Kantor Dinas Pertanian Tanah Datar Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp 3 Miliar

Penulis -

Jumat, 27 Juni 2025 - 13:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Eka Putra mengunjungi Kantor Dinas Pertanian Tanah Datar yang terbakar pada Jumat (27/6/2025) dini hari. (Foto: Prokopim Tanah Datar)

Bupati Eka Putra mengunjungi Kantor Dinas Pertanian Tanah Datar yang terbakar pada Jumat (27/6/2025) dini hari. (Foto: Prokopim Tanah Datar)

Tanah Datar, Javanusa—Kebakaran hebat melanda Kantor Dinas Pertanian Tanah Datar yang terletak di komplek perkantoran Bupati Pagaruyung, Jumat (27/6/2025) dini hari.

Api mulai terlihat sekitar pukul 01.45 WIB dan baru berhasil dipadamkan tiga jam kemudian, pada pukul 04.45 WIB.

Tim gabungan dari Satpol PP dan Damkar serta BPBD Tanah Datar turun langsung ke lokasi. Beberapa unit armada pemadam dan puluhan personel dikerahkan untuk menjinakkan si jago merah. Bangunan kantor dan sebagian besar isinya hangus terbakar.

Hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang masih menyelidiki penyebab kebakaran. Petugas telah memasang garis polisi di sekitar lokasi untuk mengamankan area sekaligus mempermudah proses investigasi.

Layanan Pertanian Tetap Berjalan

Bupati Tanah Datar Eka Putra meninjau langsung lokasi kejadian. Ia menyampaikan keprihatinan sekaligus mengingatkan seluruh pihak agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama di lingkungan perkantoran.

“Musibah ini menjadi peringatan bagi kita semua agar lebih berhati-hati. Kami langsung mengupayakan solusi agar pelayanan publik, khususnya di bidang pertanian, tidak terganggu,” ujar Eka Putra.

Pemkab segera menyiapkan kantor sementara agar operasional Dinas Pertanian bisa kembali berjalan seperti biasa. Menurut Bupati, peran dinas ini sangat penting bagi masyarakat, terutama para petani di wilayah Tanah Datar.

Kepala Dinas Pertanian Tanah Datar, Sri Mulyani menyebutkan kerugian akibat kebakaran ini ditaksir mencapai lebih dari Rp 3 miliar.

“Kerugian bangunan kami perkirakan sekitar Rp 2 miliar. Jika ditambah dengan kerusakan peralatan elektronik, dokumen penting, dan kendaraan operasional, totalnya bisa mencapai Rp 3 miliar,” ungkapnya.

Meski mengalami kerugian besar, pihak dinas berkomitmen untuk tetap memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. (*/red)

Baca Juga :  APKASI Bahas Anggaran Desa dan Transfer Dana ke Daerah dalam Rapat Bersama Mendagri

Berita Terkait

BMKG Maritim Teluk Bayur Peringatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Sumbar 9–12 Oktober
Perkuat Ketahanan Pangan, Pemko Padang Dorong Budidaya Ikan RAS dan Mina Padi
Pemko Padang Perkuat Smart Surau, 400 Guru TQA/MDTW Ikuti Pembekalan
Padang Mulai Uji Teknologi AI untuk Petakan Kerusakan Infrastruktur Pascabencana
Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Penumpang KA Lembah Anai Terlibat Perselisihan, KAI Ingatkan Etika di Kereta
Kafilah Bungus Teluk Kabung Siap Hadapi MTQN ke-42 Kota Padang, Persiapan Capai 85 Persen
Padang Utara Siapkan 72 Kafilah, Targetkan Juara Umum MTQN ke-42 Kota Padang

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:43 WIB

BMKG Maritim Teluk Bayur Peringatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Sumbar 9–12 Oktober

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:01 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan, Pemko Padang Dorong Budidaya Ikan RAS dan Mina Padi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:44 WIB

Padang Mulai Uji Teknologi AI untuk Petakan Kerusakan Infrastruktur Pascabencana

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:18 WIB

Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Penumpang KA Lembah Anai Terlibat Perselisihan, KAI Ingatkan Etika di Kereta

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Kafilah Bungus Teluk Kabung Siap Hadapi MTQN ke-42 Kota Padang, Persiapan Capai 85 Persen

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:17 WIB

Padang Utara Siapkan 72 Kafilah, Targetkan Juara Umum MTQN ke-42 Kota Padang

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:11 WIB

KAI Divre II Sumbar Tutup 30 Perlintasan Liar, Keselamatan di Jalur Kereta Diperketat

Berita Terbaru