Longsor Arosuka Solok Putus Dua Akses Jalan, Wagub Sumbar Kerahkan Alat Berat dan Tim SAR

Penulis -

Selasa, 22 September 2026 - 07:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wagub Sumbar Vasko Ruseimy berkoordinasi dengan Wakil Bupati Solok Chandra untuk memastikan pencarian dan penyelamatan korban longsor Arosuka, Solok. (Foto: Adpsb)

Wagub Sumbar Vasko Ruseimy berkoordinasi dengan Wakil Bupati Solok Chandra untuk memastikan pencarian dan penyelamatan korban longsor Arosuka, Solok. (Foto: Adpsb)

Padang, Javanusa—Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) bergerak menangani longsor yang menerjang Arosuka, Kabupaten Solok, Senin malam (21/9/2026).

Wagub Sumbar Vasko Ruseimy langsung berkoordinasi dengan Wakil Bupati Solok Chandra untuk memastikan pencarian dan penyelamatan berjalan cepat.

Dalam koordinasi tersebut, Vasko meminta laporan terbaru dari lokasi bencana. Informasi itu mencakup kondisi warga, dampak longsor, proses pencarian dan penyelamatan, akses jalan, serta kebutuhan mendesak.

Vasko menempatkan keselamatan masyarakat sebagai prioritas utama. Ia juga meminta tim membuka kembali akses jalan secara bertahap dengan mempertimbangkan kondisi medan dan keselamatan petugas.

“Prioritas kita adalah keselamatan masyarakat. Pencarian dan penyelamatan korban harus menjadi perhatian utama, sembari akses jalan terus kita upayakan untuk dibuka,” tegas Vasko di Padang, Selasa dinihari (22/9/2026).

Sementara itu, Wakil Bupati Solok Chandra melaporkan sedikitnya dua akses jalan terputus akibat timbunan material longsor. Tim gabungan telah turun ke lokasi untuk membersihkan material dan memulihkan akses.

Chandra menyebut longsor terjadi dua kali secara beruntun. Material juga menerjang sejumlah kantor pemerintahan dan rumah warga di sekitar lokasi.

Dua Kendaraan Terjebak Material Longsor

Informasi sementara dari masyarakat menyebut dua kendaraan terjebak material longsor. Kendaraan tersebut terdiri atas satu mobil boks dan satu minibus.

Hingga laporan tersebut disampaikan, belum ada informasi mengenai korban jiwa. Tim SAR masih menyisir lokasi untuk memastikan kondisi warga yang terdampak.

“Untuk korban jiwa belum diketahui. Saat ini Tim SAR masih melakukan penelusuran dan kami bersama sejumlah pihak terkait terus melakukan pemantauan di lokasi,” ujar Chandra.

Proses pencarian menghadapi sejumlah kendala. Medan yang berat, hujan, listrik padam, serta gangguan jaringan internet memperlambat komunikasi dan koordinasi petugas.

Baca Juga :  Menperin: SDM Kompeten Perkuat Industri Nasional
Pemprov Sumbar Siapkan Alat Berat

Menanggapi kondisi tersebut, Vasko meminta perangkat daerah Pemprov Sumbar segera memenuhi kebutuhan penanganan di lapangan.

Salah satu kebutuhan utama berupa alat berat jenis long arm. Peralatan tersebut akan membantu membersihkan timbunan material sekaligus membuka kembali jalan yang terputus.

Vasko juga meminta Kepala Pelaksana BPBD dan Dinas Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi Provinsi Sumbar segera berkoordinasi untuk mengirim alat berat ke lokasi.

Selain peralatan, Pemprov Sumbar mengupayakan sumber listrik dan jaringan internet portabel. Dukungan tersebut diperlukan untuk menunjang pencarian dan penyelamatan serta menjaga komunikasi antarpetugas.

“Alat yang dibutuhkan segera kita koordinasikan untuk diturunkan. Termasuk kebutuhan listrik dan jaringan komunikasi portabel, kita upayakan agar penanganan di lapangan tidak terkendala,” ujar Vasko melalui sambungan telepon kepada kepala OPD terkait.

Warga di Kawasan Rawan Mulai Mengungsi

Di tengah proses penanganan, Vasko juga meminta Pemkab Solok membantu warga di kawasan rawan menuju lokasi yang lebih aman.

Langkah tersebut menjadi antisipasi terhadap kemungkinan terjadinya longsor susulan. Pemkab Solok juga telah menyiapkan sejumlah tempat untuk menampung warga terdampak.

“Berdasarkan laporan yang kita terima, saat ini sebagian masyarakat telah mulai mengungsi, termasuk memanfaatkan rumah dinas Wakil Bupati Solok sebagai tempat pengungsian sementara. Langkah Pemkab ini patut kita apresiasi,” ungkap Vasko.

Pemprov Sumbar selanjutnya akan terus berkoordinasi dengan Pemkab Solok, Tim SAR, BMKG, dan unsur terkait lainnya.

Koordinasi tersebut bertujuan memastikan penanganan longsor Arosuka berlangsung cepat dan terarah. Keselamatan warga serta petugas tetap menjadi perhatian utama selama proses evakuasi dan pemulihan akses berlangsung. (*)

Berita Terkait

Selama Porprov Sumbar 2026, PKL Dilarang Berjualan di Dalam Portal GOR H. Agus Salim
Truk CPO Terguling di Singuntur Mudo, Arus Padang–Painan Buka-Tutup
Kalapas Cibinong Wisnu Hani Putranto Dipecat sebagai ASN, Buntut Temuan Klaster Mewah
7 Kendaraan Tabrakan Beruntun di Panyalaian, Diduga Dipicu Rem Pikap Bermasalah
Gempa M 6,1 Sumba Barat Daya, 20 Rumah dan Sejumlah Fasilitas Rusak
Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Sumba Barat Daya, Getaran Terasa hingga Manggarai Barat
Musik Karaoke Terlalu Keras, Satpol PP Padang Tegur Pemilik Warung
Cegah Balap Liar, Polresta Padang Amankan 15 Motor Berknalpot Brong

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:43 WIB

BMKG Maritim Teluk Bayur Peringatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Sumbar 9–12 Oktober

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:01 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan, Pemko Padang Dorong Budidaya Ikan RAS dan Mina Padi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:44 WIB

Padang Mulai Uji Teknologi AI untuk Petakan Kerusakan Infrastruktur Pascabencana

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:18 WIB

Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Penumpang KA Lembah Anai Terlibat Perselisihan, KAI Ingatkan Etika di Kereta

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Kafilah Bungus Teluk Kabung Siap Hadapi MTQN ke-42 Kota Padang, Persiapan Capai 85 Persen

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:17 WIB

Padang Utara Siapkan 72 Kafilah, Targetkan Juara Umum MTQN ke-42 Kota Padang

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:11 WIB

KAI Divre II Sumbar Tutup 30 Perlintasan Liar, Keselamatan di Jalur Kereta Diperketat

Berita Terbaru