423 Tenaga Pendukung PPIH Arab Saudi Ikuti Bimtek, Siap Sambut Kedatangan Jemaah di Madinah

Penulis -

Senin, 20 April 2026 - 10:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sebanyak 423 tenaga pendukung PPIH Arab Saudi mengikuti Bimtek Pemantapan. (Foto: Kemenhaj)

Sebanyak 423 tenaga pendukung PPIH Arab Saudi mengikuti Bimtek Pemantapan. (Foto: Kemenhaj)

Madinah (Kemenhaj) — Tenaga pendukung Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi berperan sebagai garda terdepan dalam memastikan kelancaran pelayanan jemaah haji Indonesia, khususnya di Daerah Kerja (Daker) Madinah dan Bandara.

Sebanyak 423 tenaga pendukung yang terdiri dari petugas mukimin dan mahasiswa mengikuti bimbingan teknis (bimtek) sebagai bagian dari pemantapan tugas.

Mereka menjalani persiapan untuk membantu berbagai aspek layanan, mulai dari penyambutan jemaah di bandara, pendampingan di sektor, hingga pelayanan langsung kepada jemaah, termasuk lansia.

Kepala Kanselerai Konsulat Jenderal RI di Jeddah, Soeharyo Tri Sasongko, menegaskan tenaga pendukung memiliki peran vital dalam mendukung kinerja PPIH secara keseluruhan.

“Tenaga pendukung ini menjadi ujung tombak di lapangan. Mereka langsung bersentuhan dengan jemaah, sehingga harus sigap, ramah, dan profesional dalam memberikan pelayanan,” ujarnya, Minggu (19/04/2026).

Ia menjelaskan, tenaga pendukung akan disebar ke dua Daker utama, yakni Bandara dan Madinah. Penempatan di titik-titik strategis yang membutuhkan bantuan langsung kepada jemaah.

Pembekalan Layanan dan Koordinasi

Selain itu, para tenaga pendukung juga menerima pembekalan terkait prosedur layanan terbaru. Materi tersebut mencakup koordinasi dengan otoritas Arab Saudi serta dukungan terhadap implementasi layanan Makkah Route. Pembekalan ini bertujuan agar pelayanan berjalan lebih efektif dan terintegrasi.

Sejalan dengan arahan Menteri Haji dan Umrah, Gus Irfan, seluruh tenaga pendukung harus mampu meningkatkan sinergi dan kreativitas dalam memberikan pelayanan prima kepada jemaah.

Siap Sambut Kloter Perdana

Dengan kesiapan tersebut, tenaga pendukung PPIH Arab Saudi optimistis dapat memberikan kontribusi maksimal dalam melayani tamu Allah. Khususnya pada momentum kedatangan kloter pertama yang dijadwalkan tiba pada 22 April di Madinah. (*/red)

Baca Juga :  Kemenhaj Kawal Ekspor 100 Ton Bumbu Pasta dan RTE untuk Logistik Haji 2026

Berita Terkait

Kemenhaj Umumkan Daftar Jemaah Haji 2027, Cek Status Keberangkatan di Sini
Kemenhaj Catat 244 Kasus Haji dan Umrah, Potensi Kerugian Jemaah Capai Rp247,65 Miliar
Wamenhaj Imbau Jemaah Umrah Pakai Direct Flight, Hindari Transit Singapura-Malaysia
Kemenhaj Perkuat Pengawasan Umrah, Antisipasi Situasi Darurat dan Force Majeure
Kemenhaj dan Kemenbud Jajaki Pembentukan Museum Haji Indonesia
Menhaj Irfan Yusuf Buka Suara soal Pengangkatan Anaknya sebagai Tenaga Ahli
Jadwal Haji 2027 Ditetapkan, Jemaah Masuk Asrama Mulai 10 April
Belanja Haji Tembus Rp4 Triliun, Menhaj Dorong UMKM Daerah Perluas Pasar

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:55 WIB

Pembangunan Drainase Padang Tembus 10 Km, Lampaui Target 4 Km

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:25 WIB

Muswil VII APTISI Sumbar Digelar 31 Oktober, Universitas Fort De Kock Jadi Tuan Rumah

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:52 WIB

Lantik 33 Pejabat Pemprov Sumbar, Arry Yuswandi Tekankan Kompetensi dan Etika Birokrasi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:09 WIB

DPC GMNI Padang Gelar Refleksi 98 Tahun Sumpah Pemuda: Soroti Skandal Ijazah Gibran

Kamis, 29 Oktober 2026 - 00:33 WIB

Atasi Kendala Peradilan, Fadly Amran Dorong PKS dengan Pengadilan Agama Padang

Rabu, 28 Oktober 2026 - 23:52 WIB

Fadly Amran Dorong Penguatan Pendidikan Diniyah Lewat Program Smart Surau

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:02 WIB

Mahyeldi Ajak Pemuda Sumbar Jaga Persatuan dan Waspadai Bahaya Narkoba

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:12 WIB

Fadly Amran Tutup Diksarmil Menwa Pagaruyung Sumbar Angkatan ke-49, Tekankan Wawasan Kebangsaan dan Kesiapsiagaan Bencana

Berita Terbaru