Bentuk Siswa Berakhlak, Menag Nasaruddin Dorong Kurikulum Berbasis Cinta

Penulis -

Rabu, 22 April 2026 - 23:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Soft launching Kurikulum Berbasis Cinta. (Foto: Kemenag)

Soft launching Kurikulum Berbasis Cinta. (Foto: Kemenag)

Jakarta, Javanusa—Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menegaskan target utama Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) sekaligus mengajak para pendidik mengimplementasikannya dalam proses belajar mengajar.

“Yang kita targetkan adalah bagaimana melahirkan anak-anak didik ataupun mahasiswa-mahasiswa yang punya kultur dan basic pencinta, untuk melahirkan sosok figur yang pencinta, bukan pembenci. Itu memang perlu ada metodologi,” ujar Nasaruddin Umar saat merilis Belajar Mandiri KBC di Jakarta, Rabu (22/4/2026).

Menag menilai sistem pendidikan selama ini lebih menonjolkan aspek intelektual. Ia menegaskan dimensi spiritual belum mendapat porsi yang seimbang.

“Kita hanya iqra, iqra, tapi bismirabbik tenggelam. Justru paralel antara iqra dan bismirabbik itu perlu, karena penggunaan segenap potensi diri kita itu perlu dikerahkan,” kata Nasaruddin Umar.

Teladani Nilai Pesantren dalam Proses Belajar

Ia mencontohkan praktik pendidikan di pesantren yang selalu mengedepankan nilai spiritual sebelum belajar dimulai.

“Kalau kita di pondok pesantren itu sebelum belajar ada doa, ada syok terapi, termasuk juga berdoa sebelumnya. Celakanya yang digunting itu adalah pensucian dirinya, wudunya, doanya, penghormatannya,” ujar Menag.

Menag menjelaskan konsep cinta dalam KBC hadir secara menyeluruh dalam seluruh materi pembelajaran.

“Apapun yang dipelajari itu selalu ada cinta. Cinta kepada siapa? Ya cinta kepada Tuhan. Karena alam ini kan adalah tanda-Nya. Kalau kita bicara tentang alam tidak terintegratif dengan Tuhan maka itu pasti akan sangat keliru,” ujar Nasaruddin Umar.

Guru Diminta Wujudkan Pendidikan Berbasis Akhlak

Menag mengajak para guru menghayati dan menerapkan konsep tersebut dalam aktivitas pendidikan sehari-hari.

“Para pengajar, mari kita coba untuk meresapi, menghayati, dan mendalami bagaimana agar kita bisa mencapai target, yakni anak-anak kita kelak menjadi lebih jinak, lebih memiliki rasa, lebih memiliki tenggang rasa, dan lebih berakhlak,” kata Menag.

Baca Juga :  Hindari Euforia Akhir Tahun, Menag Ajak Perkuat Empati dan Solidaritas Sosial

Ia juga mengingatkan agar pendidikan tidak melahirkan generasi yang salah arah.

“Jangan sampai kita melahirkan anak ,yang kalau seperti dalam hadis Nabi, ibarat membesarkan anak harimau, dibesarkan, tetapi menjadi pemangsa di kemudian hari. Inilah yang tidak kita inginkan. Insyaallah, kurikulum berbasis cinta ini akan melahirkan manusia-manusia yang berakhlak mulia,” pungkasnya. (*/red)

Berita Terkait

Pemerintah Jamin Serapan Jagung Petani, Bulog Siap Beli Hasil Panen
Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub Batch 3 hingga 30 Oktober 2026, Ini Jadwal Seleksinya
Kemnaker Buka Pendaftaran MagangHub Batch 3, Cek Jadwalnya
Polri dan Kemkomdigi Perkuat Kerja Sama Berantas Kejahatan Siber
Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak
Polri Kerahkan 200 Personel Brimob dan 10 Bareskrim Tangani Karhutla di Kalimantan
Hadapi Kekeringan dan Karhutla, Kemenag Ajak Umat Islam Salat Istisqa
Operasi Patuh 2026 Dimulai Hari Ini, Korlantas Polri Utamakan Edukasi dan Keselamatan

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:38 WIB

Satpol PP Padang Tertibkan Lapak PKL yang Gunakan Fasum di Jalan Khatib Sulaiman

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:07 WIB

Residivis Pencurian Ponsel Ditangkap  di Belakang Plaza Andalas

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:55 WIB

Pencuri Komponen Pendeteksi Banjir di Padang Ditangkap, 2 Kabur

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:07 WIB

Polda Sumbar Ungkap Dugaan Judi Togel Online di Padang, Uang Rp4,15 Juta Disita

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:13 WIB

Modus Penimbunan BBM Subsidi di Sumbar, Pelaku Gunakan Kantong Plastik dan Kotak Ikan

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:03 WIB

Polda Sumbar Ungkap 24 Kasus Penyalahgunaan BBM Subsidi, 25 Tersangka Diamankan

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:30 WIB

BPBD Padang Evakuasi Pohon Karet Tumbang di Kalumbuk, Jalan Kembali Normal

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:21 WIB

Hilang Kendali, Dua Mobil Terperosok ke Sawah di Jalan Solok-Padang

Berita Terbaru

Sumsel United siap menghadapi Semen Padang di Pegadaian Championship 2026/2027. (Foto: ileague.id)

Liga 2

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Okt 2026 - 18:26 WIB