Kualitas Udara Kota Padang Masuk Kategori Tidak Sehat, Warga Diminta Kurangi Aktivitas Luar

Penulis -

Minggu, 6 September 2026 - 08:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kualitas udara Kota Padang masuk kategori tidak sehat. Warga diminta mengurangi aktivitas luar dan memakai masker saat beraktivitas. (Foto: BPBD Padang)

Kualitas udara Kota Padang masuk kategori tidak sehat. Warga diminta mengurangi aktivitas luar dan memakai masker saat beraktivitas. (Foto: BPBD Padang)

Padang, Javanusa—Kualitas udara di wilayah Sumatera Barat, termasuk Kota Padang pada 5 September berada dalam kategori tidak sehat. Kondisi tersebut ditandai dengan tingginya konsentrasi partikulat halus PM2.5 di udara.

Stasiun Pemantau Atmosfer Global (GAW) Bukit Kototabang BMKG mencatat rata-rata konsentrasi PM2.5 mencapai 61 µg/m³. Angka tersebut masuk kategori Tidak Sehat. Sementara itu, konsentrasi PM10 berada pada kategori Sedang dengan rata-rata 72 µg/m³.

Data pemantauan BMKG menunjukkan konsentrasi partikulat meningkat pada siang hingga sore hari. PM2.5 mencapai angka tertinggi 84 µg/m³ pada pukul 15.00 WIB.

Pada waktu yang sama, konsentrasi PM10 juga menyentuh level tertinggi, yakni 99 µg/m³.

BMKG memasukkan PM2.5 pada rentang 55,5 hingga 150,4 µg/m³ ke dalam kategori Tidak Sehat. Paparan partikulat pada level tersebut dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan.

Kelompok rentan perlu mendapat perhatian lebih. Mereka mencakup anak-anak, lansia, ibu hamil, serta masyarakat dengan asma atau gangguan pernapasan lainnya.

BPBD Imbau Warga Batasi Aktivitas di Luar

Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan ketika kualitas udara memburuk.

“Masyarakat, terutama anak-anak, lansia, ibu hamil dan warga yang memiliki penyakit asma atau gangguan pernapasan lainnya agar mengurangi aktivitas di luar ruangan saat kualitas udara sedang memburuk. Jika harus beraktivitas di luar, gunakan masker yang sesuai untuk mengurangi paparan partikel debu halus,” ujar Hendri Zulviton.

Selain membatasi aktivitas luar ruangan, masyarakat perlu menjaga kebersihan lingkungan dan mencukupi kebutuhan cairan tubuh.

Hendri juga meminta warga segera mendatangi fasilitas kesehatan jika mengalami gangguan pernapasan, iritasi mata, atau keluhan kesehatan lain yang diduga berkaitan dengan kualitas udara.

Pemantauan Kualitas Udara Terus Dilakukan

BPBD Kota Padang bersama instansi terkait akan terus memantau perkembangan kualitas udara. Informasi terbaru akan disampaikan kepada masyarakat sebagai bagian dari langkah mitigasi.

Baca Juga :  Fadly Amran Dukung Peradi Run 2026, Dorong Ekonomi dan Pariwisata Padang

“Kami mengimbau masyarakat untuk terus mengikuti informasi resmi dari BMKG dan pemerintah daerah terkait kondisi kualitas udara. Kewaspadaan dan langkah pencegahan sejak dini sangat penting untuk melindungi kesehatan masyarakat,” tutup Hendri Zulviton. (*)

Berita Terkait

Dinas PUPR Padang Tambal Jalan Kampung Jao Dalam, Jaga Kenyamanan dan Keselamatan Pengguna Jalan
BPK Periksa Kepatuhan Belanja Pemko Padang, Maigus Nasir Minta OPD Transparan
Fadly Amran Ajak LPM Perkuat Mitigasi Bencana dan Dukung Pengendalian Banjir di Padang
Reaktivasi Kereta Api Kayu Tanam–Padang Panjang Dimulai 2027, Ini Tantangannya
Satpol PP Padang Tertibkan Bangunan di Fasilitas Umum dan PKL Pasar Belimbing
Mahyeldi Dorong Pesantren Jadi Motor Ekonomi Syariah dan Pariwisata Halal Sumbar
Maigus Nasir Tinjau Seleksi Kafilah MTQN Padang, Target Juara Umum Sumbar 2027
Jamin Seleksi Dikbang Polri 2027 Bersih, Polda Sumbar Tegaskan Pakta Integritas Bukan Sekadar Formalitas

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:17 WIB

Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:23 WIB

Polri Kerahkan 200 Personel Brimob dan 10 Bareskrim Tangani Karhutla di Kalimantan

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:49 WIB

Hadapi Kekeringan dan Karhutla, Kemenag Ajak Umat Islam Salat Istisqa

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:43 WIB

Operasi Patuh 2026 Dimulai Hari Ini, Korlantas Polri Utamakan Edukasi dan Keselamatan

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:25 WIB

Kapolri Ungkap Laboratorium Sabu di Aceh, Hampir 1,2 Ton Narkotika Disita

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:41 WIB

BGN Kembalikan Rp160,37 Miliar ke Kas Negara, Tindak Lanjuti Temuan BPK

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:17 WIB

MUI Desak Pemerintah Segera Putuskan Nasib Konser Andrea Bocelli di Indonesia

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:06 WIB

Kapan Awal Ramadan 2027? KHGT Tetapkan 1 Ramadan 1448 H Jatuh pada 8 Februari

Berita Terbaru