Kemenpar Dorong Gastronomi Indonesia Naik Kelas Lewat Program “Gastronomy Tour” di Pangan Nusa 2025

Penulis -

Jumat, 17 Oktober 2025 - 08:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kemenpar menghadirkan Gastronomy Tour dalam ajang Pameran Pangan Nusa 2025 di Hall 9 ICE BSD City, Tangerang 15–18 Oktober 2025. (Foto: Kemenpar)

Kemenpar menghadirkan Gastronomy Tour dalam ajang Pameran Pangan Nusa 2025 di Hall 9 ICE BSD City, Tangerang 15–18 Oktober 2025. (Foto: Kemenpar)

Tangerang, Javanusa—Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menghadirkan program Gastronomy Tour dalam ajang Pameran Pangan Nusa 2025.

Program ini melibatkan enam pelaku industri gastronomi terpilih dalam eksibisi yang berlangsung pada 15–18 Oktober 2025 di Hall 9 Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang.

Deputi Bidang Industri dan Investasi Kemenpar, Rizki Handayani, menjelaskan di Tangerang, Rabu (15/10/2025), bahwa program bertema “Eat, Explore, Experience Indonesia Gastronomy” ini menjadi bagian dari kampanye Pariwisata Naik Kelas yang diinisiasi oleh Kemenpar.

Program Gastronomy Tour Kemenpar bertujuan mendorong gastronomi Indonesia sebagai kekuatan baru promosi pariwisata. Selain itu, kegiatan ini membuka peluang investasi dan memperluas jejaring bisnis sektor kuliner.

“Melalui Gastronomy Tour, kami ingin menunjukkan bahwa kekayaan kuliner Indonesia bukan hanya tentang cita rasa, tetapi juga warisan budaya dan pengalaman yang menyertainya,” ujar Rizki.

Enam Industri Gastronomi Unggulan Terlibat

Enam pelaku industri gastronomi yang berpartisipasi dalam program ini adalah Wisata Kreatif Jakarta, Rendang Traveler Uni Reno, Bumi Bhuvana, Dje Djak Rasa, Samsara Living Museum, dan Negeri Rempah Foundation.
Seluruhnya merupakan pelaku industri yang sebelumnya ikut dalam program Wonderful Indonesia Scale-Up Hub (WISH).

Dalam kegiatan ini, mereka menghadirkan paket tur gastronomi yang tidak hanya menonjolkan kekayaan cita rasa kuliner Nusantara, tetapi juga menyuguhkan kisah serta filosofi di balik setiap hidangan.

Pendekatan ini memperluas perspektif wisatawan terhadap kuliner Indonesia sebagai bagian dari kekuatan pariwisata yang holistik.

Rizki menambahkan, Gastronomy Tour juga menampilkan beragam produk unggulan dari Food Startup Indonesia (FSI)—platform inkubasi kuliner yang telah melahirkan banyak inovasi produk siap ekspor.

“Momentum Pangan Nusa 2025 diharapkan menjadi pijakan penting dalam mewujudkan Indonesia sebagai destinasi gastronomi unggulan dunia,” ujarnya.

Baca Juga :  Tiga Warung dan Satu Rumah Hangus Terbakar, Kerugian Rp 700 Juta
Pameran Pangan Nusa Jadi Etalase Produk Pangan Lokal

Pameran Pangan Nusa 2025 diselenggarakan oleh Kementerian Perdagangan sebagai bagian dari rangkaian Trade Expo Indonesia (TEI) ke-40, yang mengusung semangat “Mendorong Produk Lokal Menembus Pasar Global.”

Sebagai etalase produk pangan unggulan Nusantara, ajang ini menampilkan beragam produk kreatif, inovatif, dan bernilai tambah tinggi dari pelaku usaha dalam negeri—mulai dari UMKM hingga industri besar.

Tahun ini, sebanyak 186 pelaku usaha kuliner dan pangan kemasan ikut serta dalam pameran, mencerminkan antusiasme tinggi pelaku industri pangan nasional.

Dari jumlah tersebut, 37 pelaku usaha menyajikan hidangan siap santap secara langsung, sementara lainnya menampilkan produk pangan kemasan unggulan seperti makanan ringan, minuman khas, olahan rempah, hingga bahan baku terkurasi.

Bangun Akses Pasar dan Promosi Ekspor Kuliner

Acara ini tidak hanya menjadi ajang promosi produk kuliner, tetapi juga berperan sebagai platform strategis untuk membuka akses pasar ekspor, mempertemukan pelaku usaha dengan pembeli internasional, serta memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok pangan global.

“Melalui kolaborasi strategis ini, Kemenpar berharap industri gastronomi Indonesia semakin dikenal di kancah internasional, memperoleh akses pasar baru, serta memperkuat kontribusi UMKM kuliner terhadap pertumbuhan ekonomi nasional,” tutup Rizki. (*/red)

Berita Terkait

WIG 2026 Digelar di Solo dan Yogyakarta, Gastronomi Indonesia Dibawa ke Panggung Global
Greater Bay Airlines Buka Rute Hong Kong-Surabaya, Kemenpar Bidik Lonjakan Wisatawan
WITF 2026 Kembali Digelar, Perluas Akses Pariwisata Indonesia ke Pasar Global
Dari Raja Ampat hingga Labuan Bajo, Menpar Tawarkan Peluang Investasi Wisata Bahari di Monako
Kemenpar Bidik Wisatawan Jepang lewat Tourism Expo Japan 2026
47 Hotel dan Resor Indonesia Masuk Michelin Keys 2026, Kemenpar Sebut Rekor Baru
Percepat Revitalisasi Kota Tua, Fadly Amran Minta Pendataan Bangunan Segera Dituntaskan
PKL Batang Arau Akan Ditata, Pemko Padang Siapkan Sentra Kuliner

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:29 WIB

Setelah 18 Tahun, Ifan Resmi Mundur dari GOVINDA

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:36 WIB

Patras Jalani Tur Jepang Perdana, Bawa Cha-Cha Boo! ke Empat Panggung

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:16 WIB

Tak Harus Menang untuk Bahagia, Lafa Pratomo dan Ari Lesmana Hadirkan Juara Dua

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Sinopsis Film Uniform: Cinta di Balik Seragam, Kisah Perwira Muda Bongkar Kematian Kekasih

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:06 WIB

Kaisa dan Nada Swara Gembira Rilis Selamat Ulang Tahun, Lagu Ceria untuk Momen Spesial

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:17 WIB

Lindee Cremona Raih Indomusik Awards 2026 lewat Lagu Kucing – di Tempat Biasa

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:09 WIB

Float Rilis EP Constant Changes, Bawa Semangat Pulih lewat Yang Kembali Pulih

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:05 WIB

Film Laut Bercerita Tayang 29 Oktober 2026, Kisah Mahasiswa Hilang di Tengah Ketegangan Yogyakarta

Berita Terbaru

Ifan resmi mundur dari GOVINDA setelah 18 tahun bersama. (Foto: IG @ade_govinda)

Hiburan

Setelah 18 Tahun, Ifan Resmi Mundur dari GOVINDA

Kamis, 8 Okt 2026 - 15:29 WIB