Kemenpar Promosikan Wisata Wellness dan Kuliner Yogyakarta ke Agen Perjalanan Singapura

Penulis -

Minggu, 18 Oktober 2026 - 00:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kemenpar mengajak empat agen perjalanan asal Singapura untuk menjajal langsung wisata berkualitas di DIY melalui famtrip. (Foto: Kemenpar)

Kemenpar mengajak empat agen perjalanan asal Singapura untuk menjajal langsung wisata berkualitas di DIY melalui famtrip. (Foto: Kemenpar)

Jakarta, Javanusa—Kementerian Pariwisata (Kemenpar) memperkuat promosi wisata Indonesia di pasar Singapura dengan mengajak empat agen perjalanan negara tersebut menjelajahi destinasi unggulan di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Melalui program familiarization trip (famtrip), Kemenpar memperkenalkan pengalaman wisata kebugaran atau wellness serta kuliner atau gastronomy.

Program ini sekaligus mendukung pencapaian target kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) pada 2026.

Deputi Bidang Pemasaran Kemenpar, Ni Made Ayu Marthini, mengatakan famtrip menjadi salah satu langkah konkret untuk mengembangkan pariwisata bernilai tinggi atau high-value tourism.

Menurut Made, Yogyakarta memiliki daya tarik kuat untuk menjawab tren wisatawan Singapura yang semakin tertarik pada pengalaman relaksasi dan kuliner autentik.

Yogyakarta Tawarkan Wisata Wellness dan Gastronomi

Yogyakarta menawarkan beragam pengalaman kebugaran yang berakar pada kearifan lokal, sekaligus kekayaan kuliner yang merepresentasikan tradisi Nusantara.

Potensi tersebut menjadi modal penting untuk menarik wisatawan yang mengutamakan kualitas pengalaman selama berlibur.

Karena itu, Kemenpar mengajak para agen perjalanan Singapura merasakan langsung berbagai atraksi wisata di Yogyakarta.

Pengalaman tersebut diharapkan membantu mereka merancang paket perjalanan yang sesuai dengan minat pasar Singapura.

“Melalui famtrip ini, kami membantu para agen perjalanan Singapura meracik paket wisata berkualitas yang sesuai dengan minat pasar mereka, sekaligus memperkuat daya saing pariwisata Indonesia di tingkat regional,” ujar Made.

Agen Perjalanan Singapura Jelajahi Destinasi Premium

Selama lima hari, pada 28 September hingga 2 Oktober 2026, para peserta mengikuti rangkaian perjalanan yang menggabungkan relaksasi, wisata budaya, dan pengalaman gastronomi.

Agenda dimulai dengan pengalaman wellness di Garrya Bianti. Selanjutnya, peserta menikmati panorama matahari terbit dengan latar Candi Borobudur dari Dagi Abhinaya.

Perjalanan kemudian berlanjut ke sejumlah destinasi kuliner. Para peserta menikmati pengalaman gastronomi di Dagi Abhinaya dan Omah Kecebong, serta menghadiri jamuan makan malam Wonderful Indonesia Gastronomy (WIG) di Mediterranea Restaurant by Kamil.

Baca Juga :  Bangunan di Kota Padang Harus Ramah dengan Bencana

Rangkaian famtrip tidak hanya berfokus pada pengalaman berwisata. Kemenpar juga membuka peluang kemitraan bisnis melalui sesi table top di Hotel Tentrem.

Dalam sesi tersebut, para agen perjalanan berkesempatan menjalin komunikasi langsung dengan pelaku industri pariwisata Yogyakarta.

Pertemuan ini diharapkan membuka peluang penyusunan dan pemasaran paket wisata ke pasar Singapura.

Kolaborasi Industri Perkuat Promosi Pariwisata

Made mengapresiasi dukungan berbagai pihak yang berkontribusi dalam penyelenggaraan famtrip tersebut.

Program ini terlaksana melalui kolaborasi Kemenpar dengan Garuda Indonesia dan Hotel Tentrem. InJourney, Bale Raos, serta Plataran Borobudur turut memberikan dukungan.

Made menegaskan sinergi pemerintah, maskapai penerbangan, dan pelaku industri pariwisata memegang peran penting dalam mempromosikan destinasi unggulan Indonesia.

“Melalui sinergi kuat antara pemerintah, maskapai penerbangan, dan para pelaku industri pariwisata, Kementerian Pariwisata terus berkomitmen mempromosikan destinasi unggulan secara efektif demi mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus memperkuat daya saing pariwisata nasional,” ujar Made.

Melalui program ini, Kemenpar berharap pengalaman wisata wellness dan gastronomi Yogyakarta semakin dikenal oleh pasar Singapura. (*)

Berita Terkait

MotoGP Mandalika 2026 Perkuat Indonesia Sebagai Destinasi Sport Tourism Kelas Dunia
Pariwisata Indonesia Tumbuh hingga Agustus 2026, Kunjungan Wisman Tembus 10,58 Juta
Indonesia Jadi Kantor Pusat Sekretariat Regional ASEAN MRA-TP, Apa Manfaatnya bagi SDM Pariwisata?
WIG 2026 Digelar di Solo dan Yogyakarta, Gastronomi Indonesia Dibawa ke Panggung Global
Greater Bay Airlines Buka Rute Hong Kong-Surabaya, Kemenpar Bidik Lonjakan Wisatawan
WITF 2026 Kembali Digelar, Perluas Akses Pariwisata Indonesia ke Pasar Global
Dari Raja Ampat hingga Labuan Bajo, Menpar Tawarkan Peluang Investasi Wisata Bahari di Monako
Kemenpar Bidik Wisatawan Jepang lewat Tourism Expo Japan 2026

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:20 WIB

484 Mahasiswa Timur Tengah Ikuti Tes CAT Daring Seleksi Petugas Haji Arab Saudi 2027

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:10 WIB

Menhaj Minta Dana Haji Rp184 Triliun Dikelola Lebih Produktif, Ini Alasannya

Senin, 12 Oktober 2026 - 09:43 WIB

Situasi Timur Tengah Memanas, Kemenhaj Imbau WNI di Arab Saudi Waspada

Minggu, 11 Oktober 2026 - 21:48 WIB

Jadi Narasumber Manasik Haji, Maigus Nasir Ingatkan Jemaah Jaga Akhlak dan Adab

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:07 WIB

BPIH 2027 Disepakati Rp98,46 Juta, Jemaah Haji Cukup Lunasi Rp23,04 Juta

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:52 WIB

Lindungi Dana Jemaah Umrah, Kemenhaj dan OJK Kaji Rekening Penampungan

Minggu, 4 Oktober 2026 - 21:13 WIB

Kemenhaj dan Kemendagri Padankan Data Jemaah Haji, Nomor Antrean Tetap Aman

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 19:13 WIB

Travel Umrah Diperingatkan Tak Promosikan Haji Khusus Tanpa Izin PIHK

Berita Terbaru