Kemenhub Tambah Kapal dan Optimalkan Layanan untuk Atasi Kepadatan di Gilimanuk

Penulis -

Selasa, 17 Maret 2026 - 13:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kemenhub optimalkan pelayanan guna mengurai kepadatan di Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk. (Foto: Kemenag)

Kemenhub optimalkan pelayanan guna mengurai kepadatan di Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk. (Foto: Kemenag)

Jakarta, Javanusa—Kementerian Perhubungan terus melakukan berbagai langkah untuk mengurai kepadatan kendaraan di jalur menuju Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk.

Koordinasi intensif dilakukan oleh Badan Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Bali bersama kepolisian, operator kapal, otoritas pelabuhan, aparat keamanan, dan pemerintah daerah.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi memastikan layanan transportasi berjalan aman, lancar, dan terkendali.

“Wakil Menteri Perhubungan dan Dirjen Perhubungan Darat juga diturunkan langsung ke Gilimanuk untuk mempercepat langkah operasional di lapangan,” ujar Menhub.

Hingga Senin (16/3), antrean kendaraan menuju pelabuhan terpantau padat, terutama kendaraan roda dua dan roda empat yang akan menyeberang ke Pulau Jawa.

Untuk mengatasi hal ini, jumlah kapal penyeberangan ditambah dari 28 menjadi 35 unit, dengan pola pelayanan 8 trip. Rinciannya:

    • 19 kapal beroperasi di dermaga moveable bridge (MB)
    • 11 kapal di dermaga landing craft machine (LCM)
    • 4 kapal tambahan untuk meningkatkan kapasitas angkut

Selain penambahan armada, Kemenhub menerapkan skema Tiba–Bongkar–Berangkat (TBB) untuk mempercepat rotasi kapal, memperlancar proses bongkar muat, dan memaksimalkan kanalisasi kendaraan kecil.

Pengaturan lalu lintas kendaraan juga diperkuat melalui buffer zone di terminal kargo Pelabuhan Gilimanuk serta optimalisasi fungsi UPPKB Cekik sebagai titik pengendalian kendaraan sebelum memasuki kawasan pelabuhan.

Berdasarkan pemantauan cuaca Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pada pukul 11.55 WITA, kondisi perairan Selat Bali kondusif untuk pelayaran, dengan cuaca berawan, gelombang sekitar 1 meter, jarak pandang 10 kilometer, dan arus ke utara 2,5 knot.

Kemenhub akan terus memantau kondisi operasional penyeberangan serta berkoordinasi dengan semua pihak terkait untuk memastikan kelancaran layanan transportasi lintas Ketapang–Gilimanuk. (*/red)

Baca Juga :  Presiden Prabowo Tinjau Jalan Nasional Putus di Lembah Anai

Berita Terkait

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hujan Lebat di Pasaman Barat dan Pesisir Selatan Hari Ini
Kepala BGN Sudaryono: Insentif MBG Kini Lebih Adil, Proporsional dan Efisien
Uji Coba MBG Sistem Prasmanan, BGN Ingin Makanan Lebih Hangat dan Segar di Sekolah
MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah SLTA, tapi Tak Batalkan sebagai Wapres
Pemerintah Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah dan Madrasah hingga 2029, Kemenag Siap Bersinergi
Kemenag Buka Bantuan S2 dan S3 hingga Rp25 Juta, Cek Syarat dan Jadwalnya
Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026 Dorong Peternak Perkuat Genetik dan Produktivitas
Mentan Amran Sambut Wamentan Saleh Mustafa: Speed Kerja Pertanian Harus Meningkat

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:43 WIB

BMKG Maritim Teluk Bayur Peringatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Sumbar 9–12 Oktober

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:23 WIB

Pemko Padang Perkuat Smart Surau, 400 Guru TQA/MDTW Ikuti Pembekalan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:44 WIB

Padang Mulai Uji Teknologi AI untuk Petakan Kerusakan Infrastruktur Pascabencana

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:18 WIB

Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Penumpang KA Lembah Anai Terlibat Perselisihan, KAI Ingatkan Etika di Kereta

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Kafilah Bungus Teluk Kabung Siap Hadapi MTQN ke-42 Kota Padang, Persiapan Capai 85 Persen

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:17 WIB

Padang Utara Siapkan 72 Kafilah, Targetkan Juara Umum MTQN ke-42 Kota Padang

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:11 WIB

KAI Divre II Sumbar Tutup 30 Perlintasan Liar, Keselamatan di Jalur Kereta Diperketat

Berita Terbaru