Anak Tidak Sekolah, Targetkan Zero ATS pada 2029
35 Industri Jalin Kerja Sama dengan SMK SMAK Padang, Perkuat Link and Match Pendidikan Vokasi
Fadly Amran Minta Pembangunan SDN 01 Pasar Laban Dipercepat, Mitigasi Banjir Diperkuat
Kabut Asap, Disdikbud Padang Terapkan Pembelajaran Jarak Jauh 9–10 Oktober 2026
Buka CSC Lustrum XII SMK SMTI Padang, Maigus Nasir Tekankan Pentingnya Karakter Generasi Muda
Bunda PAUD Padang Dorong Pengenalan Manasik Haji Sejak Usia Emas
Porsematik 32 SMPN 32 Padang Ditutup, Maigus Nasir Dorong Siswa Kejar Prestasi
Guru TK Aisyiyah Padang Didorong Manfaatkan AI untuk Perkuat Kreativitas Mengajar

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Klasemen Liga Champions 2026/2027: Barcelona Kokoh di Puncak, MU Turun ke Posisi 7

Rabu, 14 Oktober 2026 - 09:43 WIB

Drama 7 Gol! Inter Milan Kalah dari Club Brugge, Hat-trick Tresoldi Hancurkan Tuan Rumah

Rabu, 14 Oktober 2026 - 09:32 WIB

Arsenal Tekuk Lille 3-0, Calvin Verdonk Cetak Sejarah untuk Indonesia

Rabu, 14 Oktober 2026 - 09:14 WIB

Bayern Munich Ditahan Viking 3-3, Kartu Merah Michael Olise Jadi Petaka

Rabu, 14 Oktober 2026 - 09:03 WIB

Atletico Madrid Bekuk MU 2-0, Leny Yoro Dikartu Merah

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:29 WIB

Sabet 9 Emas, Kickboxing Padang Juara Umum Porprov Sumbar 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:35 WIB

Red Bull Jadi Sponsor Utama MotoGP Australia 2027, Adelaide Siap Gelar Balapan Bersejarah

Selasa, 13 Oktober 2026 - 08:50 WIB

Hasil AFC Champions League: Al Nassr Menang 3-1, Cristiano Ronaldo Cetak Gol  

Berita Terbaru