Padang, Javanusa—Keceriaan terpancar dari wajah 500 anak yatim, dhuafa, tahfiz Al Quran dan disabilitas saat mereka mengikuti program “Babayo” atau Balanjo Baju Rayo di Plaza Andalas, Sabtu (6/4).
Acara ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Padang Hendri Septa. Ia mengapresiasi program ini karena membantu meringankan beban orang tua dalam memenuhi kebutuhan lebaran anak-anak.
“Saya sangat bahagia melihat keceriaan anak-anak hari ini. Mereka bisa memilih sendiri baju lebaran yang mereka inginkan,” ungkap Hendri Septa.
Ia juga berterima kasih kepada Plaza Andalas yang telah membuka pintunya bagi anak-anak sebelum jam operasional mall.
Baca Juga: Di Akhir Masa Jabatan, Hendri Septa Persembahkan Opini WTP Ke-11 Kalinya
Direktur Lazis Mitra Ummat Madani, Elfiyon Tanjung, menjelaskan bahwa program Babayo tahun ini diikuti oleh lebih banyak anak dibandingkan tahun sebelumnya.
“Tahun ini, kami mengundang 500 anak, termasuk 72 anak penghafal Al-Quran dari rumah tahfidz yang kami bina,” kata Elfiyon.
Program Babayo merupakan program tahunan Lazis Mitra Ummat Madani untuk membantu anak-anak kurang mampu dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri.
Suasana haru dan bahagia menyelimuti acara Babayo. Anak-anak terlihat antusias memilih baju lebaran yang mereka sukai. Wajah mereka berseri-seri saat mencoba baju dan berfoto bersama teman-teman.
Salah satu peserta, Rini (12 tahun), mengaku senang dengan program ini. “Saya senang sekali bisa datang ke sini. Saya bisa memilih baju lebaran yang saya inginkan,” kata Rini dengan mata berbinar. (*/jn01)






