Layanan Warga Lebih Nyaman dan Ramah Lingkungan, Ini Rupa Ratusan KUA Green Building

Penulis -

Senin, 20 April 2026 - 11:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUA Green Building. (Foto: Ist/Kemenag)

KUA Green Building. (Foto: Ist/Kemenag)

Jakarta, Javanusa—Kementerian Agama (Kemenag) terus meningkatkan kenyamanan warga dalam mengakses layanan Kantor Urusan Agama (KUA).

Peningkatan tersebut diwujudkan melalui pembangunan fasilitas berbasis ramah lingkungan yang mengutamakan efisiensi dan keberlanjutan.

Pada 2025, Kementerian Agama membangun sebanyak 154 KUA berbasis green building.

Program ini menjadi bagian dari transformasi layanan publik yang lebih efisien, ramah lingkungan, serta berkelanjutan dan tersebar di berbagai daerah di Indonesia.

Tiga Indikator Utama Green Building

Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah, Ahmad Zayadi menjelaskan konsep green building pada KUA mengacu pada tiga indikator utama, yaitu ramah lingkungan, efisiensi energi, dan daur ulang sumber daya.

“Konsep green building KUA berfokus pada tiga indikator utama, yaitu ramah lingkungan, efisiensi energi, dan daur ulang sumber daya. Bangunan ini dirancang agar memberi dampak positif terhadap lingkungan dengan suasana yang asri, nyaman, dan minim kerusakan,” ujarnya, Kamis (16/4/2026).

Selanjutnya, ia menambahkan desain KUA mengoptimalkan sirkulasi udara dan pencahayaan alami.

Dengan pendekatan tersebut, ruang kerja menjadi lebih sejuk, sehat, dan nyaman, baik bagi pegawai maupun masyarakat.

“Dengan memaksimalkan ventilasi dan cahaya alami, KUA tidak hanya lebih hemat energi, tetapi juga menghadirkan ruang layanan yang lebih sehat dan humanis bagi masyarakat,” tambahnya.

Adopsi Teknologi dan Efisiensi Energi

Selain mengusung konsep ramah lingkungan, KUA juga mulai mengadopsi teknologi smart building melalui penerapan Internet of Things (IoT).

Perangkat yang digunakan dilengkapi sensor dan sistem konektivitas untuk mendukung otomatisasi layanan yang lebih efisien, aman, dan responsif.

Dari sisi energi, KUA memanfaatkan panel surya dan lampu LED untuk menekan konsumsi listrik. Langkah ini tidak hanya mengurangi biaya operasional, tetapi juga menekan emisi energi secara signifikan.

Baca Juga :  Menag dan MUI Teken MoU Implementasi KUHP dan KUHAP
Pengelolaan Air dan Keberlanjutan

Pengelolaan air menjadi bagian penting dalam konsep ini. KUA menggunakan ground tank untuk mengelola air limbah wudu dan air hujan yang kemudian diolah kembali. Air hasil olahan dimanfaatkan untuk irigasi taman serta menjaga kebersihan fasilitas.

Sebaran KUA Green Building di Indonesia

Berikut sebaran KUA green building di tiap provinsi:

1. Jawa Tengah — 18

2. Jawa Timur — 18

3. Jawa Barat — 18

4. Lampung — 7

5. Aceh — 7

6. Sulawesi Tenggara — 6

7. Sulawesi Selatan — 6

8. Sumatera Selatan — 5

9. Sulawesi Tengah — 4

10. Maluku — 4

11. Kalimantan Barat — 4

12. Kalimantan Selatan — 4

13. Maluku Utara — 4

14. Banten — 4

15. Sumatera Barat — 4

16. NTT — 3

17. Kalimantan Timur — 3

18. Bengkulu — 3

19. Kalimantan Tengah — 3

20. NTB — 3

21. Jambi — 3

22. Kepulauan Riau — 3

23. Gorontalo — 3

24. Papua Barat — 2

25. Riau — 2

26. Sulawesi Utara — 2

27. Sumatera Utara — 2

28. Sulawesi Barat — 2

29. DI Yogyakarta — 2

30. Kalimantan Utara — 2

31. DKI Jakarta — 1

32. Bali — 1

33. Kep. Bangka Belitung — 1

“Inovasi ini menjadi bagian dari upaya Kementerian Agama dalam menghadirkan layanan yang tidak hanya modern dan efisien, tetapi juga berkelanjutan serta adaptif terhadap tantangan masa depan,” pungkasnya. (*/red)

Berita Terkait

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hujan Lebat di Pasaman Barat dan Pesisir Selatan Hari Ini
Kepala BGN Sudaryono: Insentif MBG Kini Lebih Adil, Proporsional dan Efisien
Uji Coba MBG Sistem Prasmanan, BGN Ingin Makanan Lebih Hangat dan Segar di Sekolah
MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah SLTA, tapi Tak Batalkan sebagai Wapres
Pemerintah Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah dan Madrasah hingga 2029, Kemenag Siap Bersinergi
Kemenag Buka Bantuan S2 dan S3 hingga Rp25 Juta, Cek Syarat dan Jadwalnya
Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026 Dorong Peternak Perkuat Genetik dan Produktivitas
Mentan Amran Sambut Wamentan Saleh Mustafa: Speed Kerja Pertanian Harus Meningkat

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:29 WIB

Setelah 18 Tahun, Ifan Resmi Mundur dari GOVINDA

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:36 WIB

Patras Jalani Tur Jepang Perdana, Bawa Cha-Cha Boo! ke Empat Panggung

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:16 WIB

Tak Harus Menang untuk Bahagia, Lafa Pratomo dan Ari Lesmana Hadirkan Juara Dua

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Sinopsis Film Uniform: Cinta di Balik Seragam, Kisah Perwira Muda Bongkar Kematian Kekasih

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:06 WIB

Kaisa dan Nada Swara Gembira Rilis Selamat Ulang Tahun, Lagu Ceria untuk Momen Spesial

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:17 WIB

Lindee Cremona Raih Indomusik Awards 2026 lewat Lagu Kucing – di Tempat Biasa

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:09 WIB

Float Rilis EP Constant Changes, Bawa Semangat Pulih lewat Yang Kembali Pulih

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:05 WIB

Film Laut Bercerita Tayang 29 Oktober 2026, Kisah Mahasiswa Hilang di Tengah Ketegangan Yogyakarta

Berita Terbaru

Ifan resmi mundur dari GOVINDA setelah 18 tahun bersama. (Foto: IG @ade_govinda)

Hiburan

Setelah 18 Tahun, Ifan Resmi Mundur dari GOVINDA

Kamis, 8 Okt 2026 - 15:29 WIB