Mahyeldi Dorong Kolaborasi Lintas Sektor untuk Perkuat Layanan Kesehatan Sumbar

Penulis -

Jumat, 18 September 2026 - 22:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Sumbar Mahyeldi saat menghadiri Presentasi Progres IGRA, penandatanganan perjanjian kerja sama, serta serah terima sumur bor untuk RSUP Dr. M. Djamil Padang dari BWS Sumatera V, Jumat (18/9/2026). (Foto: ADPSB)

Gubernur Sumbar Mahyeldi saat menghadiri Presentasi Progres IGRA, penandatanganan perjanjian kerja sama, serta serah terima sumur bor untuk RSUP Dr. M. Djamil Padang dari BWS Sumatera V, Jumat (18/9/2026). (Foto: ADPSB)

Padang, Javanusa—Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi Ansharullah mendorong penguatan kolaborasi lintas sektor untuk meningkatkan kualitas layanan dan ketahanan kesehatan di Sumatera Barat.

Menurut Mahyeldi, kemajuan sektor kesehatan tidak cukup hanya mengandalkan teknologi serta fasilitas medis. Pemerintah juga perlu memperkuat sumber daya manusia, kerja sama antarlembaga, dan ketersediaan kebutuhan dasar rumah sakit.

Hal itu disampaikan Mahyeldi saat menghadiri Presentasi Progres Interferon Gamma Release Assay (IGRA), penandatanganan perjanjian kerja sama, serta serah terima sumur bor untuk RSUP Dr. M. Djamil Padang dari Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V, Jumat (18/9/2026).

“Yang dilakukan pada hari ini adalah sesuatu yang istimewa bagi kami. Ini semua demi kesehatan masyarakat kita di Sumatera Barat,” ujar Mahyeldi.

IGRA Dukung Percepatan Deteksi TB

Mahyeldi menilai pengembangan IGRA oleh tim RSUP Dr. M. Djamil bersama sejumlah pihak menjadi inovasi penting dalam mendukung penemuan kasus tuberkulosis (TB).

Pemeriksaan IGRA dapat membantu mendeteksi infeksi TB melalui respons sistem kekebalan tubuh. Kehadiran metode tersebut diharapkan mempercepat proses pemeriksaan dan mendukung penanganan pasien secara lebih tepat.

Mahyeldi menyebut upaya menemukan kasus TB di Sumbar masih perlu diperkuat. Karena itu, perkembangan teknologi pemeriksaan menjadi bagian penting dalam mempercepat pengendalian penyakit tersebut.

“Dengan adanya IGRA ini tentunya akan bisa mempercepat dan mempermudah,” katanya.

Rumah Sakit Perlu Perkuat SDM dan Pelayanan

Selain inovasi medis, Mahyeldi mengapresiasi kerja sama RSUP Dr. M. Djamil dengan BPOM, Bio Farma, dan Kimia Farma.

Ia menilai sinergi tersebut menunjukkan bahwa penguatan ekosistem kesehatan membutuhkan keterlibatan pemerintah, rumah sakit, industri, serta lembaga terkait.

Mahyeldi juga menyoroti kualitas sumber daya manusia dan pelayanan kepada pasien. Menurutnya, kecanggihan fasilitas harus berjalan beriringan dengan pelayanan yang ramah dan berkualitas.

Baca Juga :  Breaking News! Galodo Terjang Arosuka Solok, Air Bah Bawa Material dan Genangi Jalan

“Kita berharap dari segi peralatan dan SDM tidak jauh berbeda, bahkan mungkin kita lebih baik. Yang perlu sama-sama kita tingkatkan adalah hospitality, yaitu bagaimana pelayanannya,” ungkap Mahyeldi.

Ia berharap peningkatan fasilitas dan kompetensi tenaga kesehatan turut meningkatkan kepercayaan masyarakat. Dengan begitu, rumah sakit di Sumbar dapat menjadi pilihan masyarakat untuk mendapatkan pengobatan tanpa harus pergi ke daerah lain.

“Harapan kami, ke depan rumah sakit-rumah sakit di Sumatera Barat meningkat pelayanannya, meningkat keramahtamahannya, sehingga Sumatera Barat bisa menjadi pilihan untuk pengobatan,” ujarnya.

Sumur Bor Dukung Kebutuhan Air RSUP M. Djamil

Dalam agenda tersebut, Mahyeldi juga mengapresiasi BWS Sumatera V yang mendukung penyediaan sumur bor bagi RSUP Dr. M. Djamil Padang.

Ia menilai ketersediaan air bersih menjadi kebutuhan mendasar dalam menjaga keberlangsungan operasional rumah sakit. Kebutuhan tersebut semakin penting ketika fasilitas kesehatan menghadapi dampak bencana terhadap infrastruktur air.

Mahyeldi juga berharap koordinasi dengan BWS Sumatera V terus berjalan, termasuk untuk menangani sedimentasi dan normalisasi sungai setelah banjir dan longsor yang berdampak pada sejumlah wilayah Sumbar.

“Dengan kepedulian itu maka hari ini serah terima dari Balai Wilayah Sungai, sehingga kebutuhan air untuk Rumah Sakit M. Djamil terpenuhi,” katanya.

Pemerintah Siapkan Renovasi Fasilitas Kesehatan

Wakil Menteri Kesehatan RI Benjamin Paulus Octavianus mengatakan pemerintah terus mendorong pemerataan layanan kesehatan melalui pembangunan dan renovasi fasilitas kesehatan.

Untuk Sumatera Barat, Benjamin meminta pemerintah daerah bersama Dinas Kesehatan memetakan kondisi dan kebutuhan fasilitas kesehatan. Pemetaan tersebut akan membantu menentukan fasilitas yang membutuhkan intervensi pembangunan secara lebih mendesak.

Secara nasional, pemerintah menargetkan renovasi 10.000 puskesmas dan pembangunan 1.988 puskesmas baru. Pemerintah juga menyiapkan program renovasi 441 rumah sakit daerah.

Baca Juga :  7 Manfaat Cuka Nanas untuk Kesehatan, Bantu Pencernaan hingga Berpotensi Turunkan Berat Badan

“Mana yang paling membutuhkan, puskesmas yang paling hancur, rumah sakit RSUD yang paling jelek, itu yang didahulukan. Biar pelayanan masyarakat mendapat pelayanan secepat-cepatnya,” katanya.

Benjamin turut mengapresiasi pengembangan IGRA di RSUP Dr. M. Djamil. Kementerian Kesehatan akan melihat peluang pemanfaatan inovasi tersebut untuk mendukung program deteksi TB dalam cakupan yang lebih luas.

“Dengan darah kita bisa lakukan skrining. Kalau positif, orang itu mendapat obat pencegahan,” jelasnya.

RSUP M. Djamil Perkuat Layanan Unggulan

Direktur Utama RSUP Dr. M. Djamil Padang Dovy Djanas mengatakan rumah sakit terus mengembangkan empat fungsi utama, yakni pelayanan, pendidikan, penelitian, dan pengampuan.

Pengembangan tersebut bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memperluas kemampuan layanan kesehatan di Sumatera Barat.

Saat ini, RSUP Dr. M. Djamil telah menjalankan 20 program fellowship. Rumah sakit tersebut juga mengembangkan sejumlah layanan unggulan, termasuk transplantasi ginjal dan laparoskopi.

Untuk transplantasi ginjal, RSUP Dr. M. Djamil telah melaksanakan 37 tindakan. Rumah sakit itu sekaligus menjalankan fungsi pengampuan bagi sejumlah rumah sakit lain.

Dovy menambahkan, penguatan layanan operasi jantung juga terus berjalan, termasuk untuk pasien anak. Di sisi lain, rumah sakit memperluas kerja sama dengan perguruan tinggi dan industri melalui pendekatan triple helix.

“Makanya dengan triple helix ini bagaimana rumah sakit, perguruan tinggi, industri bisa mempunyai tugas menghasilkan produk-produk teknologi kesehatan sehingga meningkatkan ketahanan bangsa,” ujarnya.

Dovy berharap dukungan pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, perguruan tinggi, dunia usaha, serta pemangku kepentingan lainnya terus berlanjut.

Kolaborasi tersebut diharapkan mempercepat pengembangan RSUP Dr. M. Djamil sebagai pusat unggulan layanan kesehatan bagi Sumatera Barat dan kawasan Sumatera bagian tengah. (*)

Baca Juga :  Kasus Hantavirus di DKI Jakarta Terkendali, Menkes Pastikan Kontak Erat Dipantau 14 Hari

Berita Terkait

Benarkah Kacang Tanah Pemicu Asam Urat? Cek Fakta dan Porsi Amannya
Bintik Kasar Seperti Kulit Ayam di Lengan? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
Sering Kurang Tidur? Kenali Gejala, Dampak Kesehatan dan Cara Mengatasinya
7 Pilihan Lauk untuk Penderita Darah Tinggi, Sehat dan Mudah Diolah
Anak Makan Banyak tapi Tetap Kurus? Kenali 7 Penyebab dan Cara Mengatasinya
Benarkah Nanas Bisa Meredakan Batuk? Ini Penjelasan dan Faktanya
7 Cara Alami Meredakan Ambeien Tanpa Obat, Efektif Kurangi Nyeri dan Bengkak
7 Minuman yang Bisa Membantu Menurunkan Kolesterol, dari Teh Hijau hingga Susu Kedelai

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:55 WIB

Pembangunan Drainase Padang Tembus 10 Km, Lampaui Target 4 Km

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:25 WIB

Muswil VII APTISI Sumbar Digelar 31 Oktober, Universitas Fort De Kock Jadi Tuan Rumah

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:52 WIB

Lantik 33 Pejabat Pemprov Sumbar, Arry Yuswandi Tekankan Kompetensi dan Etika Birokrasi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:09 WIB

DPC GMNI Padang Gelar Refleksi 98 Tahun Sumpah Pemuda: Soroti Skandal Ijazah Gibran

Kamis, 29 Oktober 2026 - 00:33 WIB

Atasi Kendala Peradilan, Fadly Amran Dorong PKS dengan Pengadilan Agama Padang

Rabu, 28 Oktober 2026 - 23:52 WIB

Fadly Amran Dorong Penguatan Pendidikan Diniyah Lewat Program Smart Surau

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:02 WIB

Mahyeldi Ajak Pemuda Sumbar Jaga Persatuan dan Waspadai Bahaya Narkoba

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:12 WIB

Fadly Amran Tutup Diksarmil Menwa Pagaruyung Sumbar Angkatan ke-49, Tekankan Wawasan Kebangsaan dan Kesiapsiagaan Bencana

Berita Terbaru