Padang, Javanusa—Kebakaran hebat melanda pabrik karet PT Teluk Luas di Jalan Bypass, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang.
Peristiwa terjadi pada Minggu (18/5/2025) sekitar pukul 12.22 WIB dan api baru berhasil dipadamkan pada Senin (19/5/2025) dini hari.
Kepala Bidang Operasi dan Sarana Prasarana Damkar Kota Padang, Rinaldi, menyebutkan proses pemadaman berlangsung cukup lama. Api baru benar-benar padam pada pukul 00.46 WIB dini hari.
Baca Juga: Pabrik Karet PT Teluk Luas Terbakar, Api Berkobar Dahsyat
Seorang saksi mata melihat api muncul dari salah satu gudang yang menyimpan material karet. Ia segera melaporkan kejadian tersebut ke Dinas Pemadam Kebakaran Padang.
Akibat insiden ini, dua gudang dengan luas total sekitar 220 meter persegi habis dilalap api. Namun, petugas berhasil menyelamatkan empat gudang lainnya yang berada dalam kompleks tersebut.
Aset yang berhasil diamankan diperkirakan bernilai sekitar Rp10 miliar. Meski demikian, kerugian akibat kebakaran tetap besar. “Kerugian akibat kebakaran ini ditaksir mencapai kurang lebih Rp7 miliar,” ungkap Rinaldi.
Baca Juga: Api Belum Padam, Puskesmas Lubeg Dirikan Posko Kesehatan
Beruntung, dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa maupun luka-luka. Sebanyak 11 kepala keluarga dan sekitar 200 karyawan yang berada di sekitar lokasi juga tidak perlu dievakuasi.
“Kami pastikan semua dalam keadaan aman. Fokus kami adalah menyelamatkan aset dan mencegah api meluas,” ujar Rinaldi.
Dukungan dari 300 Personel Gabungan
Sebanyak 35 unit armada pemadam kebakaran dikerahkan untuk menjinakkan api. Total 300 personel gabungan dilibatkan dalam operasi pemadaman.
Baca Juga: Enam KK Terdampak Kebakaran Pabrik Karet, BPBD Padang Dirikan Dua Tenda Pengungsian
Selain dari Damkar Kota Padang, bantuan juga datang dari berbagai daerah. Di antaranya dari Damkar Pelindo, Damkar Kota Pariaman, Kabupaten Padangpariaman, Padangpanjang, Kota Solok, Bukittinggi, Kota Payakumbuh, Tanahdatar, Kabupaten Solok, Kota Sawahlunto, dan Semen Padang.
Bantuan lintas instansi seperti TNI AL, PMI, PLN, Polri, Satpol PP, BPBD, Basarnas, dan pihak kecamatan juga turut serta dalam penanganan kebakaran ini. Pihak berwenang kini masih menyelidiki penyebab pasti dari kebakaran tersebut. (*/red)






