Padang, Javanusa—Kapolda Sumatera Barat (Sumbar) Irjen Pol Jawari meninjau pengungsi banjir di Masjid Al-Hijrah, Jalan Raya Kampung Apa, Koto Panjang Ikua Koto, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Sabtu (10/10/2026) malam.
Dalam kunjungan tersebut, ia memastikan keselamatan warga sekaligus menyerahkan bantuan pakaian kepada anak-anak yang terdampak banjir.
Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya Polda Sumbar untuk memastikan penanganan darurat berjalan optimal. Irjen Pol Jawari turut didampingi Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Susmelawati Rosya.
Di lokasi pengungsian, Jawari menyapa warga secara langsung. Para pengungsi yang didominasi perempuan, lanjut usia, dan anak-anak mendapat perhatian khusus dari rombongan kepolisian.
Ia juga membagikan pakaian kepada anak-anak yang pakaiannya basah akibat banjir. Bantuan tersebut bertujuan menjaga kenyamanan dan kehangatan anak-anak selama mereka berada di tempat pengungsian.
Selain bantuan pakaian, Polda Sumbar memastikan kebutuhan dasar para pengungsi tetap terpenuhi. Kebutuhan tersebut mencakup pasokan logistik serta pelayanan kesehatan yang diberikan oleh Tim Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Sumbar.
Polda Sumbar Pastikan Bantuan Pengungsi Tersalurkan
Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Susmelawati Rosya mengatakan kunjungan tersebut mencerminkan kepedulian Polri terhadap masyarakat yang mengalami musibah.
Menurutnya, kehadiran pimpinan kepolisian di lokasi pengungsian juga bertujuan memastikan warga memperoleh perlindungan dan pelayanan yang diperlukan selama masa darurat.
“Bapak Kapolda Sumbar turun langsung untuk melihat kondisi warga, khususnya lansia dan anak-anak, guna memastikan kebutuhan fisik maupun psikis mereka terpenuhi di posko pengungsian. Bantuan pakaian langsung diserahkan oleh Bapak Kapolda kepada anak-anak agar mereka merasa nyaman,” ujar Susmelawati.
Polisi Siaga hingga Kondisi Pascabanjir Kondusif
Susmelawati menambahkan, Polda Sumbar bersama tim gabungan akan terus bersiaga untuk membantu masyarakat terdampak banjir.
Petugas juga menjalankan pengamanan di permukiman yang ditinggalkan warga selama mengungsi. Selain itu, kepolisian mendukung proses pemulihan pascabanjir hingga situasi kembali kondusif.
Upaya tersebut diharapkan dapat membantu menjaga keamanan lingkungan sekaligus mendukung pemenuhan kebutuhan warga selama masa pemulihan. (*)






