Kemenag Lantik 258 Kepala KUA, Perkuat Layanan Keagamaan hingga Tingkat Kecamatan

Penulis -

Jumat, 5 Juni 2026 - 00:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Jenderal Kemenag RI, Kamaruddin Amin melantik 258 Kepala KUA Aula HM Rasjidi, kantor layanan Kementerian Agama di Jakarta. (Foto: Ist/Kemenag)

Sekretaris Jenderal Kemenag RI, Kamaruddin Amin melantik 258 Kepala KUA Aula HM Rasjidi, kantor layanan Kementerian Agama di Jakarta. (Foto: Ist/Kemenag)

Jakarta, Javanusa—Kementerian Agama (Kemenag) melantik 258 Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) yang akan bertugas di berbagai daerah Indonesia. Pelantikan berlangsung di Aula HM Rasjidi, kantor layanan Kementerian Agama di Jakarta.

Sekretaris Jenderal Kemenag RI, Kamaruddin Amin, memimpin pelantikan tersebut. Prosesi pelantikan ditandai dengan pembacaan dan penandatanganan berita acara secara simbolis.

Kamaruddin menegaskan pelantikan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat eksistensi sekaligus meningkatkan kualitas layanan KUA sebagai garda terdepan pelayanan Kementerian Agama di tengah masyarakat.

“KUA memiliki peran yang sangat penting dalam memberikan layanan keagamaan kepada masyarakat. Karena itu, penguatan kelembagaan dan sumber daya manusia menjadi kunci agar pelayanan semakin profesional, autentik, dan berdampak,” ujar Kamaruddin Amin, Kamis (4/6/2026).

KUA Didorong Tingkatkan Kualitas Pelayanan

Acara berlangsung secara hybrid dan dihadiri Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Abu Rokhmad, Kepala Biro SDM Muhammad Zain, serta Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah Ahmad Zayadi.

Dalam kesempatan itu, Muhammad Zain memaparkan kondisi kelembagaan KUA di Indonesia. Saat ini terdapat 7.288 kecamatan di seluruh Indonesia, sedangkan jumlah KUA yang beroperasi mencapai 5.917 unit.

“Artinya, masih terdapat 1.371 kecamatan yang belum memiliki KUA sendiri, sehingga sejumlah KUA harus melayani lebih dari satu kecamatan sekaligus,” kata Zain.

Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan pentingnya penguatan kelembagaan dan pemerataan sumber daya manusia agar layanan keagamaan dapat menjangkau masyarakat secara lebih optimal.

Perempuan dan Penyuluh Agama Kini Bisa Menjadi Kepala KUA

Pelantikan kali ini juga mencatat sejarah baru di lingkungan Kementerian Agama. Jabatan Kepala KUA kini tidak hanya diisi laki-laki, tetapi juga perempuan yang memenuhi persyaratan.

Selain itu, jabatan tersebut tidak lagi terbatas bagi penghulu. Penyuluh agama yang memenuhi ketentuan juga memiliki kesempatan yang sama untuk menduduki posisi Kepala KUA.

Baca Juga :  World Rabies Day 2026: Digigit atau Dicakar Hewan? Segera Cuci Luka 15 Menit

“Peran perempuan dalam tata kelola organisasi tidak kalah penting dibandingkan laki-laki. Kehadiran perempuan sebagai Kepala KUA menjadi bagian dari komitmen Kemenag dalam memperkuat kesetaraan dan inklusivitas,” ujar Zain.

Pemerataan SDM Jadi Fokus Kemenag

Kementerian Agama menetapkan masa jabatan Kepala KUA yang baru dilantik selama empat tahun. Untuk mendukung pelaksanaan tugas mereka, Biro SDM Kemenag akan melakukan pemetaan kebutuhan pegawai di berbagai daerah.

Langkah tersebut bertujuan mendorong pemerataan tenaga penghulu dan penyuluh agama sehingga kebutuhan pelayanan masyarakat dapat terpenuhi secara lebih merata.

“Distribusi pegawai akan dilakukan berdasarkan perhitungan kebutuhan riil (bezetting) dengan prinsip keadilan agar berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas layanan masyarakat,” kata Zain.

Transformasi KUA Jadi Agenda Prioritas

Kementerian Agama menegaskan bahwa transformasi KUA menjadi salah satu agenda prioritas ke depan. KUA tidak hanya berfungsi sebagai tempat pencatatan pernikahan, tetapi juga berkembang sebagai pusat layanan keagamaan yang lebih komprehensif bagi masyarakat.

Melalui penguatan kelembagaan, pemerataan SDM, serta perluasan peran KUA, Kemenag berharap kualitas pelayanan keagamaan semakin meningkat dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat di berbagai daerah Indonesia. (*/red)

Berita Terkait

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hujan Lebat di Pasaman Barat dan Pesisir Selatan Hari Ini
Kepala BGN Sudaryono: Insentif MBG Kini Lebih Adil, Proporsional dan Efisien
Uji Coba MBG Sistem Prasmanan, BGN Ingin Makanan Lebih Hangat dan Segar di Sekolah
MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah SLTA, tapi Tak Batalkan sebagai Wapres
Pemerintah Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah dan Madrasah hingga 2029, Kemenag Siap Bersinergi
Kemenag Buka Bantuan S2 dan S3 hingga Rp25 Juta, Cek Syarat dan Jadwalnya
Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026 Dorong Peternak Perkuat Genetik dan Produktivitas
Mentan Amran Sambut Wamentan Saleh Mustafa: Speed Kerja Pertanian Harus Meningkat

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:29 WIB

Setelah 18 Tahun, Ifan Resmi Mundur dari GOVINDA

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:36 WIB

Patras Jalani Tur Jepang Perdana, Bawa Cha-Cha Boo! ke Empat Panggung

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:16 WIB

Tak Harus Menang untuk Bahagia, Lafa Pratomo dan Ari Lesmana Hadirkan Juara Dua

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Sinopsis Film Uniform: Cinta di Balik Seragam, Kisah Perwira Muda Bongkar Kematian Kekasih

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:06 WIB

Kaisa dan Nada Swara Gembira Rilis Selamat Ulang Tahun, Lagu Ceria untuk Momen Spesial

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:17 WIB

Lindee Cremona Raih Indomusik Awards 2026 lewat Lagu Kucing – di Tempat Biasa

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:09 WIB

Float Rilis EP Constant Changes, Bawa Semangat Pulih lewat Yang Kembali Pulih

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:05 WIB

Film Laut Bercerita Tayang 29 Oktober 2026, Kisah Mahasiswa Hilang di Tengah Ketegangan Yogyakarta

Berita Terbaru

Ifan resmi mundur dari GOVINDA setelah 18 tahun bersama. (Foto: IG @ade_govinda)

Hiburan

Setelah 18 Tahun, Ifan Resmi Mundur dari GOVINDA

Kamis, 8 Okt 2026 - 15:29 WIB