Kemenpar Dukung Pembangunan Sekolah Rakyat di Poltekpar NHI Bandung, Perluas Akses Pendidikan Anak Kurang Mampu

Penulis -

Senin, 6 Juli 2026 - 00:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Kemenpar, Bayu Aji meninjau lokasi rencana pembangunan Sekolah Rakyat di kawasan Kampus Politeknik Pariwisata NHI Bandung di Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. (Foto: Kemenpar)

Sekretaris Kemenpar, Bayu Aji meninjau lokasi rencana pembangunan Sekolah Rakyat di kawasan Kampus Politeknik Pariwisata NHI Bandung di Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. (Foto: Kemenpar)

Bandung, Javanusa—Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mendukung percepatan pembangunan Sekolah Rakyat dengan menyiapkan sebagian lahan Kampus Politeknik Pariwisata (Poltekpar) NHI Bandung di Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Langkah ini menjadi bagian dari sinergi lintas kementerian untuk memperluas akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.

Sekretaris Kementerian Pariwisata (Sesmenpar) Bayu Aji menegaskan, pembangunan Sekolah Rakyat di kawasan Poltekpar NHI Bandung merupakan bentuk dukungan Kemenpar terhadap program prioritas Presiden Prabowo Subianto.

Menurut Bayu, pendidikan merupakan hak dasar setiap anak Indonesia. Karena itu, pemerintah berupaya memastikan seluruh anak memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh pendidikan yang layak.

“Pendidikan adalah kebutuhan dasar bagi anak-anak Indonesia. Untuk itu, kami berharap pembangunan Sekolah Rakyat di kawasan Poltekpar NHI Bandung dapat berjalan lancar. Sehingga anak-anak memperoleh kesempatan yang sama untuk belajar dan berkembang,” kata Bayu di Jakarta, Sabtu.

Peninjauan Lokasi Percepat Realisasi Proyek

Sebelum pembangunan dimulai, Bayu Aji yang mewakili Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana meninjau langsung lokasi calon pembangunan bersama Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial (Kemensos) Robben Rico beserta jajaran.

Kunjungan tersebut bertujuan memastikan kesiapan lahan. Sekaligus membahas berbagai aspek teknis agar proses pembangunan Sekolah Rakyat dapat segera direalisasikan.

Selain meninjau lokasi, kedua kementerian juga membahas bentuk dukungan Poltekpar NHI Bandung serta memperkuat koordinasi dalam pelaksanaan program prioritas pemerintah tersebut.

Sekolah Rakyat Fokus pada Anak dari Keluarga Miskin

Program Sekolah Rakyat dirancang untuk memberikan akses pendidikan kepada anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.

Tidak hanya berfokus pada pembelajaran akademik, sekolah ini juga mengembangkan karakter peserta didik melalui empat pilar utama. Yaitu kepemimpinan, keterampilan, nasionalisme, dan nilai-nilai keagamaan.

Baca Juga :  Menag dan Said Aqil Siradj Bahas Pendirian Universitas Islam Siber dan LAZIS LPOI

Dengan sistem pendidikan berasrama, pemerintah berharap Sekolah Rakyat mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus membantu memutus rantai kemiskinan antargenerasi.

Poltekpar NHI Bandung Siap Berkontribusi

Direktur Poltekpar NHI Bandung, Anwari Masatip, menyatakan institusinya menyambut positif kolaborasi antara Kementerian Pariwisata dan Kementerian Sosial.

Menurutnya, penyediaan sebagian lahan kampus menjadi bentuk komitmen Poltekpar NHI Bandung dalam mendukung kebijakan pemerintah yang memberi manfaat luas bagi masyarakat.

Anwari menilai perguruan tinggi vokasi di bawah Kemenpar tidak hanya bertugas mencetak sumber daya manusia unggul di sektor pariwisata. Tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial melalui dukungan terhadap program-program strategis nasional.

Ia berharap pembangunan Sekolah Rakyat segera terealisasi sehingga mampu memperluas akses pendidikan bagi masyarakat yang membutuhkan sekaligus mendukung pencapaian visi Indonesia Emas 2045.

“Poltekpar NHI Bandung siap mendukung penuh pembangunan Sekolah Rakyat sebagai bagian dari kontribusi kami terhadap pembangunan nasional,” ujar Anwari.

Ia menambahkan, kehadiran Sekolah Rakyat di Kampus Dayeuhkolot diharapkan menjadi bukti bahwa sinergi antarkementerian dapat menghasilkan program yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat. (*/red)

Berita Terkait

Polri dan Kemkomdigi Perkuat Kerja Sama Berantas Kejahatan Siber
Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak
Polri Kerahkan 200 Personel Brimob dan 10 Bareskrim Tangani Karhutla di Kalimantan
Hadapi Kekeringan dan Karhutla, Kemenag Ajak Umat Islam Salat Istisqa
Operasi Patuh 2026 Dimulai Hari Ini, Korlantas Polri Utamakan Edukasi dan Keselamatan
Kapolri Ungkap Laboratorium Sabu di Aceh, Hampir 1,2 Ton Narkotika Disita
BGN Kembalikan Rp160,37 Miliar ke Kas Negara, Tindak Lanjuti Temuan BPK
MUI Desak Pemerintah Segera Putuskan Nasib Konser Andrea Bocelli di Indonesia

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:12 WIB

Fadly Amran Tutup Diksarmil Menwa Pagaruyung Sumbar Angkatan ke-49, Tekankan Wawasan Kebangsaan dan Kesiapsiagaan Bencana

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:39 WIB

Dinas PUPR Padang Tambal Jalan Kampung Jao Dalam, Jaga Kenyamanan dan Keselamatan Pengguna Jalan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:17 WIB

BPK Periksa Kepatuhan Belanja Pemko Padang, Maigus Nasir Minta OPD Transparan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:44 WIB

Reaktivasi Kereta Api Kayu Tanam–Padang Panjang Dimulai 2027, Ini Tantangannya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:42 WIB

Satpol PP Padang Tertibkan Bangunan di Fasilitas Umum dan PKL Pasar Belimbing

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:08 WIB

Mahyeldi Dorong Pesantren Jadi Motor Ekonomi Syariah dan Pariwisata Halal Sumbar

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Maigus Nasir Tinjau Seleksi Kafilah MTQN Padang, Target Juara Umum Sumbar 2027

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:39 WIB

Jamin Seleksi Dikbang Polri 2027 Bersih, Polda Sumbar Tegaskan Pakta Integritas Bukan Sekadar Formalitas

Berita Terbaru