Kemendag Gandeng Lazada dan Lampu.id Latih 250 UMKM Soal Kualitas Produk dan Perlindungan Konsumen

Penulis -

Kamis, 12 Maret 2026 - 23:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kemendag bersama Lazada Indonesia dan Lampu.id menggelar pelatihan bagi lebih dari 250 pelaku usaha dan konsumen. (Foto: Kemendag)

Kemendag bersama Lazada Indonesia dan Lampu.id menggelar pelatihan bagi lebih dari 250 pelaku usaha dan konsumen. (Foto: Kemendag)

Jakarta, Javanusa—Kementerian Perdagangan (Kemendag) bersama Lazada Indonesia dan Lampu.id menggelar pelatihan bagi lebih dari 250 pelaku usaha dan konsumen untuk memperkuat pemahaman tentang kualitas produk dan perlindungan konsumen dalam perdagangan digital.

Kegiatan bertajuk “Quality and Trust: Kunci Membangun Loyalitas Konsumen & Produk Laris di Pasar” itu berlangsung di Jakarta, Rabu (11/3).

Pelatihan ini diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Kemendag sebagai bagian dari upaya meningkatkan kepatuhan pelaku usaha terhadap prinsip perlindungan konsumen di tengah pesatnya transaksi digital.

Direktur Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga, Moga Simatupang, mengatakan pemerintah mendorong ekosistem perdagangan digital yang sehat melalui pendekatan edukasi dan kolaborasi dengan platform niaga-el serta pelaku usaha.

“Kementerian Perdagangan hadir untuk memastikan iklim usaha tumbuh sehat, adil, dan berkelanjutan. Perlindungan konsumen bertujuan membangun pasar yang tepercaya,” kata Moga dalam keterangan resminya.

Ia menjelaskan pemerintah terus mengembangkan mekanisme pengawasan serta sistem pengaduan agar pelanggaran terhadap hak konsumen dapat ditangani secara transparan dan efektif.

Direktur Pemberdayaan Konsumen, Immanuel Tarigan Sibero, memaparkan bahwa sepanjang Januari–Desember 2025 terdapat 7.887 pengaduan dari berbagai sektor. Dari jumlah tersebut, 7.836 aduan berkaitan dengan transaksi daring dan seluruhnya telah ditindaklanjuti.

Menurut Immanuel, peningkatan penggunaan kanal pengaduan menunjukkan tingginya aktivitas perdagangan digital sekaligus pentingnya kepatuhan terhadap Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen.

“Dalam regulasi ini juga diatur kewajiban penjual, salah satunya menjalankan kegiatan usaha dengan itikad baik,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, pelaku usaha juga mendapatkan materi terkait pengelolaan usaha digital. CEO Lokasaji Annisa Swavira menyampaikan bahwa standar operasional prosedur membantu UMKM menjaga kualitas layanan secara konsisten.

Baca Juga :  Telkomsel Luncurkan "ProtekSi Kecil" Solusi Internet Aman dan Sehat bagi Anak

Sementara itu, Vice President Government Affairs Lazada Indonesia, Budi Primawan, menyatakan platformnya berupaya memperkuat keamanan transaksi digital melalui sistem pengawasan serta kebijakan pengembalian produk.

“Kami mendorong pelaku usaha meningkatkan kualitas produk dan layanan agar konsumen mendapatkan produk yang autentik dan berdaya saing,” kata Budi.

Pelatihan juga dilengkapi lokakarya pemasaran digital yang dipandu praktisi pemasaran Safa Alattas. Materi yang dibahas mencakup penyusunan foto katalog, penggunaan kata kunci, hingga strategi konten di media sosial.

Menurut Safa, penyajian informasi produk secara rinci—mulai dari foto hingga deskripsi—dapat membantu konsumen memahami produk sekaligus mengurangi potensi keluhan setelah pembelian.

Salah satu peserta, Ivannova, pemilik UMKM Kuker Nova di Bekasi, mengatakan pelatihan tersebut membantu pelaku usaha memahami aturan dan mekanisme perdagangan digital.

Usahanya yang berdiri sejak 2023 baru mulai memasarkan produk secara daring pada 2026.

Ia berharap kegiatan serupa dapat diselenggarakan secara berkala untuk membantu pelaku UMKM memahami praktik perdagangan digital yang sesuai dengan regulasi. (*/red)

Berita Terkait

Satgas Payakumbuh Temukan Indikasi Pengisian BBM Berulang, SPBU Diminta Perketat Pengawasan
Empat Pasar di Pariaman Dapat Tambahan Anggaran Rehabilitasi Rp4,1 Miliar
Gebyar Pajak 2026, Mahyeldi Dorong Warga Sumbar Makin Taat Bayar Pajak
Rp115 Miliar Disiapkan untuk Pulihkan 38.000 UMKM Terdampak Bencana di Sumbar
SPKLU Center Pertama di Sumbar Diresmikan, Langkah Baru Menuju Green Province  
FIFA ASEAN CUP 2026 Jadi Berkah UMKM, Sehari Bisa Raup Omzet hingga Rp 1 Juta Sehari
Pertamina Cek Kualitas Pertalite di Padang, Sampel Diuji hingga Laboratorium Lemigas
Resmikan Al Harris Umrah, Fadly Amran Dorong Penguatan Ekonomi Haji dan Umrah

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:29 WIB

Setelah 18 Tahun, Ifan Resmi Mundur dari GOVINDA

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:36 WIB

Patras Jalani Tur Jepang Perdana, Bawa Cha-Cha Boo! ke Empat Panggung

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:16 WIB

Tak Harus Menang untuk Bahagia, Lafa Pratomo dan Ari Lesmana Hadirkan Juara Dua

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Sinopsis Film Uniform: Cinta di Balik Seragam, Kisah Perwira Muda Bongkar Kematian Kekasih

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:06 WIB

Kaisa dan Nada Swara Gembira Rilis Selamat Ulang Tahun, Lagu Ceria untuk Momen Spesial

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:17 WIB

Lindee Cremona Raih Indomusik Awards 2026 lewat Lagu Kucing – di Tempat Biasa

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:09 WIB

Float Rilis EP Constant Changes, Bawa Semangat Pulih lewat Yang Kembali Pulih

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:05 WIB

Film Laut Bercerita Tayang 29 Oktober 2026, Kisah Mahasiswa Hilang di Tengah Ketegangan Yogyakarta

Berita Terbaru

Ifan resmi mundur dari GOVINDA setelah 18 tahun bersama. (Foto: IG @ade_govinda)

Hiburan

Setelah 18 Tahun, Ifan Resmi Mundur dari GOVINDA

Kamis, 8 Okt 2026 - 15:29 WIB