Kebakaran Bromo, Ribuan Wisatawan Bisa Reschedule dan Refund Tiket

Penulis -

Senin, 10 Agustus 2026 - 23:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kebakaran Bromo membuat akses wisata ditutup sementara. Wisatawan bisa mengajukan refund atau reschedule tiket hingga 31 Agustus 2026. (Foto: Dok. Kemenpar)

Kebakaran Bromo membuat akses wisata ditutup sementara. Wisatawan bisa mengajukan refund atau reschedule tiket hingga 31 Agustus 2026. (Foto: Dok. Kemenpar)

Jakarta, Javanusa—Kebakaran di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) membuat akses wisata Gunung Bromo ditutup sementara.

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) memastikan keselamatan wisatawan dan seluruh pihak di kawasan menjadi prioritas selama proses penanganan berlangsung.

Kemenpar terus memantau perkembangan kebakaran Bromo. Koordinasi juga dilakukan bersama kementerian dan lembaga terkait, pemerintah daerah, serta pengelola kawasan TNBTS.

Penutupan akses wisata akan berlangsung sampai otoritas berwenang menyatakan kawasan kembali aman. Pemerintah meminta wisatawan tidak memaksakan perjalanan ke area yang masih tertutup.

3.062 Wisatawan Sudah Membeli Tiket

Data Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru mencatat 3.062 wisatawan telah membeli tiket secara online untuk periode 9–15 Agustus 2026.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 2.671 orang merupakan wisatawan nusantara. Sementara itu, wisatawan mancanegara mencapai 391 orang.

Wisatawan yang memiliki jadwal kunjungan mulai 9 Agustus hingga 11 Agustus 2026, atau sampai kawasan kembali dibuka, dapat memilih opsi reschedule maupun refund tiket.

Kementerian Pariwisata memastikan pengajuan perubahan jadwal tidak dikenakan biaya. Kebijakan reschedule tersebut berlaku hingga 31 Desember 2026.

Untuk wisatawan yang memilih refund, pengembalian dana dilakukan secara penuh melalui transfer langsung ke rekening atau e-wallet.

Cara Ajukan Refund dan Reschedule Tiket Bromo

Wisatawan yang ingin mengajukan reschedule dan refund dapat mengisi link https://bit.ly/form-refund-reschedule-karhutla-bromo.

Selanjutnya, wisatawan dapat mengunggah bukti tiket atau bukti pembayaran. Konfirmasi pengajuan  reschedule dan refund akan didapat melalui email atau WhatsApp.

Setelah formulir dikirim, wisatawan akan menerima konfirmasi melalui email atau WhatsApp. Batas akhir pengisian formulir ditetapkan pada 31 Agustus 2026.

Proses pengembalian dana membutuhkan waktu sekitar 3 hingga 14 hari kerja. Wisatawan juga dapat memperoleh informasi terbaru melalui Instagram resmi Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (@bbtnbromotenggersemeru).

Baca Juga :  Kemenag Resmi Ganti Matsama Jadi Matamuda, Orientasi Murid Madrasah Harus Bebas Perundungan

Informasi layanan juga tersedia melalui customer support di nomor 085117788005 dan 085158891328.

Refund Hotel Masih Mengikuti Mekanisme Normal

Kebijakan khusus untuk tiket masuk kawasan Bromo belum berlaku untuk akomodasi. Berdasarkan koordinasi Kementerian Pariwisata dengan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), hotel saat ini masih menggunakan mekanisme normal untuk proses refund dan reschedule.

Artinya, wisatawan perlu berkomunikasi langsung dengan pihak hotel terkait ketentuan perubahan jadwal atau pembatalan pemesanan.

Kementerian Pariwisata juga mengingatkan seluruh pelaku industri pariwisata agar memberikan informasi yang jelas kepada wisatawan. Penyesuaian perjalanan harus mengikuti ketentuan yang berlaku selama kawasan wisata ditutup.

Keselamatan Jadi Prioritas

Kebakaran di kawasan Bromo kembali menunjukkan pentingnya menjaga destinasi wisata alam sebagai bagian dari ekosistem yang rentan terhadap gangguan lingkungan.

Kementerian Pariwisata menegaskan aktivitas wisata harus mengutamakan keselamatan, kepatuhan terhadap aturan kawasan konservasi, serta tanggung jawab terhadap lingkungan.

Setelah situasi terkendali, pemerintah akan melanjutkan koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan. Langkah tersebut bertujuan mendukung pemulihan kegiatan pariwisata sekaligus masyarakat yang bergantung pada aktivitas ekonomi di kawasan Bromo.

Untuk saat ini, pemerintah memusatkan perhatian pada penanganan kebakaran. Pembukaan kembali kawasan wisata akan dilakukan setelah kondisi benar-benar dinyatakan aman oleh otoritas berwenang. (*)

Berita Terkait

WIG 2026 Digelar di Solo dan Yogyakarta, Gastronomi Indonesia Dibawa ke Panggung Global
Greater Bay Airlines Buka Rute Hong Kong-Surabaya, Kemenpar Bidik Lonjakan Wisatawan
WITF 2026 Kembali Digelar, Perluas Akses Pariwisata Indonesia ke Pasar Global
Dari Raja Ampat hingga Labuan Bajo, Menpar Tawarkan Peluang Investasi Wisata Bahari di Monako
Kemenpar Bidik Wisatawan Jepang lewat Tourism Expo Japan 2026
47 Hotel dan Resor Indonesia Masuk Michelin Keys 2026, Kemenpar Sebut Rekor Baru
Percepat Revitalisasi Kota Tua, Fadly Amran Minta Pendataan Bangunan Segera Dituntaskan
PKL Batang Arau Akan Ditata, Pemko Padang Siapkan Sentra Kuliner

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Uji Coba MBG Sistem Prasmanan, BGN Ingin Makanan Lebih Hangat dan Segar di Sekolah

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:01 WIB

MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah SLTA, tapi Tak Batalkan sebagai Wapres

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Pemerintah Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah dan Madrasah hingga 2029, Kemenag Siap Bersinergi

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:11 WIB

Kemenag Buka Bantuan S2 dan S3 hingga Rp25 Juta, Cek Syarat dan Jadwalnya

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:02 WIB

Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026 Dorong Peternak Perkuat Genetik dan Produktivitas

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:44 WIB

Mentan Amran Sambut Wamentan Saleh Mustafa: Speed Kerja Pertanian Harus Meningkat

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:37 WIB

Presiden Prabowo Anugerahkan Bintang Mahaputera kepada 7 Tokoh TNI, Ini Daftarnya

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:29 WIB

Presiden Prabowo Resmikan 204 Satuan Baru TNI pada HUT ke-81, Ini Daftar dan Rinciannya

Berita Terbaru