Masa Tanggap Darurat Bencana Tanah Datar Ditetapkan 14 Hari, Pemkab Siapkan Posko di 6 Kecamatan

Penulis -

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Tanah Datar Eka Putra bersama Forkopimda menggelar rapat koordinasi di Indojolito Batusangkar, Kamis (14/5/2026). (Foto: Prokopim Tanah Datar)

Bupati Tanah Datar Eka Putra bersama Forkopimda menggelar rapat koordinasi di Indojolito Batusangkar, Kamis (14/5/2026). (Foto: Prokopim Tanah Datar)

Tanah Datar, Javanusa—Pemerintah Kabupaten Tanah Datar menetapkan masa tanggap darurat bencana selama 14 hari setelah banjir dan tanah longsor melanda enam kecamatan sejak 12 Mei 2026.

Penetapan tersebut berlaku mulai 13 hingga 26 Mei 2026 untuk mempercepat penanganan korban, distribusi bantuan, dan mitigasi bencana susulan.

Sehari setelah penetapan status tanggap darurat, Bupati Eka Putra bersama Forkopimda menggelar rapat koordinasi di Indojolito Batusangkar, Kamis (14/5/2026).

Rapat itu membahas penentuan titik posko penanganan bencana di enam kecamatan terdampak.

Bencana banjir dan tanah longsor terjadi akibat tingginya curah hujan di Kecamatan Padang Ganting, Tanjung Emas, Lintau Buo, Lintau Buo Utara, Sungai Tarab, dan Salimpaung.

Hujan deras berlangsung sejak 12 Mei 2026 pukul 14.00 WIB hingga 13 Mei 2026 pukul 04.00 WIB.

Penanganan Bencana Dipercepat

Bupati Eka Putra menegaskan penetapan masa tanggap darurat bertujuan agar penanganan bencana berjalan maksimal dan lebih terkoordinasi.

“Di masa tanggap darurat ini, Pemerintah Daerah bersama instansi terkait lainnya secara bersama melakukan penanganan bencana dengan cepat, seperti penyiapan tempat mengungsi, lokasi dapur umum dan logistik, sampai dengan penanganan distribusi bantuan,” ujarnya.

Ia menjelaskan Posko Utama selama masa tanggap darurat berada di kantor BPBD Tanah Datar. Sementara itu, posko tingkat kecamatan ditempatkan di kantor camat masing-masing wilayah terdampak.

“Untuk di Lintau Buo juga ada posko di timbangan Nagari Taluak, di sana akan ada dapur umum, logistik dan juga tempat menerima bantuan dari dermawan,” katanya.

Waspadai Potensi Bencana Susulan

Bupati Eka Putra juga meminta organisasi perangkat daerah terkait segera menginventarisasi potensi bencana susulan di sejumlah titik rawan.

Ia meminta BPBD dan Dinas PUPR segera meninjau kondisi hulu sungai yang bersumber dari Gunung Sago.

Baca Juga :  PIK-R Remokes Basis Diharapkan Bentengi Remaja dari Perilaku Negatif

Pemerintah menerima informasi adanya penumpukan sedimen dan lumpur di kawasan tersebut.

“Kepada BPBD dan PU segera tinjau keadaan hulu sungai yang bersumber dari Gunung Sago, karena informasinya di sana juga ada penumpukan sedimen dan lumpur, sehingga berpotensi hanyut ketika hujan lebat kembali terjadi,” ujarnya.

DPRD dan TNI Dukung Status Tanggap Darurat

Ketua DPRD Anton Yondra bersama Dandim 0307 Letkol Inf. Agus Priyo Pujo Sumedi mendukung penetapan masa tanggap darurat selama 14 hari ke depan.

Menurut Anton, penetapan status tanggap darurat membuat proses pendanaan dan konsentrasi penanganan bencana menjadi lebih maksimal.

“Melihat dan belajar dari bencana sebelumnya, kami sepakat melaksanakan masa tanggap darurat 14 hari ke depan, karena dengan penetapan itu, semua hal, termasuk dari pendanaan sampai dengan konsentrasi penanganan bencana lebih maksimal,” ujar Anton.

Selepas rapat yang dimoderatori Sekda Abdurrahman Hadi dan dihadiri OPD terkait di lingkungan Pemkab Tanah Datar, rombongan langsung meninjau lokasi bencana.

Data Sementara Dampak Bencana

Berikut data sementara dampak banjir dan tanah longsor di Kabupaten Tanah Datar:

  1. Kecamatan Lintau Buo mencatat 78 rumah terdampak, dua warung hanyut, dan satu sepeda motor hanyut. Sebanyak 12 KK atau 51 jiwa mengungsi, sementara 91 KK masih terisolasi.
  2. Kecamatan Lintau Buo Utara mencatat 33 rumah terdampak dengan jumlah pengungsi empat KK atau 15 jiwa.
  3. Kecamatan Padang Ganting mengalami kerusakan pada enam rumah. Longsor juga menutup badan jalan di Nagari Rajo Dani dan Koto Gadang Hilir serta menyebabkan Sungai Pagie meluap.
  4. Kecamatan Tanjung Emas mencatat 54 rumah dan dua kedai terdampak banjir. Petugas juga mengevakuasi 10 warga dari lokasi terdampak.
  5. Kecamatan Sungai Tarab mengalami kerusakan badan jalan akibat longsor di Nagari Pasie Laweh.
  6. Kecamatan Salimpaung mengalami longsor dan pohon tumbang yang menutupi badan jalan.
Baca Juga :  Jelang Idul Fitri, Hendri Septa Minta OPD Optimalkan Kinerja dan Awasi THR Karyawan Swasta

Di akhir rapat, Bupati Eka Putra meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca hidrometeorologi yang masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan.

Ia mengimbau warga tetap siaga dan segera melapor kepada petugas jika menemukan tanda-tanda bencana susulan di lingkungan masing-masing.(*/red)

Berita Terkait

BGN Wajibkan 21.527 SPPG Perbarui SPK, Perketat Pengawasan Program MBG
Promotor Pastikan Visa Andrea Bocelli Terbit, Berbeda dengan Pernyataan Dirjen Imigrasi
BGN Catat Efisiensi Rp44 Triliun, Program MBG Masuki Transformasi 2.0
Pemerintah Jamin Serapan Jagung Petani, Bulog Siap Beli Hasil Panen
Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub Batch 3 hingga 30 Oktober 2026, Ini Jadwal Seleksinya
Kemnaker Buka Pendaftaran MagangHub Batch 3, Cek Jadwalnya
Polri dan Kemkomdigi Perkuat Kerja Sama Berantas Kejahatan Siber
Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:06 WIB

Jadwal MotoGP Malaysia 2026 di Sepang: Ini Agenda Lengkapnya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:11 WIB

Teco Targetkan Kemenangan Kedua, Semen Padang Siap Hadapi Sumsel United

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Stadion Haji Agus Salim Padang Punya Kapasitas 12.067 Penonton, Ini Fasilitasnya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:42 WIB

Genoa Bungkam Juventus 2-0, Bianconeri Tertahan di Peringkat 8

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Hasil Carabao Cup: Manchester City Singkirkan Brighton Lewat Adu Penalti 4-3

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:20 WIB

Tanpa Harry Kane, Bayern Munich Bantai Magdeburg 6-1 di DFB Pokal

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:10 WIB

Liverpool Singkirkan Chelsea Lewat Adu Penalti, Lolos ke Perempat Final Carabao Cup

Berita Terbaru

XLSMART membawa program Sisternet ke W20 USA 2026 untuk memperkuat keterampilan digital dan ekonomi perempuan Indonesia. (Foto: XLSMART)

Ekonomi Bisnis

XLSMART Bawa Solusi Pemberdayaan Perempuan Indonesia ke W20 USA 2026

Jumat, 30 Okt 2026 - 16:21 WIB

Pemko Padang menargetkan 523 unit hunian tetap rampung pada 2027. Pembangunan tersebar di Balai Gadang, Sungkai, dan Kampung Lalang. (Foto: Pemko Padang)

Kota Padang

Pemko Padang Targetkan 523 Huntap Rampung pada 2027

Jumat, 30 Okt 2026 - 16:12 WIB