Padang, Javanusa—Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) menggelar Focus Group Discussion (FGD) penyusunan Masterplan Smart City Kota Padang 2025-2035, Jumat (12/12/2025) di Gedung Bagindo Aziz Chan, Balai Kota Padang, Aie Pacah.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya percepatan transformasi digital di berbagai sektor pelayanan publik.
FGD tersebut bertujuan merumuskan arah kebijakan, strategi, dan rencana aksi terintegrasi dalam pengembangan Smart City yang berkelanjutan.
Hadir dalam diskusi ini sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, instansi vertikal, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), organisasi masyarakat, dan perguruan tinggi, termasuk UPI YPTK.
Kepala Dinas Kominfo Kota Padang, Boby Firman, menekankan Smart City bukan sekadar soal teknologi, tetapi untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
“Saya juga menekankan agar mitigasi bencana menjadi aspek penting dalam penyusunan Masterplan Smart City Kota Padang ini,” ujarnya.
Penyusunan masterplan ini dilakukan oleh PT. CitiAsia Internasional, perusahaan yang memiliki pengalaman nasional dalam perencanaan dan implementasi Smart City. Dalam FGD, para peserta menyampaikan berbagai masukan, termasuk peningkatan kualitas data, pengembangan aplikasi layanan masyarakat, dan digitalisasi administrasi publik.
Dengan terselenggaranya FGD ini, diharapkan roadmap Smart City Kota Padang semakin matang dan mampu menjawab tantangan era digital.
Keberhasilan Smart City, menurut Boby, tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga kolaborasi kuat seluruh pemangku kepentingan. (*/red)






