Kemenperin Dorong IKM Drone Tembus Pasar Global Lewat Sertifikasi Internasional

Penulis -

Jumat, 8 Mei 2026 - 13:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kemenperin memfasilitasi sertifikasi standar internasional bagi pelaku IKM drone untuk memperkuat posisi produk nasional di pasar domestik maupun ekspor. (Foto: Kemenperin)

Kemenperin memfasilitasi sertifikasi standar internasional bagi pelaku IKM drone untuk memperkuat posisi produk nasional di pasar domestik maupun ekspor. (Foto: Kemenperin)

Jakarta, Javanusa—Pemerintah terus memperkuat ekosistem industri pesawat nirawak atau drone nasional, khususnya sektor industri kecil dan menengah (IKM).

Melalui Kementerian Perindustrian (Kemenperin), pemerintah menjalankan berbagai program strategis untuk meningkatkan kualitas dan daya saing produk drone buatan dalam negeri di pasar global.

Salah satu langkah yang ditempuh yakni memfasilitasi sertifikasi standar internasional bagi pelaku IKM drone. Program tersebut diharapkan mampu memperkuat posisi produk nasional di pasar domestik maupun ekspor.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, sektor IKM drone memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Selain jumlah usahanya cukup dominan, sektor tersebut juga menyerap tenaga kerja.

“Ke depan, Kemenperin akan terus memperkuat ekosistem pembinaan IKM drone melalui pendekatan yang holistik, mulai dari perluasan akses pasar, penguatan kapasitas teknologi, hingga pemberian perlindungan dan fasilitas afirmatif bagi pelaku usaha,” kata Agus dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (7/5).

Ia menegaskan, pemerintah berkomitmen menjadi mitra strategis dalam pengembangan industri drone nasional agar mampu bersaing di tingkat internasional. Karena itu, Kemenperin terus mendorong fasilitasi sertifikasi, baik dari sisi produk maupun operasional usaha.

“Industri drone merupakan sektor masa depan. Kemenperin hadir untuk memastikan pelaku IKM drone dapat tumbuh dan berdaya saing tinggi di pasar internasional,” ujarnya.

Serap Ratusan Tenaga Kerja

Selama tiga tahun terakhir, Kemenperin melalui Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) menjalankan berbagai program pembinaan secara terstruktur.

Berdasarkan data Sistem Informasi Industri Nasional (SIINas), terdapat 15 unit usaha kecil dan dua unit usaha menengah di sektor drone. Seluruh usaha tersebut menyerap 218 tenaga kerja.

Sementara itu, ekosistem industri drone nasional secara keseluruhan mencakup 29 unit usaha dengan total 853 tenaga kerja. Nilai investasinya mencapai Rp7,17 miliar.

Baca Juga :  Kualitas Kopi Nasional, Kemenperin Gelar Sertifikasi Penyangraian

Agus menilai, peran IKM dalam rantai industri drone tidak sekadar pelengkap. Menurutnya, pelaku IKM juga menjadi inkubator inovasi teknologi yang berbasis kebutuhan lokal.

Sertifikasi ISO Diperkuat hingga 2026

Direktur Jenderal IKMA Reni Yanita menjelaskan, pembinaan IKM drone terus diperkuat melalui program fasilitasi sertifikasi ISO 9001:2015 hingga Oktober 2026.

“Kami telah melakukan seleksi terhadap IKM drone yang akan difasilitasi, mulai dari pembekalan materi, pendampingan penyusunan dokumen, audit internal, hingga pendampingan audit eksternal sampai memperoleh sertifikat ISO,” jelasnya.

Menurut Reni, sertifikasi tersebut penting untuk memastikan standar kualitas produksi sesuai kebutuhan pasar global. Selain itu, sertifikasi juga meningkatkan kepercayaan diri pelaku usaha untuk menembus pasar ekspor.

Buka Peluang Ekspor Baru

Kemenperin juga terus membuka peluang kerja sama internasional bagi pelaku IKM drone nasional. Salah satunya melalui partisipasi dalam ajang BRICS – Science and Innovation Incubation Park di Xiamen.

Forum tersebut membuka peluang ekspor ke negara anggota BRICS, termasuk Afrika Selatan.

“Melalui forum tersebut, kami mulai memetakan koridor ekspor baru yang potensial bagi produk drone nasional,” tambah Reni.

Pembinaan Berjalan Sejak 2023

Direktur IKM Logam, Mesin, Elektronika, dan Alat Angkut Dini Hanggandari mengatakan, pembinaan IKM drone telah berlangsung sejak 2023.

Program tersebut meliputi Startup for Industry (SFI), fasilitasi sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), hingga partisipasi dalam pameran nasional dan internasional.

“Upaya ini bertujuan memperkuat posisi IKM drone sebagai bagian dari agenda prioritas nasional dalam pengembangan industri berbasis teknologi tinggi,” katanya.

Selain menjalankan pembinaan, Kemenperin juga mengidentifikasi tantangan industri melalui kunjungan langsung ke pelaku usaha di Daerah Istimewa Yogyakarta. Langkah itu dilakukan untuk merumuskan kebijakan yang lebih tepat sasaran bagi pengembangan ekosistem IKM drone nasional.

Baca Juga :  Pengurus IISIA 2026–2030 Dikukuhkan, Kemenperin Targetkan Penguatan Industri Baja Nasional

“Kami ingin memastikan kebijakan yang diambil benar-benar menjawab kebutuhan industri di lapangan,” tutup Dini.

Melalui berbagai program pembinaan tersebut, Kemenperin optimistis IKM drone Indonesia mampu berkembang menjadi pemain strategis di pasar global serta memperkuat struktur industri nasional berbasis teknologi tinggi. (*/red)

Berita Terkait

Empat Pasar di Pariaman Dapat Tambahan Anggaran Rehabilitasi Rp4,1 Miliar
Gebyar Pajak 2026, Mahyeldi Dorong Warga Sumbar Makin Taat Bayar Pajak
Rp115 Miliar Disiapkan untuk Pulihkan 38.000 UMKM Terdampak Bencana di Sumbar
SPKLU Center Pertama di Sumbar Diresmikan, Langkah Baru Menuju Green Province  
FIFA ASEAN CUP 2026 Jadi Berkah UMKM, Sehari Bisa Raup Omzet hingga Rp 1 Juta Sehari
Pertamina Cek Kualitas Pertalite di Padang, Sampel Diuji hingga Laboratorium Lemigas
Resmikan Al Harris Umrah, Fadly Amran Dorong Penguatan Ekonomi Haji dan Umrah
Pertalite Diduga Tercampur Material Asing, Pertamina Periksa 6 SPBU di Padang dan Agam

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:43 WIB

BMKG Maritim Teluk Bayur Peringatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Sumbar 9–12 Oktober

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:23 WIB

Pemko Padang Perkuat Smart Surau, 400 Guru TQA/MDTW Ikuti Pembekalan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:44 WIB

Padang Mulai Uji Teknologi AI untuk Petakan Kerusakan Infrastruktur Pascabencana

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:18 WIB

Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Penumpang KA Lembah Anai Terlibat Perselisihan, KAI Ingatkan Etika di Kereta

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Kafilah Bungus Teluk Kabung Siap Hadapi MTQN ke-42 Kota Padang, Persiapan Capai 85 Persen

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:17 WIB

Padang Utara Siapkan 72 Kafilah, Targetkan Juara Umum MTQN ke-42 Kota Padang

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:11 WIB

KAI Divre II Sumbar Tutup 30 Perlintasan Liar, Keselamatan di Jalur Kereta Diperketat

Berita Terbaru