Kemenag Ajukan Formasi Guru PAI Sekolah Rakyat, Fokus Penguatan Karakter dan Kompetensi

Penulis -

Senin, 4 Mei 2026 - 11:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FGD Peningkatan Kompetensi Guru PAI pada Sekolah Rakyat. (Foto: Kemenag)

FGD Peningkatan Kompetensi Guru PAI pada Sekolah Rakyat. (Foto: Kemenag)

Jakarta, Javanusa—Sekolah Rakyat menjadi program prioritas pemerintah yang terus diperkuat melalui dukungan lintas sektor.

Kementerian Agama berperan aktif dalam pengembangan kurikulum serta penyediaan guru Pendidikan Agama Islam (PAI).

Saat ini, sebanyak 98 guru PAI telah mengajar di Sekolah Rakyat. Kementerian Agama memperkuat dukungan tersebut dengan mengajukan formasi pengadaan guru baru kepada Kementerian PAN-RB.

“Kemenag sudah mengajukan formasi pengadaan baru untuk guru PAI pada SR ke Kemenpan RB. Kita tunggu hasilnya,” ujar Kasubdit SMP/SMPLB Direktorat PAI, Fatmawati dalam Forum Group Discussion (FGD) Pelaksanaan Sekolah Rakyat di Bogor, 28–30 April 2026.

Penguatan Kompetensi Guru PAI

FGD tersebut diikuti kepala bidang PAI/PAKIS/Pendis dari seluruh provinsi. Mereka membina guru Sekolah Rakyat di wilayah masing-masing.

Peserta membahas peningkatan kompetensi pedagogik dan profesional guru PAI. Fokus utama terletak pada pembelajaran berbasis pembentukan karakter siswa.

Selain itu, forum juga mengkaji regulasi terkait legitimasi penyediaan guru PAI melalui mekanisme redistribusi ASN GPAI. Mekanisme tersebut mencakup pengangkatan oleh Kemenag maupun pemerintah daerah.

Skema Sertifikasi dan Insentif

Staf Khusus Menteri Agama Bidang Kebijakan Publik dan SDM, Ismail Cawidu, menegaskan pentingnya posisi Sekolah Rakyat sebagai program prioritas Presiden Prabowo Subianto.

Ia menilai perlu adanya skema sertifikasi khusus bagi guru PAI. Selain itu, penempatan guru harus berbasis kesiapan, disertai insentif khusus.

“SR merupakan sekolah dengan sasaran sangat spesifik, yaitu masyarakat miskin ekstrem dengan sistem berasrama gratis,” jelas Ismail.

Ia juga menekankan pentingnya identifikasi kompetensi profesional guru PAI. Langkah tersebut mencakup pemetaan tantangan dan perumusan rekomendasi, termasuk penetapan standar khusus.

Peran Strategis Guru PAI

Ismail menegaskan guru PAI menjadi ujung tombak Kemenag dalam pelaksanaan Sekolah Rakyat. Peran tersebut mencakup pembinaan karakter, akhlak, serta penguatan identitas kebangsaan dan keagamaan siswa.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Resmikan Jembatan Kabanaran dan 4 Proyek Infrastruktur Senilai Rp 1,97 Triliun

Ia mengakui masih terdapat berbagai kekurangan dalam pelaksanaan program ini. Namun, FGD menjadi ruang diskusi untuk mencari solusi bersama.

Dukungan Kebijakan dan Kesejahteraan Guru

Ismail mengapresiasi langkah Direktur PAI dalam menjawab kebutuhan guru. Upaya tersebut meliputi pembayaran Tunjangan Profesi Guru (TPG) bagi 98 guru PAI.

Selain itu, pemerintah juga membayarkan gaji bagi 14 guru PAI non-ASN. Dukungan lain berupa afirmasi pemenuhan Jam Tatap Muka (JTM) sesuai petunjuk teknis TPG.

FGD juga menghadirkan narasumber dari Kementerian Sosial, Badan Kepegawaian Negara, dan kalangan guru PAI. Kegiatan ini bertujuan memperbarui informasi serta mengidentifikasi persoalan yang dihadapi guru di lapangan. (*/red)

Berita Terkait

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hujan Lebat di Pasaman Barat dan Pesisir Selatan Hari Ini
Kepala BGN Sudaryono: Insentif MBG Kini Lebih Adil, Proporsional dan Efisien
Uji Coba MBG Sistem Prasmanan, BGN Ingin Makanan Lebih Hangat dan Segar di Sekolah
MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah SLTA, tapi Tak Batalkan sebagai Wapres
Pemerintah Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah dan Madrasah hingga 2029, Kemenag Siap Bersinergi
Kemenag Buka Bantuan S2 dan S3 hingga Rp25 Juta, Cek Syarat dan Jadwalnya
Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026 Dorong Peternak Perkuat Genetik dan Produktivitas
Mentan Amran Sambut Wamentan Saleh Mustafa: Speed Kerja Pertanian Harus Meningkat

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:29 WIB

Setelah 18 Tahun, Ifan Resmi Mundur dari GOVINDA

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:36 WIB

Patras Jalani Tur Jepang Perdana, Bawa Cha-Cha Boo! ke Empat Panggung

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:16 WIB

Tak Harus Menang untuk Bahagia, Lafa Pratomo dan Ari Lesmana Hadirkan Juara Dua

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Sinopsis Film Uniform: Cinta di Balik Seragam, Kisah Perwira Muda Bongkar Kematian Kekasih

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:06 WIB

Kaisa dan Nada Swara Gembira Rilis Selamat Ulang Tahun, Lagu Ceria untuk Momen Spesial

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:17 WIB

Lindee Cremona Raih Indomusik Awards 2026 lewat Lagu Kucing – di Tempat Biasa

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:09 WIB

Float Rilis EP Constant Changes, Bawa Semangat Pulih lewat Yang Kembali Pulih

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:05 WIB

Film Laut Bercerita Tayang 29 Oktober 2026, Kisah Mahasiswa Hilang di Tengah Ketegangan Yogyakarta

Berita Terbaru

Ifan resmi mundur dari GOVINDA setelah 18 tahun bersama. (Foto: IG @ade_govinda)

Hiburan

Setelah 18 Tahun, Ifan Resmi Mundur dari GOVINDA

Kamis, 8 Okt 2026 - 15:29 WIB