Kebakaran Ruko Karpet di Pasar Blok Timur Payakumbuh, Pemko Pastikan Aktivitas Ekonomi Tetap Normal

Penulis -

Senin, 16 Februari 2026 - 14:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Wali Kota Payakumbuh, Elzadaswarman meninjau lokasi kebakaran di kawasan Pasar Blok Timur, Senin (16/2/2026) sekitar pukul 02.50 WIB. (Foto: MC Payakumbuh)

Wakil Wali Kota Payakumbuh, Elzadaswarman meninjau lokasi kebakaran di kawasan Pasar Blok Timur, Senin (16/2/2026) sekitar pukul 02.50 WIB. (Foto: MC Payakumbuh)

Payakumbuh, Javanusa—Kebakaran menghanguskan satu unit ruko penjual karpet di kawasan Pasar Blok Timur, Senin (16/2/2026) sekitar pukul 02.50 WIB.

Pemerintah kota bergerak cepat melakukan penanganan dan pengamanan lokasi. Aktivitas pertokoan di sekitar area dipastikan tetap berjalan.

Pemerintah daerah langsung mengonsolidasikan langkah darurat begitu menerima laporan warga. Fokus utama diarahkan pada pengendalian api, pengamanan area, dan pemulihan aktivitas ekonomi.

Wakil Wali Kota Payakumbuh, Elzadaswarman, mengatakan kebakaran terjadi di Jalan Jenderal Sudirman, kawasan Pasar Blok Timur, depan Kantor Pos. Lokasi berada di Kelurahan Koto Kociak Kubu Tapak Rajo, Kecamatan Payakumbuh Utara.

Petugas menerima laporan kebakaran menjelang pukul 03.00 WIB. Api berhasil dikendalikan dan dipadamkan total pada pukul 04.49 WIB.

“Ini adalah sebuah kecelakaan. Kami menyikapi kejadian ini dengan hati-hati karena berkaitan langsung dengan ekonomi masyarakat,” kata Elzadaswarman di lokasi.

Jajaran Pemerintah Kota Payakumbuh turun langsung ke lokasi bersama unsur Forkopimda. Mereka menemui korban, memeriksa area terdampak, dan mengatur langkah penanganan lanjutan.

Aparat melakukan pengamanan kawasan pertokoan untuk mencegah gangguan lanjutan. Satu petak ruko yang terbakar langsung dipasangi garis polisi.

“Langkah awal kami adalah koordinasi lintas instansi agar penanganan berjalan sesuai prosedur,” ujar Elzadaswarman.

Pemko menunggu hasil penyelidikan resmi dari Polres Payakumbuh. Tim verifikasi dijadwalkan melakukan pemeriksaan detail di lokasi kejadian.

Menurut Elzadaswarman, verifikasi penting agar informasi penyebab kebakaran tidak simpang siur di tengah masyarakat. Pemerintah meminta warga menunggu hasil resmi investigasi.

“Kita ingin penyebabnya jelas dulu supaya tidak muncul spekulasi,” katanya.

Data Korban dan Dampak Kebakaran

Berdasarkan data pemerintah kota, ruko yang terbakar merupakan milik Novrianto (46), pedagang asal Nan Kodok, Tigo Koto Dibaruh. Tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Baca Juga :  Wawako Padang: Program MBG Sudah Jangkau 10 Ribu Penerima, Target 280 Ribu

Kerugian material masih dalam proses pendataan. Area sekitar ruko sudah dibersihkan secara awal untuk mencegah gangguan aktivitas pedagang lain.

Petugas pemadam menurunkan tiga unit armada dari Damkar kota dan satu unit bantuan dari kabupaten tetangga. Kolaborasi cepat ini mencegah api merembet ke bangunan lain di kawasan padat pertokoan.

Elzadaswarman mengapresiasi kecepatan respons petugas di lapangan. Menurut dia, kondisi cukup berisiko karena ada potensi korsleting listrik.

“Petugas bekerja dalam risiko tinggi, tetapi api bisa dikendalikan dan tidak meluas,” ujarnya.

Aktivitas Ekonomi Tetap Berjalan

Pemko memastikan aktivitas perdagangan di Pasar Blok Timur tetap normal setelah kejadian. Pengamanan dan pembersihan dilakukan agar pedagang bisa kembali beroperasi.

Elzadaswarman menyebut kawasan tersebut merupakan salah satu pusat ekonomi masyarakat. Karena itu, stabilitas aktivitas niaga menjadi prioritas.

“Kami berkomitmen menjaga situasi tetap kondusif agar roda ekonomi warga tidak terganggu,” katanya.

Imbauan Cek Instalasi Listrik dan Siapkan APAR

Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh, Rida Ananda, mengimbau pemilik toko meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko kebakaran. Ia menyoroti pentingnya standar keselamatan instalasi listrik.

Pedagang diminta melakukan pengecekan instalasi secara berkala. Selain itu, setiap toko dianjurkan memiliki Alat Pemadam Api Ringan (APAR).

“APAR sangat penting untuk penanganan awal sebelum petugas tiba,” kata Rida.

Warga sekitar menyebut petugas datang cepat setelah api terlihat membesar. Kecepatan respons dinilai menjadi faktor utama api tidak merembet luas.

“Petugas cepat datang, jadi api tidak sempat menjalar ke ruko lain,” ujar seorang warga di sekitar lokasi. Warga juga melihat adanya percikan listrik saat proses pemadaman berlangsung. (*/red)

Berita Terkait

Maju ke Tingkat Nasional, Kelurahan Sawah Padang Aua Kuniang Pamerkan Segudang Inovasi Pelayanan dan Ekonomi
BMKG Maritim Teluk Bayur Peringatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Sumbar 9–12 Oktober
Perkuat Ketahanan Pangan, Pemko Padang Dorong Budidaya Ikan RAS dan Mina Padi
Pemko Padang Perkuat Smart Surau, 400 Guru TQA/MDTW Ikuti Pembekalan
Padang Mulai Uji Teknologi AI untuk Petakan Kerusakan Infrastruktur Pascabencana
Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Penumpang KA Lembah Anai Terlibat Perselisihan, KAI Ingatkan Etika di Kereta
Kafilah Bungus Teluk Kabung Siap Hadapi MTQN ke-42 Kota Padang, Persiapan Capai 85 Persen

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:29 WIB

Setelah 18 Tahun, Ifan Resmi Mundur dari GOVINDA

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:36 WIB

Patras Jalani Tur Jepang Perdana, Bawa Cha-Cha Boo! ke Empat Panggung

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:16 WIB

Tak Harus Menang untuk Bahagia, Lafa Pratomo dan Ari Lesmana Hadirkan Juara Dua

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Sinopsis Film Uniform: Cinta di Balik Seragam, Kisah Perwira Muda Bongkar Kematian Kekasih

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:06 WIB

Kaisa dan Nada Swara Gembira Rilis Selamat Ulang Tahun, Lagu Ceria untuk Momen Spesial

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:17 WIB

Lindee Cremona Raih Indomusik Awards 2026 lewat Lagu Kucing – di Tempat Biasa

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:09 WIB

Float Rilis EP Constant Changes, Bawa Semangat Pulih lewat Yang Kembali Pulih

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:05 WIB

Film Laut Bercerita Tayang 29 Oktober 2026, Kisah Mahasiswa Hilang di Tengah Ketegangan Yogyakarta

Berita Terbaru

Ifan resmi mundur dari GOVINDA setelah 18 tahun bersama. (Foto: IG @ade_govinda)

Hiburan

Setelah 18 Tahun, Ifan Resmi Mundur dari GOVINDA

Kamis, 8 Okt 2026 - 15:29 WIB