Kemenag dan Bappenas Luncurkan Satu Data ZIS-DSKL, Penyaluran Zakat Kini Lebih Tepat Sasaran

Penulis -

Kamis, 6 Agustus 2026 - 19:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peluncuran bersama Satu Data ZIS-DSKL, Kamis (6/8/2026). (Foto: Isykariman Ismail/Kemenag)

Peluncuran bersama Satu Data ZIS-DSKL, Kamis (6/8/2026). (Foto: Isykariman Ismail/Kemenag)

Jakarta, Javanusa—Kementerian Agama (Kemenag) bersama Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas resmi meluncurkan Satu Data Zakat, Infak, Sedekah, dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya (ZIS-DSKL).

Platform ini mengintegrasikan data penerima manfaat dengan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) agar penyaluran bantuan lebih tepat sasaran dan menghindari penerima ganda.

Peluncuran Satu Data ZIS-DSKL menjadi langkah baru pemerintah dalam memperbaiki tata kelola dana sosial keagamaan.

Sistem ini menghubungkan data mustahik dengan DTSEN sehingga lembaga pengelola zakat dapat melihat kondisi sosial ekonomi calon penerima secara lebih utuh.

Integrasi tersebut juga memuat riwayat bantuan yang pernah diterima dari pemerintah maupun lembaga sosial keagamaan. Dengan begitu, proses penyaluran bantuan dapat dilakukan berdasarkan data yang lebih akurat.

Menteri Agama Nasaruddin Umar menilai pembaruan sistem ini penting untuk mencegah penyaluran bantuan yang berulang kepada orang yang sama.

“Kalau ini semuanya kita perbaiki datanya, kalau Anda sudah dapat di Baznas pusat, nggak usah Baznas daerah lagi. Kalau sudah dapat dari Baznas, tidak usah dapat lagi dari Kementerian Sosial,” ujar Menag di Jakarta, Kamis (6/8/2026).

Menurut Nasaruddin, banyak lembaga menyalurkan bantuan kepada masyarakat. Tanpa sistem yang saling terhubung, seseorang berpotensi menerima bantuan dari beberapa sumber, sementara warga lain yang lebih membutuhkan belum memperoleh bantuan.

Cara Kerja Satu Data ZIS-DSKL

Deputi Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Kementerian PPN/Bappenas, Pungkas Bahjuri Ali, menjelaskan platform tersebut menggabungkan data utama DTSEN dengan data operasional dari lembaga penyalur bantuan.

“Platform ini berfungsi sebagai sarana integrasi data mustahik dengan DTSEN,” katanya.

Dalam prosesnya, data mustahik terlebih dahulu dipadukan dengan informasi operasional yang mencakup lembaga pemberi bantuan, nominal bantuan, serta tanggal penyaluran. Selanjutnya, sistem melakukan proses DTSEN checking untuk memverifikasi status penerimaan bantuan sekaligus melengkapi profil penerima.

Baca Juga :  17 Klub Ikuti Turnamen Garuda Padang Basketball Invitation 2024

Hasil akhirnya berupa profil mustahik yang memuat riwayat penyaluran bantuan dari Baznas maupun Lembaga Amil Zakat (LAZ). Informasi tersebut menjadi salah satu dasar bagi lembaga dalam menentukan penerima bantuan berikutnya.

Dapat Digunakan Baznas dan LAZ di Seluruh Indonesia

Platform Satu Data ZIS-DSKL tidak hanya diperuntukkan bagi satu lembaga. Sistem ini dapat dimanfaatkan oleh Baznas pusat, Baznas provinsi, Baznas kabupaten/kota, hingga seluruh LAZ di Indonesia.

Pengelolaan data dilakukan secara kolaboratif oleh Kementerian Agama, Kementerian PPN/Bappenas, Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Kementerian Sosial, Kementerian Komunikasi dan Digital, Baznas, serta Badan Pusat Statistik.

Manfaat Satu Data ZIS-DSKL

Integrasi data tersebut diharapkan memberikan sejumlah manfaat dalam pengelolaan zakat dan dana sosial keagamaan, antara lain:

    • Memastikan penyaluran bantuan lebih tepat sasaran melalui informasi kondisi sosial ekonomi penerima.
    • Mengurangi potensi penerima memperoleh bantuan ganda dari berbagai lembaga.
    • Mendukung penyusunan program pemberdayaan berbasis data yang lebih akurat.
    • Meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana sosial keagamaan melalui pencatatan riwayat bantuan.

Dalam jangka panjang, sistem ini diharapkan memperkuat sinergi pemerintah dan lembaga pengelola zakat untuk mendukung program pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, hingga pengentasan kemiskinan.

Cara Mengakses Satu Data ZIS-DSKL

Platform Satu Data ZIS-DSKL dapat diakses melalui SIMZAT (Sistem Informasi Manajemen Zakat) Kementerian Agama di simzat.kemenag.go.id. Portal tersebut menjadi pusat layanan dan informasi terkait pengelolaan zakat di lingkungan Kementerian Agama. (*)

Berita Terkait

BGN Catat Efisiensi Rp44 Triliun, Program MBG Masuki Transformasi 2.0
Pemerintah Jamin Serapan Jagung Petani, Bulog Siap Beli Hasil Panen
Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub Batch 3 hingga 30 Oktober 2026, Ini Jadwal Seleksinya
Kemnaker Buka Pendaftaran MagangHub Batch 3, Cek Jadwalnya
Polri dan Kemkomdigi Perkuat Kerja Sama Berantas Kejahatan Siber
Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak
Polri Kerahkan 200 Personel Brimob dan 10 Bareskrim Tangani Karhutla di Kalimantan
Hadapi Kekeringan dan Karhutla, Kemenag Ajak Umat Islam Salat Istisqa

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Stadion Haji Agus Salim Padang Punya Kapasitas 12.067 Penonton, Ini Fasilitasnya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:42 WIB

Genoa Bungkam Juventus 2-0, Bianconeri Tertahan di Peringkat 8

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Hasil Carabao Cup: Manchester City Singkirkan Brighton Lewat Adu Penalti 4-3

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:20 WIB

Tanpa Harry Kane, Bayern Munich Bantai Magdeburg 6-1 di DFB Pokal

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:10 WIB

Liverpool Singkirkan Chelsea Lewat Adu Penalti, Lolos ke Perempat Final Carabao Cup

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:04 WIB

Fortuna Sittard Singkirkan Sparta Rotterdam, Justin Hubner Cs Lolos ke Babak Kedua Piala KNVB

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:55 WIB

AC Milan Dibantai Bologna 2-4 di San Siro, Samuel Mbangula Cetak Hattrick

Berita Terbaru

Sumsel United siap menghadapi Semen Padang di Pegadaian Championship 2026/2027. (Foto: ileague.id)

Liga 2

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Okt 2026 - 18:26 WIB