Kemenperin Perluas Layanan Sertifikasi Halal, LPH BSPJI Ambon Resmi Beroperasi

Penulis -

Senin, 4 Mei 2026 - 15:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita. (Foto: Kemenperin)

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita. (Foto: Kemenperin)

Ambon, Javanusa—Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memperkuat ekosistem industri halal nasional dengan meningkatkan akses layanan sertifikasi halal di berbagai daerah.

Salah satu langkah strategis tersebut diwujudkan melalui kehadiran Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) Balai Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri (BSPJI) Ambon.

LPH BSPJI Ambon siap memberikan layanan pemeriksaan halal secara profesional, kredibel, dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Kehadiran lembaga ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memperluas jangkauan layanan halal, khususnya bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Selain itu, layanan ini membantu pelaku usaha memenuhi kewajiban sertifikasi halal sekaligus meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk mereka.

Potensi Besar Ekonomi Syariah Indonesia

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyampaikan bahwa ekonomi syariah Indonesia menunjukkan tren pertumbuhan yang positif. Ia menilai sektor ini memiliki potensi besar untuk menjadikan Indonesia sebagai pusat ekonomi syariah global.

Potensi tersebut didukung oleh pertumbuhan aset dan pembiayaan syariah, percepatan digitalisasi, serta sinergi antar sektor yang semakin kuat.

“Indonesia merupakan negara dengan penduduk Muslim terbesar di dunia, yang merepresentasikan pasar sangat besar. Selain itu, Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 mewajibkan seluruh produk yang beredar di wilayah Indonesia memiliki sertifikat halal,” kata Agus dalam keterangannya di Jakarta, Senin (4/5).

Penguatan Regulasi dan Infrastruktur Halal

Pemerintah juga telah menerbitkan Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 40 Tahun 2025 tentang peta jalan pengembangan industri halal 2025–2029. Regulasi ini memuat enam program utama untuk memperkuat ekosistem industri halal nasional.

Program tersebut mencakup penguatan regulasi teknis, pembangunan infrastruktur penunjang seperti LPH, pengembangan sumber daya manusia, serta fasilitasi bagi industri kecil di daerah.

Kepala Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri (BSKJI), Emmy Suryandari, menegaskan bahwa penguatan industri halal harus dilakukan secara sistematis. Ia menilai langkah ini penting untuk menjadikan industri halal sebagai pilar industrialisasi nasional sekaligus meningkatkan daya saing industri Indonesia.

Baca Juga :  Menperin Kumpulkan Industri Plastik Hulu-Hilir, Pastikan Stabilitas Pasokan Nasional

“Fokus penguatan dilakukan dari hulu hingga hilir, termasuk peningkatan kapasitas pelaku usaha dan infrastruktur pendukungnya,” ujarnya.

Dorong Akses UMKM ke Pasar Global

Emmy menambahkan, kehadiran LPH BSPJI Ambon membuka akses sertifikasi halal yang lebih luas di daerah. Dengan demikian, pelaku industri, khususnya UMKM, dapat menjangkau pasar domestik dan global.

Melalui layanan ini, pelaku usaha dapat memperoleh pemeriksaan halal yang mencakup verifikasi bahan baku, proses produksi, fasilitas, hingga sistem jaminan produk halal. Selain itu, auditor halal yang kompeten dan tersertifikasi siap memberikan pendampingan.

Layanan Efisien dan Terjangkau

Kepala BSPJI Ambon, Mamang, menyatakan bahwa LPH BSPJI Ambon telah berstatus sebagai LPH Utama. Lembaga ini siap memberikan layanan sertifikasi halal yang komprehensif dan terpercaya.

Menurutnya, kehadiran layanan di daerah membuat pelaku usaha tidak perlu lagi mengakses layanan di luar wilayah. Kondisi ini meningkatkan efisiensi dari sisi waktu dan biaya.

“Dengan tersedianya layanan halal di daerah, pelaku usaha lebih mudah mengurus sertifikasi halal secara cepat dan efisien,” ungkapnya.

Kemenperin mengajak seluruh pelaku usaha, baik skala besar maupun UMKM, untuk memanfaatkan layanan LPH BSPJI Ambon. Langkah ini strategis untuk meningkatkan daya saing produk, memperluas pasar, serta menjamin keamanan dan kehalalan produk bagi konsumen. (*/red)

Berita Terkait

Maigus Nasir Resmikan Kampung Budi Daya Ikan Air Tawar di Kelurahan Pisang, 53 Keluarga Terima Bantuan
Progres Flyover Sitinjau Lauik I Capai 35,275 Persen, Jembatan 1 Rampung
Pemerintah Siapkan Storage di Dalam Negeri, Impor Crude Tak Lagi Mampir ke Negara Lain
Pemko Padang Lengkapi Fasilitas Basement Blok II dan III Pasar Raya, Pedagang Diminta Mulai Berjualan
Tekan Gejolak Harga Pangan, Pemerintah Gelar GPM Serentak di 38 Provinsi
Gerakan Pangan Murah Payakumbuh, Cabai Merah Dijual Rp50 Ribu per Kg
Pemko Padang dan UPTD PPD Padang Perkuat Sinergi, Optimalkan PAD Lewat Inovasi Layanan Pajak Kendaraan
Gandeng BRI, Pemko Padang Pacu PAD Lewat Digitalisasi Retribusi dan Pajak Daerah

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:55 WIB

Pencuri Komponen Pendeteksi Banjir di Padang Ditangkap, 2 Kabur

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:07 WIB

Polda Sumbar Ungkap Dugaan Judi Togel Online di Padang, Uang Rp4,15 Juta Disita

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:13 WIB

Modus Penimbunan BBM Subsidi di Sumbar, Pelaku Gunakan Kantong Plastik dan Kotak Ikan

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:03 WIB

Polda Sumbar Ungkap 24 Kasus Penyalahgunaan BBM Subsidi, 25 Tersangka Diamankan

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:30 WIB

BPBD Padang Evakuasi Pohon Karet Tumbang di Kalumbuk, Jalan Kembali Normal

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:21 WIB

Hilang Kendali, Dua Mobil Terperosok ke Sawah di Jalan Solok-Padang

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:53 WIB

Rumah Wartawan Harian Singgalang Dibobol Maling, Laptop, HP dan Tiga Hardisk Raib

Minggu, 25 Oktober 2026 - 08:30 WIB

Polda Sumbar Razia Tempat Hiburan Malam di Padang, Dua Pengunjung Positif Metamfetamin

Berita Terbaru

Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kemnaker, Darmawansyah. (Foto: Kemnaker)

Nasional

Kemnaker Buka Pendaftaran MagangHub Batch 3, Cek Jadwalnya

Rabu, 28 Okt 2026 - 20:41 WIB