Kolaborasi Tangani Stunting, Pj Wali Kota Padang Apresiasi YBM BRILiaN dan Pascasarjana Unand

Penulis -

Jumat, 13 September 2024 - 05:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Javanusa—Penjabat (Pj) Wali Kota Padang, Andree Algamar, mengapresiasi program penanganan stunting di Kecamatan Pauh yang diinisiasi oleh Yayasan Baitul Maal BRILiaN (YBM BRILiaN) Padang bekerjasama dengan Pascasarjana Universitas Andalas (Unand).

Program ini diresmikan di Aula Bundo Kanduang BRI Corporate University Campus Padang, Kamis (12/9/2024).

“Kami menyampaikan penghargaan dan apresiasi kepada Bank BRI dan Pascasarjana Unand Program Studi Manajemen Bencana atas kolaborasinya dalam penanganan stunting di Kota Padang,” ujar Algamar dalam sambutannya.

Algamar menekankan Pemko Padang terus mendorong berbagai pihak untuk berkontribusi dalam pencegahan dan penanganan stunting.

Menurutnya, tanggung jawab ini bukan hanya milik pemerintah, tetapi juga keluarga, individu, dan pemangku kepentingan terkait.

“Berkat kolaborasi dan sinergi berbagai pihak, angka prevalensi stunting di Kota Padang terus menurun. Berdasarkan data elektronik pencatatan dan pelaporan gizi berbasis masyarakat (EPPGM), angka stunting pada 2023 sebesar 3,7 persen. Per Agustus 2024, angka ini menurun menjadi 2,58 persen,” jelas Andree.

Ketua YBM BRILiaN Regional Office Padang, Razi Wardana, menjelaskan program ini melibatkan 40 anak dan ibu hamil yang terpapar stunting.

Kegiatannya meliputi edukasi dan pemberian pangan bergizi, serta edukasi tentang pemberian Air Susu Ibu (ASI) Eksklusif.

“Program ini akan berlangsung selama tiga bulan ke depan. Bantuan yang akan diberikan berupa pengadaan pangan dan pendampingan gizi oleh tim pencegahan stunting dari Unand dan Puskesmas Pauh,” tambah Wardana.

Sementara itu, Wakil Direktur Pascasarjana Unand, Dr. Rusfidra, menyatakan program ini merupakan bentuk tanggung jawab sosial Unand kepada masyarakat di sekitar wilayah kampus.

Dengan kolaborasi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan sektor swasta ini, diharapkan penanganan stunting di Kota Padang dapat semakin efektif dan memberikan dampak positif bagi kesehatan masyarakat. (*/jn01)

Baca Juga :  Delegasi Korea Selatan dan KEITI Tinjau Potensi Gas Metan TPA Aia Dingin untuk Pembangkit Listrik

Berita Terkait

Promotor Pastikan Visa Andrea Bocelli Terbit, Berbeda dengan Pernyataan Dirjen Imigrasi
BGN Catat Efisiensi Rp44 Triliun, Program MBG Masuki Transformasi 2.0
Pemerintah Jamin Serapan Jagung Petani, Bulog Siap Beli Hasil Panen
Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub Batch 3 hingga 30 Oktober 2026, Ini Jadwal Seleksinya
Kemnaker Buka Pendaftaran MagangHub Batch 3, Cek Jadwalnya
Polri dan Kemkomdigi Perkuat Kerja Sama Berantas Kejahatan Siber
Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak
Polri Kerahkan 200 Personel Brimob dan 10 Bareskrim Tangani Karhutla di Kalimantan

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:01 WIB

Kemenhaj Catat 244 Kasus Haji dan Umrah, Potensi Kerugian Jemaah Capai Rp247,65 Miliar

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:43 WIB

Wamenhaj Imbau Jemaah Umrah Pakai Direct Flight, Hindari Transit Singapura-Malaysia

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:07 WIB

Kemenhaj Perkuat Pengawasan Umrah, Antisipasi Situasi Darurat dan Force Majeure

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Kemenhaj dan Kemenbud Jajaki Pembentukan Museum Haji Indonesia

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:00 WIB

Menhaj Irfan Yusuf Buka Suara soal Pengangkatan Anaknya sebagai Tenaga Ahli

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:32 WIB

Jadwal Haji 2027 Ditetapkan, Jemaah Masuk Asrama Mulai 10 April

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:17 WIB

Belanja Haji Tembus Rp4 Triliun, Menhaj Dorong UMKM Daerah Perluas Pasar

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 19:11 WIB

Menhaj Perketat Istitaah Kesehatan Jemaah Haji, Imbau Travel Pilih Penerbangan Langsung

Berita Terbaru