Kepala BGN Sudaryono Siap Benahi Tata Kelola Program Makan Bergizi Gratis

Penulis -

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BGN, Sudaryono. (Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr)

Kepala BGN, Sudaryono. (Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr)

Jakarta, Javanusa—Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menegaskan komitmennya memperkuat tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui sistem yang lebih transparan, akuntabel, dan berbasis digital.

Sudaryono mengatakan jabatan yang kini diembannya membawa tanggung jawab besar karena Program MBG menjadi salah satu program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

“Saya hari ini sebagaimana tadi sudah dilaksanakan acara pelantikan dan secara resmi telah menjadi Kepala Badan Gizi Nasional yang per hari ini kemudian saya telah aktif. Tentu saja ini adalah amanah besar bagi saya. Ini satu amanah besar karena memang program Makan Bergizi Gratis ini adalah program besar, grande, dan satu di antara program prioritas pemerintahan,” ujarnya.

Ia menilai keberhasilan program tersebut sangat bergantung pada pengelolaan lembaga yang profesional dan mampu menjaga kepercayaan publik.

Fokus Benahi Tata Kelola BGN

Sebagai langkah awal, Sudaryono memastikan pembenahan tata kelola BGN menjadi prioritas utama. Ia ingin seluruh proses kerja berlangsung lebih terbuka, terdokumentasi, dan memanfaatkan sistem digital.

Menurutnya, berbagai persoalan yang pernah muncul menjadi bahan evaluasi agar pengawasan semakin kuat dan setiap proses dapat dipertanggungjawabkan.

“Saya sebagai kepala akan bekerja keras untuk memperbaiki yang memang harus kita perbaiki. Yang tidak transparan harus kita buat transparan. Mungkin barangkali kalau ada yang masih manual bagaimana caranya supaya tidak manual atau bisa secara digital ada record-nya,” kata Sudaryono.

Anggaran Harus Kembali untuk Kepentingan Rakyat

Selain membenahi sistem, Sudaryono menegaskan bahwa seluruh anggaran Program Makan Bergizi Gratis wajib digunakan sesuai tujuan program. Ia mengingatkan bahwa dana yang dikelola berasal dari masyarakat sehingga harus memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

Baca Juga :  Wawako Ekos Albar Apresiasi Upaya Pencegahan Stunting di Lubuk Kilangan

Program tersebut, lanjutnya, ditujukan untuk memenuhi kebutuhan gizi anak-anak, ibu hamil, ibu menyusui, dan lanjut usia.

“Yang sembunyi-sembunyi tidak boleh lagi terjadi dan segalanya harus terang-benderang. Ini adalah anggaran besar yang bersumber dari rakyat dan harus diperuntukkan untuk rakyat. Jadi ini adalah program dari rakyat untuk rakyat. Tentu saja setiap tetes rupiah yang dikeluarkan harus betul-betul sesuai dengan tujuan program,” tegasnya.

Program MBG Dinilai Dorong Ekonomi Daerah

Sudaryono menjelaskan Program Makan Bergizi Gratis tidak hanya berorientasi pada peningkatan kualitas gizi masyarakat. Program ini juga diyakini mampu menggerakkan perekonomian di berbagai daerah.

Kebutuhan bahan pangan dalam pelaksanaan MBG, menurutnya, akan meningkatkan permintaan terhadap hasil produksi petani, peternak, dan nelayan. Kondisi tersebut diharapkan memberikan dampak ekonomi yang lebih luas.

Terapkan Zero Tolerance terhadap Korupsi

Di sisi lain, Sudaryono menekankan bahwa setiap keputusan di lingkungan BGN harus ditempuh melalui mekanisme resmi, terbuka, dan dapat diawasi publik. Ia menolak penyelesaian persoalan melalui pendekatan informal atau hubungan personal.

“Saya ingin penyelesaian masalah, saya ingin penyelesaian persoalan, follow-up, dan lain-lain dilaksanakan sesuai mekanisme sistem. Jadi kita bukan lagi trust in person, kemudian kita bicara di ruang-ruang yang remang-remang yang gelap, di private-private room di restoran, tapi segala sesuatu harus dibahas di ruang-ruang yang terang, dan transparan, dan dilihat orang,” ujarnya.

Menutup keterangannya, Sudaryono mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama mengawal pelaksanaan Program MBG. Ia juga menegaskan komitmennya menerapkan kebijakan tanpa toleransi terhadap praktik korupsi maupun berbagai bentuk penyimpangan.

“Doakan kami semua untuk bisa amanah, dan menjalankan program ini dengan sebaik-baiknya, zero tolerance untuk praktik-praktik korupsi, dan hengki-pengki, dan copet-copetan, sebagaimana barangkali ini yang paling dibenci oleh seluruh rakyat Indonesia,” tutupnya. (*)

Baca Juga :  Kemenpora Buka Pendaftaran Program Kepemudaan China-ASEAN 2026, Delegasi Terpilih Berangkat Gratis ke Tiongkok

Berita Terkait

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hujan Lebat di Pasaman Barat dan Pesisir Selatan Hari Ini
Kepala BGN Sudaryono: Insentif MBG Kini Lebih Adil, Proporsional dan Efisien
Uji Coba MBG Sistem Prasmanan, BGN Ingin Makanan Lebih Hangat dan Segar di Sekolah
MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah SLTA, tapi Tak Batalkan sebagai Wapres
Pemerintah Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah dan Madrasah hingga 2029, Kemenag Siap Bersinergi
Kemenag Buka Bantuan S2 dan S3 hingga Rp25 Juta, Cek Syarat dan Jadwalnya
Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026 Dorong Peternak Perkuat Genetik dan Produktivitas
Mentan Amran Sambut Wamentan Saleh Mustafa: Speed Kerja Pertanian Harus Meningkat

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:29 WIB

Setelah 18 Tahun, Ifan Resmi Mundur dari GOVINDA

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:36 WIB

Patras Jalani Tur Jepang Perdana, Bawa Cha-Cha Boo! ke Empat Panggung

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:16 WIB

Tak Harus Menang untuk Bahagia, Lafa Pratomo dan Ari Lesmana Hadirkan Juara Dua

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Sinopsis Film Uniform: Cinta di Balik Seragam, Kisah Perwira Muda Bongkar Kematian Kekasih

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:06 WIB

Kaisa dan Nada Swara Gembira Rilis Selamat Ulang Tahun, Lagu Ceria untuk Momen Spesial

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:17 WIB

Lindee Cremona Raih Indomusik Awards 2026 lewat Lagu Kucing – di Tempat Biasa

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:09 WIB

Float Rilis EP Constant Changes, Bawa Semangat Pulih lewat Yang Kembali Pulih

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:05 WIB

Film Laut Bercerita Tayang 29 Oktober 2026, Kisah Mahasiswa Hilang di Tengah Ketegangan Yogyakarta

Berita Terbaru

Ifan resmi mundur dari GOVINDA setelah 18 tahun bersama. (Foto: IG @ade_govinda)

Hiburan

Setelah 18 Tahun, Ifan Resmi Mundur dari GOVINDA

Kamis, 8 Okt 2026 - 15:29 WIB