Kebijakan Baru SLIK OJK: Catatan Kredit di Bawah Rp1 Juta Kini Bisa Ajukan Rumah Subsidi

Penulis -

Selasa, 14 April 2026 - 16:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri PKP, Maruarar Sirait dalam jumpa pers usai pertemuan dengan pimpinan OJK di Jakarta, Senin (13/4/2026). (Foto: Kementerian PKP)

Menteri PKP, Maruarar Sirait dalam jumpa pers usai pertemuan dengan pimpinan OJK di Jakarta, Senin (13/4/2026). (Foto: Kementerian PKP)

Jakarta, Javanusa—Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menetapkan kebijakan baru terkait Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK).

Masyarakat dengan catatan kredit di bawah Rp1 juta kini tetap dapat mengajukan kredit rumah subsidi.

Menteri PKP, Maruarar Sirait, menyampaikan keputusan ini dalam jumpa pers usai pertemuan dengan pimpinan OJK di Jakarta, Senin (13/4/2026).

“Jadi yang selama ini ada catatan SLIK OJK satu juta ke bawah, mulai detik ini boleh mengajukan kredit rumah subsidi. Ini kabar baik bagi rakyat,” ujar Maruarar.

Ia menyebut kebijakan tersebut merupakan hasil serangkaian pembahasan antara Kementerian PKP dan OJK. Maruarar mengungkapkan telah melakukan beberapa kali pertemuan untuk mendorong perubahan aturan tersebut.

“Kabar baik hari ini OJK memutuskan satu juta ke bawah yang ada di SLIK boleh mengajukan kredit rumah subsidi. Saya sampai enam kali melakukan pertemuan di OJK untuk memperjuangkan hal ini,” katanya.

Maruarar juga menekankan pentingnya percepatan pelaksanaan kebijakan di lapangan. Ia meminta agar tidak ada hambatan administratif yang memperlambat implementasi, baik di internal OJK maupun perbankan.

Selain itu, Kementerian PKP berencana membentuk satuan tugas (satgas) bersama untuk mendukung percepatan program pembangunan 3 juta rumah.

Satgas tersebut akan melibatkan berbagai pihak guna meningkatkan efektivitas penyelesaian persoalan perumahan.

Sementara itu, Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, menyatakan dukungan terhadap program prioritas pemerintah di sektor perumahan.

“OJK mendukung penuh suksesnya pencapaian program prioritas pemerintah, yaitu pembangunan 3 juta rumah untuk rakyat Indonesia,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, OJK juga mengumumkan sejumlah kebijakan pendukung. Di antaranya, penyesuaian tampilan data SLIK yang hanya menampilkan kredit dengan nominal Rp1 juta ke atas, pembaruan data pelunasan kredit maksimal H+3, serta pemberian akses data SLIK kepada BP Tapera untuk mempercepat proses pembiayaan perumahan.

Baca Juga :  PKS-Gerindra Usung Petahana Mahyeldi-Vasko untuk Pilgub Sumbar 2024

Selain itu, kredit rumah subsidi ditegaskan sebagai program prioritas dalam aspek penjaminan. OJK bersama Kementerian PKP, BP Tapera, dan asosiasi pengembang juga akan membentuk Satgas Percepatan Program 3 Juta Rumah.

OJK juga menambahkan keterangan dalam laporan SLIK bahwa data tersebut tidak secara langsung menentukan persetujuan kredit oleh lembaga keuangan.

Friderica menjelaskan, kebijakan ini telah diputuskan dalam Rapat Dewan Komisioner OJK dan akan mulai berlaku setelah proses penyesuaian sistem dan sosialisasi kepada pelaku jasa keuangan.

“Kami memerlukan waktu sekitar dua bulan untuk penyesuaian sistem dan sosialisasi. Selambat-lambatnya kebijakan ini berjalan pada akhir Juni 2026,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas upaya Kementerian PKP dalam memperluas akses pembiayaan perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah. (*/red)

Berita Terkait

Fadly Amran Lantik Indra Noferi sebagai Dewas Perumda PSM Padang
Tekan Inflasi dan Lonjakan Harga Cabai, Pemko Padang Gelar Gerakan Pangan Murah di Batang Arau
Fadly Amran Sambut Investasi Green SM Rp500 Miliar, Taksi Listrik Segera Hadir di Padang
Maigus Nasir Resmikan Kampung Budi Daya Ikan Air Tawar di Kelurahan Pisang, 53 Keluarga Terima Bantuan
Progres Flyover Sitinjau Lauik I Capai 35,275 Persen, Jembatan 1 Rampung
Pemerintah Siapkan Storage di Dalam Negeri, Impor Crude Tak Lagi Mampir ke Negara Lain
Pemko Padang Lengkapi Fasilitas Basement Blok II dan III Pasar Raya, Pedagang Diminta Mulai Berjualan
Tekan Gejolak Harga Pangan, Pemerintah Gelar GPM Serentak di 38 Provinsi

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:55 WIB

Pembangunan Drainase Padang Tembus 10 Km, Lampaui Target 4 Km

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:25 WIB

Muswil VII APTISI Sumbar Digelar 31 Oktober, Universitas Fort De Kock Jadi Tuan Rumah

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:52 WIB

Lantik 33 Pejabat Pemprov Sumbar, Arry Yuswandi Tekankan Kompetensi dan Etika Birokrasi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:09 WIB

DPC GMNI Padang Gelar Refleksi 98 Tahun Sumpah Pemuda: Soroti Skandal Ijazah Gibran

Kamis, 29 Oktober 2026 - 00:33 WIB

Atasi Kendala Peradilan, Fadly Amran Dorong PKS dengan Pengadilan Agama Padang

Rabu, 28 Oktober 2026 - 23:52 WIB

Fadly Amran Dorong Penguatan Pendidikan Diniyah Lewat Program Smart Surau

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:02 WIB

Mahyeldi Ajak Pemuda Sumbar Jaga Persatuan dan Waspadai Bahaya Narkoba

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:12 WIB

Fadly Amran Tutup Diksarmil Menwa Pagaruyung Sumbar Angkatan ke-49, Tekankan Wawasan Kebangsaan dan Kesiapsiagaan Bencana

Berita Terbaru