Padang, Javanusa—Jabatan Kapolda Sumatera Barat (Sumbar) kembali berganti. Irjen Pol. Jawari ditunjuk sebagai Kapolda Sumbar menggantikan Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy yang baru sekitar tiga bulan memimpin Polda Sumbar.
Pergantian tersebut tercantum dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026. Telegram itu memuat rotasi dan promosi sejumlah perwira tinggi serta perwira menengah Polri.
Dalam telegram tersebut, Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy mendapat penugasan baru sebagai Pati Baintelkam Polri dalam penugasan pada Badan Reforma Agraria Nasional (BRAN).
Sementara itu, posisi Kapolda Sumbar dipercayakan kepada Irjen Pol. Jawari. Sebelumnya, Jawari menjabat Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia (As SDM Kapolri).
Djati Baru Tiga Bulan Memimpin Polda Sumbar
Mutasi ini mengakhiri masa tugas Djati Wiyoto Abadhy sebagai Kapolda Sumbar yang berlangsung sekitar tiga bulan.
Djati dilantik sebagai Kapolda Sumbar pada 4 Juli 2026 oleh Kapolri saat itu, Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo. Sebelum memimpin Polda Sumbar, Djati pernah menjabat Kapolda Kalimantan Utara.
Pergantian tersebut menjadi bagian dari rotasi besar yang mencakup 19 jabatan Kapolda di berbagai wilayah Indonesia. Telegram yang sama juga mengatur perpindahan sejumlah pejabat strategis di tingkat Mabes Polri dan kepolisian daerah.
Polri Sebut Mutasi Bagian dari Dinamika Organisasi
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Johnny Eddizon Isir mengatakan rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi.
Menurut Johnny, Polri melakukan mutasi berdasarkan kebutuhan organisasi sekaligus untuk mendukung pembinaan karier dan penyegaran dalam pelaksanaan tugas. (*)






