London, Javanusa—Panggung Ballon d’Or 2026 di London menjadi saksi pengakuan tertinggi bagi juru taktik Tim Nasional Spanyol, Luis de la Fuente.
Pria kelahiran Haro tersebut resmi dinobatkan sebagai Pelatih Terbaik Tahun Ini setelah mengantar La Roja merengkuh era keemasan baru di kancah internasional.
Penghargaan ini menjadi puncak apresiasi atas keberhasilannya mengubah Spanyol menjadi skuad yang tangguh dan mendominasi sepak bola dunia. Pria asal La Rioja itu menyatukan darah muda potensial dengan pemain veteran berintegritas tinggi.
Pendekatan strateginya mengombinasikan penguasaan bola dominan, serangan vertikal yang agresif, serta tempo permainan tinggi. Hasilnya, Spanyol menjelma sebagai tim kokoh yang sulit ditembus lawan di setiap lini.
Keperkasaan di Panggung Piala Dunia 2026
Puncak kejayaan filosofi racikan De la Fuente membuktikan taji utamanya pada gelaran Piala Dunia 2026. La Roja tampil sangat dominan sepanjang kompetisi dan melaju mulus hingga berhasil mengangkat trofi juara.
Pertahanan rapat menjadi kunci utama raihan tersebut, dengan catatan hanya kebobolan satu gol sepanjang turnamen saat berhadapan dengan Belgia. Dalam perjalanannya, Spanyol menundukkan tim-tim raksasa seperti Prancis dan Argentina lewat performa yang meyakinkan.
Rekor Bersejarah 42 Laga Tanpa Kekalahan
Keberhasilan ini kian lengkap berkat catatan fantastis 42 pertandingan internasional secara beruntun tanpa menyentuh kekalahan. Rekor tak terkalahkan terpanjang dalam sejarah sepak bola internasional ini mengukuhkan posisinya sebagai salah satu manajer paling berpengaruh saat ini.
Sejak dipercaya memimpin tim nasional pada 2023, De la Fuente sukses menyapu bersih gelar bergengsi mulai dari UEFA Nations League 2022–23, Kejuaraan Eropa 2024, hingga Piala Dunia 2026.
Pencapaian monumental ini resmi mengulang kembali masa kejayaan Spanyol yang sempat tercipta pada era 2010 lalu. (*)






