Kementerian PKP Pastikan Penyaluran BSPS Bebas Pungli

Penulis -

Kamis, 6 November 2025 - 13:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peninjauan lokasi pembangunan BSPS di Kelurahan Patemon, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang, Jawa Tengah, Rabu (5/11/2025). (Foto: Kementerian PKP)

Peninjauan lokasi pembangunan BSPS di Kelurahan Patemon, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang, Jawa Tengah, Rabu (5/11/2025). (Foto: Kementerian PKP)

Semarang, Javanusa—Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) memastikan penyaluran Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) untuk masyarakat berpenghasilan rendah berjalan transparan dan bebas pungutan liar (pungli).

Program BSPS memberikan bantuan senilai Rp20 juta per unit rumah untuk merenovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) agar menjadi tempat tinggal yang lebih sehat, aman, dan layak huni.

Sekretaris Jenderal Kementerian PKP Didyk Choiroel menegaskan bahwa kementerian berkomitmen mengawal program ini agar bantuan benar-benar diterima utuh oleh masyarakat.

“Kami ingin memastikan program BSPS bebas dari pungutan liar. Jangan sampai masyarakat kurang mampu yang seharusnya terbantu justru dirugikan. Bila ada temuan pungli di lapangan, segera laporkan,” tegas Didyk saat meninjau lokasi pembangunan BSPS di Kelurahan Patemon, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang, Jawa Tengah, Rabu (5/11/2025).

Dalam peninjauan tersebut, turut hadir Direktur Jenderal Perumahan Perkotaan Sri Haryati, Staf Ahli Menteri, Staf Khusus Menteri, serta perwakilan Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman (BP3KP) Jawa III dan Satuan Kerja Penyediaan Perumahan Provinsi Jawa Tengah.

Mereka berdialog dengan penerima bantuan, meninjau proses pembangunan, dan menampung keluhan yang muncul di lapangan.

Didyk menambahkan, program BSPS merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam mengurangi jumlah RTLH di Indonesia.

“Kami ingin manfaat program ini benar-benar dirasakan masyarakat secara langsung,” ujarnya.

Pembangunan Rumah Warga Sudah Berlangsung

Berdasarkan hasil pantauan di lapangan, sejumlah rumah penerima BSPS di Kelurahan Patemon kini tengah dibangun ulang.

Rumah yang sebelumnya berdinding kayu dan beratap genteng lapuk, kini sudah berdiri pondasi baru dengan dinding hebel. Material bangunan seperti semen, pasir, dan spandek pasir untuk atap juga telah tersedia di lokasi.

Baca Juga :  Pemprov Sumbar Bertekad Raih Indeks SAKIP Predikat A

Menurut data BP3KP Jawa III, total penerima BSPS di Kota Semarang mencapai 700 unit rumah yang tersebar di 13 kecamatan dan 30 kelurahan. Di Kelurahan Patemon sendiri, terdapat 40 penerima bantuan, masing-masing menerima dana Rp 20 juta yang disalurkan melalui Bank BRI.

Dorong Ekonomi Lokal dan Pemberdayaan Pekerja Bangunan

Direktur Jenderal Perumahan Perkotaan Sri Haryati menjelaskan, penyaluran BSPS tidak hanya membantu perbaikan rumah, tetapi juga memberi dampak ekonomi di tingkat lokal.

“Program ini turut membuka lapangan kerja bagi tukang dan pekerja bangunan. Selain itu, bahan material juga dibeli dari toko bangunan di sekitar wilayah penerima bantuan, yang dipilih secara terbuka melalui mekanisme Pemilihan Toko Terbuka (PTT),” jelasnya.

Ia menegaskan, kualitas material bangunan harus memenuhi standar, dan proses pendampingan dilakukan oleh Tenaga Fasilitator Lapangan (TFL) agar pembangunan sesuai ketentuan teknis.

“Kami yakin dengan pemberdayaan masyarakat dan pendampingan yang baik, pelaksanaan BSPS di Kota Semarang bisa berjalan lancar dan memberi manfaat luas,” tambahnya.

Masyarakat Rasakan Langsung Manfaat Program

Sutrimo, salah satu penerima bantuan di Patemon, mengaku bersyukur atas bantuan BSPS. Melalui program ini, rumah orang tuanya yang tidak layak huni kini sedang dibangun dengan dana bantuan sebesar Rp 20 juta dan dana swadaya keluarga sebesar Rp 7 juta.

“Kami sangat berterima kasih. Program BSPS ini benar-benar membantu. Semoga rumah orangtua bisa selesai sebelum akhir Desember,” ujar anaknya, M. Sokeh.

Ungkapan serupa datang dari Siti Mutmainah, seorang buruh bangunan penerima bantuan BSPS. Ia mengaku terharu karena kini rumahnya yang dulu bocor dan berlantaikan tanah mulai diperbaiki.

“Saya nggak menyangka bisa dapat bantuan ini. Terima kasih Pak Prabowo, programnya sangat bermanfaat untuk masyarakat kecil,” tuturnya haru. (*/red)

Baca Juga :  Satpol PP Sita Belasan Botol Miras Berbagai Merek

Berita Terkait

BGN Catat Efisiensi Rp44 Triliun, Program MBG Masuki Transformasi 2.0
Pemerintah Jamin Serapan Jagung Petani, Bulog Siap Beli Hasil Panen
Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub Batch 3 hingga 30 Oktober 2026, Ini Jadwal Seleksinya
Kemnaker Buka Pendaftaran MagangHub Batch 3, Cek Jadwalnya
Polri dan Kemkomdigi Perkuat Kerja Sama Berantas Kejahatan Siber
Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak
Polri Kerahkan 200 Personel Brimob dan 10 Bareskrim Tangani Karhutla di Kalimantan
Hadapi Kekeringan dan Karhutla, Kemenag Ajak Umat Islam Salat Istisqa

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Stadion Haji Agus Salim Padang Punya Kapasitas 12.067 Penonton, Ini Fasilitasnya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:42 WIB

Genoa Bungkam Juventus 2-0, Bianconeri Tertahan di Peringkat 8

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Hasil Carabao Cup: Manchester City Singkirkan Brighton Lewat Adu Penalti 4-3

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:20 WIB

Tanpa Harry Kane, Bayern Munich Bantai Magdeburg 6-1 di DFB Pokal

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:10 WIB

Liverpool Singkirkan Chelsea Lewat Adu Penalti, Lolos ke Perempat Final Carabao Cup

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:04 WIB

Fortuna Sittard Singkirkan Sparta Rotterdam, Justin Hubner Cs Lolos ke Babak Kedua Piala KNVB

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:55 WIB

AC Milan Dibantai Bologna 2-4 di San Siro, Samuel Mbangula Cetak Hattrick

Berita Terbaru

Sumsel United siap menghadapi Semen Padang di Pegadaian Championship 2026/2027. (Foto: ileague.id)

Liga 2

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Okt 2026 - 18:26 WIB