Kemenperin Genjot Daya Saing IKM Kerajinan Lewat Diversifikasi Produk, Ekspor Tembus USD 806 Juta

Penulis -

Minggu, 3 Mei 2026 - 23:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kemenperin genjot daya saing IKM kerajinan lewat diversifikasi produk. (Foto: Kemenperin)

Kemenperin genjot daya saing IKM kerajinan lewat diversifikasi produk. (Foto: Kemenperin)

Jakarta, Javanusa—Sektor industri kerajinan terus memberi kontribusi positif terhadap perekonomian nasional.  Sektor ini menghasilkan devisa dan menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar.

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) melalui Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (Ditjen IKMA) mempercepat peningkatan daya saing pelaku industri kerajinan di daerah.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyatakan konsumen kini menyukai produk yang spesifik, unik, dan tetap fungsional.

Produk juga harus memiliki nilai tambah yang membedakannya dari produk lain. Karena itu, pelaku industri perlu menerapkan diversifikasi produk agar lebih kompetitif.

Ia menjelaskan diversifikasi produk menjadi kunci penting untuk meningkatkan daya saing. Pelaku industri dapat menghadirkan inovasi yang sesuai dengan kebutuhan dan selera pasar. Strategi ini membantu produk kerajinan Indonesia bersaing di pasar global.

Menurutnya, perubahan pasar menuntut pelaku industri untuk cepat beradaptasi dan berinovasi. Diversifikasi produk memungkinkan industri kecil dan menengah menjangkau pasar yang lebih luas. Langkah ini juga membuka peluang pada berbagai segmen konsumen.

“Diversifikasi produk adalah penambahan ragam produk secara horizontal dengan bahan baku dan proses produksi yang hampir sama,” ujarnya.

Strategi ini memperluas target pasar tanpa membangun lini produksi baru.

Ekspor Kerajinan Tumbuh Signifikan

Pusat Data dan Informasi Kemenperin mencatat ekspor industri kerajinan mencapai USD 806,63 juta pada 2025. Nilai ini tumbuh 15,46 persen dibandingkan 2024 sebesar USD 698,62 juta.

Tren positif berlanjut pada Januari 2026 dengan nilai ekspor USD 52,38 juta. Angka tersebut meningkat 19,49 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

“Potensi industri kerajinan masih dapat dioptimalkan. Pelaku IKM perlu terus berinovasi agar mampu bersaing di pasar global,” kata Reni.

Pendampingan IKM dan Pemanfaatan Teknologi

Ditjen IKMA menggelar Pendampingan Teknis Diversifikasi Produk IKM Kerajinan di Kabupaten Cirebon pada 14–17 April 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Road to HUT Dekranas 2026. Cirebon dipilih karena memiliki produk kerajinan khas yang beragam dan berkualitas.

Baca Juga :  Produk Farmasi dan Kosmetik Indonesia Sukses Tembus Ekspor ke Puluhan Negara

Reni menilai pelaku IKM di Cirebon masih membutuhkan pendampingan untuk berani melakukan diversifikasi produk. Pelaku juga dapat memanfaatkan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) untuk membaca tren pasar. Teknologi ini membantu menciptakan ide kreatif baru.

Pelaku IKM perlu memperkuat strategi pemasaran melalui platform digital. Langkah ini membuat produk mampu bersaing di pasar domestik dan menjangkau pasar internasional.

Program Penguatan dan Dukungan Daerah

Ditjen IKMA rutin menjalankan program peningkatan daya saing IKM kerajinan. Program tersebut meliputi bimbingan teknis, pendampingan, fasilitasi pameran, hingga layanan kemasan.

Selain itu, pemerintah juga memberi fasilitasi Kekayaan Intelektual, mesin, sertifikasi produk, dan program e-smart IKM.

Kemenperin juga berkolaborasi dengan pemerintah daerah untuk mengembangkan sentra IKM di berbagai wilayah Indonesia.

Direktur IKM Kimia, Sandang, dan Kerajinan Budi Setiawan berharap Pemerintah Kabupaten Cirebon meningkatkan fasilitasi bagi perajin. Upaya ini sejalan dengan Perda Kabupaten Cirebon Nomor 1 Tahun 2026 tentang Rencana Pembangunan Industri 2025–2045.

Peraturan tersebut mencakup tiga pilar industri unggulan. Pilar itu meliputi industri makanan dan minuman berbasis pertanian dan hasil laut, industri kerajinan rotan, kayu, dan bambu, serta industri pakaian jadi dan batik.

Dekranasda Dorong IKM Tembus Pasar Ekspor

Dekranasda Kabupaten Cirebon aktif membina IKM melalui program Akademia Creative Cirebon (ACC). Program ini memberikan pelatihan intensif selama enam bulan. Materinya mencakup desain produk, bahan baku, efisiensi produksi, manajemen keuangan, dan legalitas produk.

Program ini juga membantu perluasan jaringan pemasaran melalui pameran dan platform digital.

“Salah satu IKM kerajinan kulit binaan ACC berhasil memasarkan produk hingga ke Rusia. Ini membuktikan pendampingan berkelanjutan membuka akses ekspor,” ujar Budi. (*/red)

Berita Terkait

Fadly Amran Lantik Indra Noferi sebagai Dewas Perumda PSM Padang
Tekan Inflasi dan Lonjakan Harga Cabai, Pemko Padang Gelar Gerakan Pangan Murah di Batang Arau
Fadly Amran Sambut Investasi Green SM Rp500 Miliar, Taksi Listrik Segera Hadir di Padang
Maigus Nasir Resmikan Kampung Budi Daya Ikan Air Tawar di Kelurahan Pisang, 53 Keluarga Terima Bantuan
Progres Flyover Sitinjau Lauik I Capai 35,275 Persen, Jembatan 1 Rampung
Pemerintah Siapkan Storage di Dalam Negeri, Impor Crude Tak Lagi Mampir ke Negara Lain
Pemko Padang Lengkapi Fasilitas Basement Blok II dan III Pasar Raya, Pedagang Diminta Mulai Berjualan
Tekan Gejolak Harga Pangan, Pemerintah Gelar GPM Serentak di 38 Provinsi

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:28 WIB

BGN Wajibkan 21.527 SPPG Perbarui SPK, Perketat Pengawasan Program MBG

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:57 WIB

Promotor Pastikan Visa Andrea Bocelli Terbit, Berbeda dengan Pernyataan Dirjen Imigrasi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 23:07 WIB

Pemerintah Jamin Serapan Jagung Petani, Bulog Siap Beli Hasil Panen

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:50 WIB

Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub Batch 3 hingga 30 Oktober 2026, Ini Jadwal Seleksinya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:41 WIB

Kemnaker Buka Pendaftaran MagangHub Batch 3, Cek Jadwalnya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:02 WIB

Polri dan Kemkomdigi Perkuat Kerja Sama Berantas Kejahatan Siber

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:17 WIB

Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:23 WIB

Polri Kerahkan 200 Personel Brimob dan 10 Bareskrim Tangani Karhutla di Kalimantan

Berita Terbaru