Kejari Pessel Musnahkan BB 37 Perkara, Wabup Risnaldi Soroti Maraknya Kejahatan Anak dan Narkoba

Penulis -

Kamis, 21 Agustus 2025 - 14:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wabup Pessel, Risnaldi Ibrahim disaksikan Kajari Pessel, Muhammad Jafli memblender BB sabu-sabu saat pemusnahan. (Foto: Dok Sus)

Wabup Pessel, Risnaldi Ibrahim disaksikan Kajari Pessel, Muhammad Jafli memblender BB sabu-sabu saat pemusnahan. (Foto: Dok Sus)

Pessel, Javanusa—Kejaksaan Negeri (Kejari) Pesisir Selatan (Pessel) memusnahkan barang bukti dari 37 perkara pidana yang telah berkekuatan hukum tetap.

Pemusnahan berlangsung di halaman Kantor Kejari Pessel, Kamis (21/8/2025). Melibatkan berbagai unsur Forkopimda serta pelajar SMKN 1 Painan.

Barang bukti yang dimusnahkan didominasi oleh kasus narkoba dan kekerasan seksual. Termasuk di antaranya ganja kering seberat 3.001,18 gram, sabu-sabu 80,36 gram.

Selain itu, turut dimusnahkan barang bukti lain seperti handphone, timbangan digital, serta alat dan barang yang digunakan dalam tindak pidana pembunuhan, penganiayaan, pencurian, dan perjudian.

Kajari Pessel, Muhammad Jafli mengatakan, pemusnahan ini merupakan kegiatan kedua dari tiga tahap yang dijadwalkan tahun ini.

Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya bentuk penegakan hukum, tetapi juga bentuk transparansi kepada publik.

“Kami sengaja melibatkan siswa sekolah dan unsur masyarakat lainnya agar edukasi hukum bisa sampai ke generasi muda,” ujar Jafli.

Dia menyebut, Kejari berkomitmen menghadirkan proses hukum yang terbuka dan bertanggung jawab.

Termasuk menunjukkan setiap barang bukti tidak hanya disita, tetapi juga dimusnahkan secara sah setelah putusan pengadilan.

Wakil Bupati Pessel, Risnaldi Ibrahim yang turut hadir menyampaikan apresiasi kepada Kejari atas keterbukaan dalam pelaksanaan pemusnahan ini.

Ia menyebut kegiatan tersebut sebagai edukasi hukum yang penting bagi siswa.

“Anak-anak kita hari ini mendapatkan pengalaman langsung melihat bagaimana proses hukum dijalankan. Ini tidak bisa didapatkan di bangku sekolah,” ucapnya.

Wabup juga menyoroti kondisi Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Painan yang kini melebihi kapasitas. Rutan yang seharusnya hanya menampung 50 orang, saat ini dihuni 213 narapidana.

“Sebagian besar penghuni rutan adalah terpidana kasus narkoba. Ini menunjukkan persoalan narkoba di Pessel sudah masuk kategori darurat,” tegasnya.

Baca Juga :  Munas APKASI 2025: Bupati Khairunas Suarakan Pembangunan Daerah Tertinggal

Lebih jauh, Wabup menyampaikan keprihatinannya terhadap meningkatnya kasus kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur di daerah tersebut. Menurutnya, ini perlu menjadi perhatian serius semua pihak.

“Narkoba dan pelecehan anak itu seperti dua sisi ancaman yang sangat merusak. Narkoba menghancurkan masa depan anak. Sementara kekerasan seksual menghancurkan psikologis mereka,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, dia mengajak semua elemen masyarakat, mulai dari orang tua, guru, aparat, hingga tokoh adat dan agama untuk lebih aktif membentengi anak-anak dari pengaruh buruk lingkungan.

“Jika hanya berharap pada penegakan hukum tanpa pencegahan di rumah dan sekolah, maka kejahatan akan terus terjadi,” ujarnya.

Turut hadir perwakilan Polres Pessel AKP Subhan, Dandim 0311 Pessel Letkol Czi Theodorus Sambua, Kepala Rutan Hastono. Mewakili Hakim PN Painan Putra S dan Sekretaris Dinas Kesehatan Pessel Jafriwandi. (sus)

 

Berita Terkait

Padang Mobile Masuk 5 Besar Padang Innovation Award 2026, Ini Keunggulannya
Pembangunan Drainase Padang Tembus 10 Km, Lampaui Target 4 Km
Muswil VII APTISI Sumbar Digelar 31 Oktober, Universitas Fort De Kock Jadi Tuan Rumah
Lantik 33 Pejabat Pemprov Sumbar, Arry Yuswandi Tekankan Kompetensi dan Etika Birokrasi
DPC GMNI Padang Gelar Refleksi 98 Tahun Sumpah Pemuda: Soroti Skandal Ijazah Gibran
Atasi Kendala Peradilan, Fadly Amran Dorong PKS dengan Pengadilan Agama Padang
Fadly Amran Dorong Penguatan Pendidikan Diniyah Lewat Program Smart Surau
Mahyeldi Ajak Pemuda Sumbar Jaga Persatuan dan Waspadai Bahaya Narkoba

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:31 WIB

Erick Yusuf: Film Buya Hamka Jadi Tuntunan di Tengah Krisis Keteladanan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Visa Andrea Bocelli Belum Terbit, Imigrasi Tunggu Keputusan Kabaintelkam Polri

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:44 WIB

Sinopsis Film Laut Bercerita dan The Doll Ghawiah, Dua Film Lokal Terbaru Tayang Hari Ini!

Rabu, 28 Oktober 2026 - 22:12 WIB

Bunga Nafisa dan Deandra Nadira Rilis Single Dar Der Dor Ser, Usung Musik Endikup

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:13 WIB

Lewat Merayu Waktu, Eltasya Angkat Kisah Sulit Melepaskan Masa Lalu

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:24 WIB

Gandeng LDR Team, Lindee Cremona Rilis Single Dewasaku Membanggakanmu

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:11 WIB

Ruth Garcia Rilis Lagu Salahkah, Ungkap Pergulatan Batin Usai Dikhianati

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:05 WIB

AI Mampu Bikin Film, Nezar Patria Soroti Tantangan Baru Sensor Film

Berita Terbaru