Pessel, Javanusa—Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) melakukan kunjungan silaturahmi ke Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Pesisir Selatan Selasa (11/11/2025).
Kunjungan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Umum KONI Pessel, M Adli, bersama sejumlah pengurus lainnya.
Rombongan diterima oleh Kepala Kejaksaan Negeri Pesisir Selatan, Mohd Radyan, SH, MH, dengan didampingi Kasi Intelijen Kejari Pessel, Dede Mauladi, SH, di ruang kerja Kajari setempat.
Menurut M Adli, kegiatan ini merupakan bentuk silaturahmi dan koordinasi antara KONI Pessel dengan aparat penegak hukum, khususnya dalam rangka memperkuat tata kelola organisasi dan transparansi penggunaan dana hibah.
“Kami datang untuk bersilaturahmi, sekaligus meminta arahan, petunjuk, dan bimbingan dari Kejari. Kami juga berharap adanya pendampingan dalam penggunaan dana hibah KONI agar berjalan sesuai aturan,” ujar M Adli.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas sejumlah hal strategis terkait pengembangan olahraga di Kabupaten Pesisir Selatan.
M Adli juga menyampaikan beberapa rencana program KONI ke depan yang sejalan dengan visi peningkatan prestasi olahraga daerah.
Salah satu agenda penting yang disampaikan adalah persiapan Pessel menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat 2026.
KONI Pessel menargetkan peningkatan prestasi melalui pembinaan atlet dan optimalisasi fasilitas olahraga.
“Kami ingin pengelolaan anggaran dilakukan secara terbuka dan akuntabel. Untuk itu, kami sangat membutuhkan pendampingan dari Kejaksaan agar setiap langkah kami tetap berada di jalur yang benar,” tambah M Adli.
M Adli, mengungkapkan rasa syukurnya karena mendapat sambutan positif dari Kajari Pesisir Selatan.
Menurutnya, arahan yang diberikan sangat bermanfaat bagi pengurus KONI dalam memperkuat sistem administrasi dan tata kelola keuangan.
“Kami berterima kasih atas masukan dan arahan dari Bapak Kajari. Beliau menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam setiap penggunaan dana hibah. Ini menjadi pengingat sekaligus motivasi bagi kami,” ucapnya.
Sementara itu, Kajari Pesisir Selatan Mohd Radyan, menyambut baik inisiatif silaturahmi tersebut. Ia menilai langkah KONI Pessel menjalin komunikasi dengan lembaga penegak hukum merupakan langkah positif dalam membangun sinergi dan mencegah potensi penyimpangan anggaran.
Dalam kesempatan itu, Kajari Radyan juga menyampaikan ucapan selamat atas terpilihnya M Adli, sebagai Ketua KONI Pessel periode 2025-2029.
Ia berharap kepemimpinan baru ini dapat membawa perubahan dan kemajuan dunia olahraga di Pesisir Selatan.
“Kami siap memberikan pendampingan hukum apabila diperlukan, terutama dalam aspek pengelolaan dana hibah agar berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” jelas Kajari.
Selain itu, Kajari berpesan agar seluruh pengurus KONI dan cabang olahraga di daerah tersebut selalu menjunjung tinggi nilai integritas, profesionalisme, serta transparansi dalam mengelola dana hibah yang bersumber dari APBD.
“Penggunaan dana hibah harus dilakukan dengan penuh tanggung jawab. Jangan sampai ada penyimpangan yang bisa merugikan daerah maupun dunia olahraga,” ingatnya.
Kunjungan silaturahmi yang berlangsung hangat itu menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antara dunia olahraga dan lembaga penegak hukum. Harapannya, sinergi ini dapat melahirkan tata kelola organisasi yang bersih dan berorientasi pada prestasi.
Pertemuan diakhiri dengan foto bersama sebagai simbol komitmen bersama dalam mewujudkan olahraga Pesisir Selatan yang maju, berprestasi, dan berintegritas. (sus)






