Dulu Kerap Terendam Banjir, SMKN 1 Sasak Kini Miliki Tiga Gedung Baru

Penulis -

Jumat, 6 November 2026 - 14:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, meresmikan penggunaan gedung baru SMKN 1 Sasak di Kecamatan Sasak Ranah Pasisie, Kamis (5/11/2026). (Foto: Adpsb)

Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, meresmikan penggunaan gedung baru SMKN 1 Sasak di Kecamatan Sasak Ranah Pasisie, Kamis (5/11/2026). (Foto: Adpsb)

Pasbar, Javanusa—Ancaman banjir yang selama ini mengganggu aktivitas belajar mengajar di SMK Negeri 1 Sasak, Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar), kini mendapat solusi.

Sekolah tersebut resmi memiliki tiga gedung baru di lokasi yang lebih aman setelah menerima bantuan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan dari pemerintah pusat senilai hampir Rp3 miliar.

Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, meresmikan penggunaan gedung baru SMKN 1 Sasak di Kecamatan Sasak Ranah Pasisie, Kamis (5/11/2026).

Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih aman dan nyaman bagi siswa maupun tenaga pendidik.

Relokasi Sekolah untuk Mengatasi Ancaman Banjir

Mahyeldi menjelaskan, pembangunan gedung baru ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjaga keberlangsungan pendidikan, terutama bagi sekolah yang menghadapi risiko bencana.

Menurutnya, relokasi SMKN 1 Sasak menjadi langkah penting untuk mengurangi gangguan kegiatan belajar akibat banjir yang kerap melanda lokasi sekolah sebelumnya.

Ia juga mengapresiasi perhatian Presiden Prabowo Subianto terhadap peningkatan kualitas pendidikan melalui Program Revitalisasi Satuan Pendidikan yang dijalankan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

Mahyeldi menilai, pemerintah pusat tidak sekadar menyediakan anggaran, tetapi juga terlibat langsung dalam pembangunan dan rehabilitasi sekolah yang membutuhkan penanganan.

“Tidak hanya mengalokasikan anggaran, pemerintah pusat juga langsung menyelenggarakan pembangunan bagi sekolah-sekolah yang membutuhkan penanganan di berbagai daerah, termasuk Sumatera Barat,” ujar Mahyeldi.

Revitalisasi Sekolah di Sumbar Capai Rp115,77 Miliar pada 2025

Berdasarkan data Sarana Prasarana Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat, sebanyak 78 satuan pendidikan negeri dan swasta menerima bantuan revitalisasi pada 2025.

Program tersebut mencakup pembangunan dan rehabilitasi 77 sekolah serta pembangunan satu Unit Sekolah Baru (USB). Total anggaran yang pemerintah alokasikan mencapai Rp115,77 miliar.

Sementara itu, pada 2026, pemerintah pusat kembali memberikan dukungan melalui dua skema revitalisasi.

Baca Juga :  Integrasikan Progul Wali Kota, Milad ke-69 SMPN 11 Padang Diisi Lomba Quizizz Agama dan Poster SSK

Program Revitalisasi Kebencanaan menjangkau 34 sekolah negeri dan swasta dengan anggaran Rp48,42 miliar. Selain itu, sebanyak 30 sekolah memperoleh bantuan melalui Program Revitalisasi Reguler senilai Rp40,46 miliar.

Dengan demikian, total anggaran kedua program tersebut di Sumatera Barat pada 2026 mencapai Rp88,89 miliar.

Bantuan ini bertujuan meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan sekaligus memperkuat kesiapan sekolah menghadapi risiko bencana.

SMKN 1 Sasak Terima Bantuan Hampir Rp3 Miliar

SMKN 1 Sasak menjadi salah satu penerima Program Revitalisasi Kebencanaan pada 2026. Sekolah tersebut memperoleh alokasi anggaran sebesar Rp2.999.958.000 atau hampir Rp3 miliar.

Dana tersebut digunakan untuk membangun tiga gedung baru yang kini telah rampung dan siap menunjang kegiatan pendidikan.

Wakil Bupati Pasaman Barat, M. Ihpan, menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat atas dukungan tersebut.

Ia berharap fasilitas baru dapat mendorong peningkatan daya saing SMKN 1 Sasak, baik dalam proses pembelajaran maupun kompetensi para lulusannya.

Menurut Ihpan, ketersediaan sarana pendidikan harus berjalan seiring dengan peningkatan mutu pembelajaran. Sekolah juga perlu membekali peserta didik dengan keterampilan yang sesuai kebutuhan dunia kerja.

Pembangunan Selesai Kurang dari Satu Tahun

Kepala SMKN 1 Sasak, Desman, menjelaskan bahwa sekolah sebelumnya berada di kawasan Muaro Sasak. Lokasi tersebut kerap mengalami banjir sehingga mengganggu kegiatan belajar mengajar.

Kondisi itu mendorong pihak sekolah melakukan relokasi pembangunan ke kawasan yang lebih aman. Pemerintah pusat kemudian memberikan dukungan pembiayaan melalui program revitalisasi sekolah.

Pembangunan gedung baru dimulai dengan peletakan batu pertama pada 11 Maret 2026. Dalam waktu kurang dari satu tahun, proyek tersebut berhasil diselesaikan.

“Alhamdulillah, tiga gedung baru dengan total anggaran sekitar Rp3 miliar sudah selesai dibangun. Hari ini, 5 November 2026, gedung tersebut diresmikan dan siap dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan belajar mengajar,” ungkap Desman.

Baca Juga :  Gubernur Mahyeldi: Masyarakat Butuh Perawat Cekatan

Meski sudah memiliki kampus baru, pihak sekolah tetap akan memanfaatkan lokasi lama untuk mendukung aktivitas pendidikan.

Ke depan, SMKN 1 Sasak juga berencana mengembangkan institusi melalui penambahan program keahlian atau jurusan baru. Langkah tersebut diharapkan dapat memperluas pilihan pendidikan vokasi sekaligus meningkatkan kompetensi lulusan. (*)

Berita Terkait

Ubah Sampah Jadi Peluang Ekonomi, SMPN 1 Ulakan Tapakis Dorong Siswa Berinovasi dan Peduli Lingkungan
Gubernur Mahyeldi: Pendidikan Sumbar Harus Kembangkan Potensi dan Kemandirian Siswa
Disdikbud Padang Latih 350 Guru SMP Kuasai AI dan Konten Digital Pembelajaran
SMPN 17 Padang Jadi Sekolah Percontohan LMS Ruang Kelas Digital
Ratusan Pelajar Sumbar Adu Kemampuan di Pra-OSN 2026, Siap Menuju Panggung Nasional
Semarak HSN 2026, Ponpes Modern Hijrah Medina Lengayang Padukan Pendidikan Agama, Kreativitas dan Kewirausahaan
Inovasi Biodiesel dari Limbah, Siswa SMK SMAK Padang Raih Juara 2 dan Poster Terbaik di Lomba Kimia XXX Unand
Sekolah di Padang Kembali Tatap Muka 22 Oktober 2026, Siswa Wajib Pakai Masker

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 19:42 WIB

Ubah Sampah Jadi Peluang Ekonomi, SMPN 1 Ulakan Tapakis Dorong Siswa Berinovasi dan Peduli Lingkungan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:30 WIB

Gubernur Mahyeldi: Pendidikan Sumbar Harus Kembangkan Potensi dan Kemandirian Siswa

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:42 WIB

Disdikbud Padang Latih 350 Guru SMP Kuasai AI dan Konten Digital Pembelajaran

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:19 WIB

SMPN 17 Padang Jadi Sekolah Percontohan LMS Ruang Kelas Digital

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 16:45 WIB

Ratusan Pelajar Sumbar Adu Kemampuan di Pra-OSN 2026, Siap Menuju Panggung Nasional

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:39 WIB

Semarak HSN 2026, Ponpes Modern Hijrah Medina Lengayang Padukan Pendidikan Agama, Kreativitas dan Kewirausahaan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:01 WIB

Inovasi Biodiesel dari Limbah, Siswa SMK SMAK Padang Raih Juara 2 dan Poster Terbaik di Lomba Kimia XXX Unand

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:24 WIB

Sekolah di Padang Kembali Tatap Muka 22 Oktober 2026, Siswa Wajib Pakai Masker

Berita Terbaru

Para finalis UMKM Champion 2026 siap menembus pasar internasional melalui inovasi produk dan penguatan bisnis. (Foto: Pemko Padang)

Ekonomi Bisnis

15 Finalis UMKM Champion 2026 Padang Siap Tembus Pasar Internasional

Jumat, 6 Nov 2026 - 15:43 WIB