Kemendag Fasilitasi 31 Pelaku Ekonomi Hijau Indonesia–Jepang dalam Business Matching di Jakarta

Penulis -

Jumat, 15 Mei 2026 - 10:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kemendag memfasilitasi 31 pelaku usaha ekonomi hijau Indonesia dalam penjajakan bisnis atau business matching dengan buyer potensial Jepang di Jakarta pada Rabu (13/5). (Foto: Kemendag)

Kemendag memfasilitasi 31 pelaku usaha ekonomi hijau Indonesia dalam penjajakan bisnis atau business matching dengan buyer potensial Jepang di Jakarta pada Rabu (13/5). (Foto: Kemendag)

Jakarta, Javanusa—Kementerian Perdagangan (Kemendag) memfasilitasi 31 pelaku usaha ekonomi hijau Indonesia dalam penjajakan bisnis atau business matching dengan buyer potensial Jepang di Jakarta pada Rabu (13/5).

Kegiatan bertajuk “Business Matching Sessions Indonesia-Japan” ini menjadi bagian dari rangkaian partisipasi ASEAN-Japan Centre dalam “The 2nd Indonesia-Japan Environment Week 2026” yang berlangsung pada 11–12 Mei 2026 di Jakarta.

Melalui kolaborasi dengan ASEAN-Japan Centre, Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional memfasilitasi business matching bagi pelaku usaha dan asosiasi Indonesia.

Para peserta berasal dari berbagai subsektor strategis, seperti produk daur ulang, barang ramah lingkungan, energi dari limbah (waste-to-energy), bahan baku daur ulang, dan jasa pengelolaan lingkungan.

Keterlibatan mereka menunjukkan ekosistem industri hijau Indonesia terus berkembang untuk bersinergi dengan standar global.

Dorongan Kemitraan dan Ekspor

Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag Fajarini Puntodewi, yang juga Council Director of ASEAN-Japan Centre untuk Indonesia, menyampaikan business matching ini sebagai langkah taktis.

Ia menilai momentum kunjungan delegasi Jepang yang memiliki keunggulan ekonomi sirkular perlu dimanfaatkan secara optimal.

Forum ini mendorong kemitraan bisnis, investasi, serta peningkatan ekspor Indonesia ke Jepang.

Selain itu, kegiatan ini memperluas akses pasar ekspor sektor ekonomi hijau yang permintaannya terus meningkat di pasar global.

Penguatan Rantai Pasok Global

Fajarini Puntodewi menegaskan Indonesia dapat memperkuat posisi dalam rantai pasok global berbasis keberlanjutan melalui kolaborasi ini.

Ia juga optimistis pelaku usaha Indonesia memperoleh peluang lebih besar dalam rantai pasok produk hijau dunia. Dampaknya akan mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan secara nyata.

Arah Kerja Sama Teknologi Jepang–Indonesia

Sekretaris Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag Sugih Rahmansyah menyampaikan business matching ini untuk mempertemukan inovasi lokal dengan kebutuhan teknologi Jepang.

Baca Juga :  Peluang Ekspor Kopi Indonesia ke Jepang Masih Besar, Kemendag Dorong UMKM Penuhi Standar Internasional

Ia menyebut peluang kerja sama ini terbuka luas di sektor ekonomi sirkular dengan prospek jangka panjang.

Sugih menegaskan Jepang memiliki keunggulan teknologi maju, efisiensi, serta komitmen kuat terhadap sustainability dan ekonomi sirkular.

Sementara Indonesia memiliki komitmen kuat pada ekonomi hijau, transisi energi, dan potensi pertumbuhan tinggi. Ia menambahkan kolaborasi ini diharapkan menghasilkan transfer teknologi dari Jepang ke Indonesia.

Fokusnya meliputi pengelolaan limbah menjadi energi, sistem sampah perkotaan, serta industri berkelanjutan untuk meningkatkan daya saing ekspor.

Peluang Pelaku Usaha Indonesia

Perwakilan PT Rafandra Eternal Nusantara, Elisabeth, menyampaikan partisipasi dalam forum ini membuka peluang pasar baru ke Jepang.

Perusahaannya mengolah limbah pembibitan gambas (luffa) menjadi spons alami sebagai alternatif spons plastik. Produk tersebut telah menembus pasar Korea Selatan, Italia, dan Amerika Serikat melalui platform digital.

Elisabeth menilai pertemuan langsung dengan mitra Jepang memberi nilai tambah dibanding forum daring sebelumnya. Ia juga menyebut beberapa perusahaan Jepang menunjukkan minat untuk riset dan pengembangan produk.

Elisabeth menilai program fasilitasi Kemendag, termasuk Export Coaching Program (ECP) di Jawa Timur 2026, sangat membantu peningkatan kapasitas usaha. Ia berharap Kemendag memperluas jangkauan business matching ke lebih banyak negara.

Inovasi Pengolahan Sampah Bernilai Tambah

Chief Financial Officer (CFO) Parongpong Raw Lab, Veran, menjelaskan peluang kerja sama melalui forum ini. Perusahaannya mengolah sampah residual yang jarang dimanfaatkan menjadi produk bernilai tambah seperti furnitur.

Mereka juga mengolah jaring bekas nelayan menjadi material bangunan multifungsi dan produk kerajinan seperti perhiasan.

Veran menyebut forum ini membuka peluang kolaborasi dengan mitra Jepang yang fokus pada isu lingkungan kelautan. Ia juga mengapresiasi respons positif perusahaan Jepang terhadap produk yang mereka tawarkan. (*/red)

Baca Juga :  Sharp Indonesia Borong Tiga Penghargaan Bergengsi di JBBA 2026 dan SBBI 2026, Bukti Kepercayaan Konsumen Terhadap Inovasi Produk

Berita Terkait

Empat Pasar di Pariaman Dapat Tambahan Anggaran Rehabilitasi Rp4,1 Miliar
Gebyar Pajak 2026, Mahyeldi Dorong Warga Sumbar Makin Taat Bayar Pajak
Rp115 Miliar Disiapkan untuk Pulihkan 38.000 UMKM Terdampak Bencana di Sumbar
SPKLU Center Pertama di Sumbar Diresmikan, Langkah Baru Menuju Green Province  
FIFA ASEAN CUP 2026 Jadi Berkah UMKM, Sehari Bisa Raup Omzet hingga Rp 1 Juta Sehari
Pertamina Cek Kualitas Pertalite di Padang, Sampel Diuji hingga Laboratorium Lemigas
Resmikan Al Harris Umrah, Fadly Amran Dorong Penguatan Ekonomi Haji dan Umrah
Pertalite Diduga Tercampur Material Asing, Pertamina Periksa 6 SPBU di Padang dan Agam

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:06 WIB

Mikel Arteta Sepakat Perpanjang Kontrak di Arsenal

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:50 WIB

David Silva Comeback dari Pensiun, Gabung Klub Hong Kong Supreme Sha Tin

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Usai Bertugas di FIFA ASEAN Cup 2026, Pedro Rodriguez Umumkan Pensiun

Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:37 WIB

Stefano Cugurra Resmi Tangani Semen Padang FC, Targetkan Promosi ke Super League

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:54 WIB

Edo Vernando Sumbang Emas Pertama Biliar Kota Padang di Porprov Sumbar 2026

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:38 WIB

Jadwal Lengkap Pertamina Grand Prix Indonesia: MotoGP, Sprint, hingga Balapan Utama

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:20 WIB

MotoGP Mandalika 2026: Perebutan Gelar Memanas, Martin dan Marquez Cuma Terpaut 2 Poin

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:09 WIB

Gulat Sumbang Dua Emas, Pasbar Buka Perolehan Medali di Porprov XVI Sumbar 2026

Berita Terbaru

Mikel Arteta sepakat memperpanjang kontrak di Arsenal. (Foto: IG @mikelarteta)

Olahraga

Mikel Arteta Sepakat Perpanjang Kontrak di Arsenal

Kamis, 8 Okt 2026 - 08:06 WIB