Lotting Kios Penampungan Pasar Payakumbuh Berjalan Lancar, Harapan Pedagang Kembali Tumbuh

Penulis -

Sabtu, 20 Desember 2025 - 15:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pedagang mengikuti proses pencabutan nomor kios yang digelar Pemko Payakumbuh, Sabtu (20/12/2025). (Foto: MC Payakumbuh)

Pedagang mengikuti proses pencabutan nomor kios yang digelar Pemko Payakumbuh, Sabtu (20/12/2025). (Foto: MC Payakumbuh)

Payakumbuh, Javanusa—Lotting kios penampungan Pasar Payakumbuh berlangsung lancar dan tertib, memberi harapan baru bagi pedagang pascakebakaran Pasar Pusat Pertokoan.

Sebanyak 218 pedagang mengikuti proses pencabutan nomor kios yang digelar Pemko Payakumbuh, Sabtu (20/12/2025).

Kegiatan ini berlangsung di Kantor Bidang Pasar Dinas Koperasi dan UKM Kota Payakumbuh, Komplek Pasar Ibuh Blok Barat.

Sejak awal, seluruh tahapan lotting berjalan transparan dan dapat diterima pedagang.

Pemko Payakumbuh Pastikan Transparansi Lotting Kios

Wali Kota Payakumbuh melalui Asisten II Bidang Ekonomian dan Pembangunan, Yasrizal menegaskan lotting kios penampungan Pasar Payakumbuh menjadi langkah konkret pemulihan ekonomi.

Pemerintah, kata dia, hadir untuk memastikan pedagang kembali memiliki kepastian usaha.

“Atas arahan Wali Kota, pemerintah memastikan proses penempatan kios berlangsung adil, transparan, dan berpihak pada pedagang terdampak,” ujar Yasrizal.

Ia menjelaskan kios penampungan bersifat sementara sebagai ruang transisi menuju penataan pasar permanen.

Fokus utama pemerintah adalah menjaga keberlanjutan penghasilan pedagang.

“Yang terpenting, pedagang bisa kembali beraktivitas dan roda ekonomi tidak terhenti,” katanya.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Payakumbuh, M. Faizal menyebut total kios penampungan yang dibangun mencapai 202 unit.

Kios tersebut tersebar di Jalan Sutan Usman dan kawasan Belakang Pos Kota atau eks Terminal Sago.

Kios ini diperuntukkan bagi pedagang korban dan terdampak kebakaran Pasar Pusat Pertokoan pada 26 Agustus 2025.

Menurut Faizal, keterbukaan menjadi kunci keberhasilan lotting kios penampungan Pasar Payakumbuh.

“Penempatan secara terbuka dan adil agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari,” ujarnya.

Setiap pedagang hanya berhak atas satu kios dan dilarang memindahtangankan.

Pelanggaran akan berujung pada penarikan kios oleh pemerintah.

Retribusi Digratiskan, Pedagang Diminta Jaga Ketertiban

Pemko Payakumbuh memberikan keringanan berupa pembebasan retribusi pasar selama satu tahun.

Baca Juga :  Pendataan Perlinsos Bungus Teluk Kabung Capai 54 Persen, 4.855 KK Sudah Mendaftar

Pengecualian hanya berlaku untuk biaya listrik. Namun, pedagang tetap diwajibkan menjaga kebersihan dan ketertiban.

Aktivitas memasak di dalam kios dilarang karena bangunan bersifat semi permanen dari kayu.

Bagi pedagang yang belum mendapatkan kios fisik, Pemko menyiapkan daftar antrean prioritas. Kios tambahan direncanakan dibangun pada awal Tahun Anggaran 2026.

Salah seorang pedagang, Ayu Suhana, mengaku bersyukur akhirnya bisa kembali berdagang setelah hampir empat bulan berhenti.

Ia terdampak langsung kebakaran Pasar Pusat Pertokoan.

“Alhamdulillah, akhirnya bisa berdagang lagi. Hampir empat bulan kami kehilangan penghasilan,” ucapnya.

Ayu mengapresiasi langkah Pemko Payakumbuh menyediakan kios penampungan. Ia berharap pembangunan pasar permanen dapat segera terealisasi.

“Semoga Pasar Payakumbuh segera dibangun kembali agar perdagangan normal seperti dulu,” katanya.

Proses lotting kios penampungan Pasar Payakumbuh turut disaksikan Forkopimda Kota Payakumbuh.

Hadir pula Asisten I, II, III, Satpol PP, Diskominfo, Kabag Perekonomian, serta OPD terkait.

Kehadiran lintas sektor ini memperkuat kepercayaan pedagang terhadap proses yang dijalankan pemerintah.

Pemko menargetkan kios penampungan segera ditempati agar aktivitas ekonomi pasar kembali hidup. (*/red)

Berita Terkait

Pembangunan Drainase Padang Tembus 10 Km, Lampaui Target 4 Km
Muswil VII APTISI Sumbar Digelar 31 Oktober, Universitas Fort De Kock Jadi Tuan Rumah
Lantik 33 Pejabat Pemprov Sumbar, Arry Yuswandi Tekankan Kompetensi dan Etika Birokrasi
DPC GMNI Padang Gelar Refleksi 98 Tahun Sumpah Pemuda: Soroti Skandal Ijazah Gibran
Atasi Kendala Peradilan, Fadly Amran Dorong PKS dengan Pengadilan Agama Padang
Fadly Amran Dorong Penguatan Pendidikan Diniyah Lewat Program Smart Surau
Mahyeldi Ajak Pemuda Sumbar Jaga Persatuan dan Waspadai Bahaya Narkoba
Fadly Amran Tutup Diksarmil Menwa Pagaruyung Sumbar Angkatan ke-49, Tekankan Wawasan Kebangsaan dan Kesiapsiagaan Bencana

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:20 WIB

MUI Sesalkan Konser Andrea Bocelli Tetap Digelar, Minta Pemerintah Tinjau Ulang Izin

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:31 WIB

Erick Yusuf: Film Buya Hamka Jadi Tuntunan di Tengah Krisis Keteladanan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:44 WIB

Sinopsis Film Laut Bercerita dan The Doll Ghawiah, Dua Film Lokal Terbaru Tayang Hari Ini!

Rabu, 28 Oktober 2026 - 22:12 WIB

Bunga Nafisa dan Deandra Nadira Rilis Single Dar Der Dor Ser, Usung Musik Endikup

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:13 WIB

Lewat Merayu Waktu, Eltasya Angkat Kisah Sulit Melepaskan Masa Lalu

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:24 WIB

Gandeng LDR Team, Lindee Cremona Rilis Single Dewasaku Membanggakanmu

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:11 WIB

Ruth Garcia Rilis Lagu Salahkah, Ungkap Pergulatan Batin Usai Dikhianati

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:05 WIB

AI Mampu Bikin Film, Nezar Patria Soroti Tantangan Baru Sensor Film

Berita Terbaru