Bali, Javanusa—Kapal Motor Penumpang (KMP) Tunu Pratama Jaya tenggelam di Selat Bali pada Rabu malam (2/7/2025), sekitar 25 menit setelah meninggalkan Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, menuju Gilimanuk, Bali.
Kapal tersebut mengangkut total 65 orang, terdiri dari 53 penumpang dan 12 kru. Serta juga memuat 22 kendaraan, diantaranya 14 truk tronton.
Insiden tenggelamnya kapal diketahui oleh petugas jaga di kantor syahbandar. Mereka segera melaporkannya kepada Badan SAR Nasional (Basarnas) dan instansi terkait lainnya.
Menanggapi laporan tersebut, Basarnas mengerahkan personel dari Pos SAR Banyuwangi dan Pos SAR Jembrana.
Pencarian dilakukan menggunakan Rigid Inflatable Boat dari Pelabuhan Ketapang. Selain itu, tim dari Kantor SAR Surabaya juga ikut mendukung dengan mengirimkan KN SAR Permadi ke lokasi kejadian.
“Kami telah mengerahkan tim tambahan dan mempersiapkan armada bantuan untuk memperluas operasi SAR,” jelas Kepala Kantor SAR Surabaya, Nanang Sigit, dalam keterangan tertulis pada Kamis pagi (3/7/2025).
Hingga Kamis pagi, tim SAR gabungan masih terus melakukan penyisiran di sekitar perairan tempat kapal dilaporkan tenggelam. Fokus pencarian pada penyelamatan penumpang dan pencocokan data manifest. (*/red)
Sumber: CNN Indonesia






