Kemenpora Buka Pendaftaran Program Kepemudaan China-ASEAN 2026, Delegasi Terpilih Berangkat Gratis ke Tiongkok

Penulis -

Jumat, 31 Juli 2026 - 22:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi pendaftaran Program Kepemudaan China-ASEAN 2026. (Foto: AI Generate)

Ilustrasi pendaftaran Program Kepemudaan China-ASEAN 2026. (Foto: AI Generate)

Jakarta, Javanusa—Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) membuka pendaftaran calon delegasi Indonesia untuk mengikuti 2026 China-ASEAN Youth Campus and “Bridge the Future” China-ASEAN Young Leaders Capacity Building Program.

Peserta yang lolos seleksi akan memperoleh kesempatan mengikuti kegiatan di Tiongkok dengan seluruh biaya perjalanan ditanggung penyelenggara.

Program ini menjadi wadah pengembangan kapasitas pemuda melalui kolaborasi antara negara-negara ASEAN dan Tiongkok.

Peserta akan bertemu pemimpin muda, mentor, organisasi kepemudaan, serta pelaku inovasi untuk memperluas jejaring sekaligus meningkatkan kemampuan kepemimpinan.

Delegasi terpilih dijadwalkan mengikuti rangkaian kegiatan di Guangxi dan Hainan, Republik Rakyat Tiongkok, pada 17–24 September 2026.

Seluruh kebutuhan peserta, mulai dari tiket pesawat internasional, transportasi lokal, akomodasi, hingga konsumsi selama kegiatan, akan ditanggung sepenuhnya oleh The All China Youth Federation.

Persyaratan Peserta Program China-ASEAN 2026

Kemenpora menetapkan sejumlah syarat bagi calon peserta. Pendaftar harus merupakan Warga Negara Indonesia berusia 16–30 tahun pada September 2026 serta memiliki kemampuan berbahasa Inggris.

Selain itu, peserta wajib mengunggah curriculum vitae (CV) dan esai sesuai format yang telah ditentukan. Pengalaman kepemimpinan dan kemampuan komunikasi juga menjadi salah satu aspek penilaian.

Calon delegasi harus bersedia mengikuti seluruh tahapan seleksi hingga pelaksanaan program pada September 2026. Peserta juga belum pernah mengikuti program kepemudaan internasional yang diselenggarakan atau difasilitasi oleh Kemenpora.

Kemampuan bahasa Inggris wajib dibuktikan melalui sertifikat yang masih berlaku dengan skor minimal TOEFL ITP 500, TOEFL iBT 61, atau IELTS 6,0.

Bidang Prioritas dan Ketentuan Khusus

Program ini menyasar pemuda yang memiliki atau mengelola program maupun usaha dengan model bisnis atau keberlanjutan yang terukur. Bidang yang menjadi prioritas meliputi Green Production and Low Carbon Technologies, Artificial Intelligence, Culture and Tourism Integration, serta Media Innovation.

Baca Juga :  Menpora Erick Thohir Apresiasi Kerja Sama FIBA dan MILO, Dorong Penguatan Basket Hingga Grassroot

Untuk bidang Green Production and Low Carbon Technologies maupun Artificial Intelligence, usaha yang dikelola harus memiliki pendapatan tahunan minimal USD300.000.

Sementara itu, bidang Culture and Tourism Integration mensyaratkan layanan kepada sedikitnya 100.000 klien atau pengguna setiap tahun. Adapun bidang Media Innovation harus mengelola platform dengan sedikitnya 500.000 pengikut.

Di samping memenuhi persyaratan tersebut, peserta juga harus mampu menunjukkan dampak sosial dari program yang dijalankan serta memiliki potensi mengembangkan kerja sama internasional.

Pendaftaran Ditutup 5 Agustus 2026

Kemenpora akan menominasikan 12 pemuda terbaik untuk mengikuti proses seleksi bersama The All China Youth Federation.

Pendaftaran dibuka hingga 5 Agustus 2026. Calon peserta dapat mendaftarkan diri melalui tautan https://bit.ly/2026China-ASEANYouthCampus. (*)

Berita Terkait

BGN Wajibkan 21.527 SPPG Perbarui SPK, Perketat Pengawasan Program MBG
Promotor Pastikan Visa Andrea Bocelli Terbit, Berbeda dengan Pernyataan Dirjen Imigrasi
BGN Catat Efisiensi Rp44 Triliun, Program MBG Masuki Transformasi 2.0
Pemerintah Jamin Serapan Jagung Petani, Bulog Siap Beli Hasil Panen
Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub Batch 3 hingga 30 Oktober 2026, Ini Jadwal Seleksinya
Kemnaker Buka Pendaftaran MagangHub Batch 3, Cek Jadwalnya
Polri dan Kemkomdigi Perkuat Kerja Sama Berantas Kejahatan Siber
Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:31 WIB

Erick Yusuf: Film Buya Hamka Jadi Tuntunan di Tengah Krisis Keteladanan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Visa Andrea Bocelli Belum Terbit, Imigrasi Tunggu Keputusan Kabaintelkam Polri

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:44 WIB

Sinopsis Film Laut Bercerita dan The Doll Ghawiah, Dua Film Lokal Terbaru Tayang Hari Ini!

Rabu, 28 Oktober 2026 - 22:12 WIB

Bunga Nafisa dan Deandra Nadira Rilis Single Dar Der Dor Ser, Usung Musik Endikup

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:13 WIB

Lewat Merayu Waktu, Eltasya Angkat Kisah Sulit Melepaskan Masa Lalu

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:24 WIB

Gandeng LDR Team, Lindee Cremona Rilis Single Dewasaku Membanggakanmu

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:11 WIB

Ruth Garcia Rilis Lagu Salahkah, Ungkap Pergulatan Batin Usai Dikhianati

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:05 WIB

AI Mampu Bikin Film, Nezar Patria Soroti Tantangan Baru Sensor Film

Berita Terbaru