MBG Palupuah Disetop Sementara, Pemkab Agam Tunggu Hasil Laboratorium

Penulis -

Kamis, 3 September 2026 - 12:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Agam Muhammad Iqbal saat meninjau siswa yang mengalami gangguan Kesehatan setelah menyantap MBG di Puskesmas Palupuah, Rabu (2/9). (Foto: AMC)

Wakil Bupati Agam Muhammad Iqbal saat meninjau siswa yang mengalami gangguan Kesehatan setelah menyantap MBG di Puskesmas Palupuah, Rabu (2/9). (Foto: AMC)

Palupuah, Javanusa—Pemerintah Kabupaten Agam menghentikan sementara distribusi Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Palupuah. Keputusan ini berlaku sampai hasil pemeriksaan laboratorium keluar.

Penghentian tersebut menjadi langkah antisipasi setelah sejumlah siswa mengalami sakit perut dan mual usai mengonsumsi makanan MBG.

Wakil Bupati Agam Muhammad Iqbal menyampaikan keputusan itu saat meninjau Puskesmas Palupuah, Rabu (2/9). Ia datang untuk melihat langsung kondisi siswa yang menjalani perawatan.

Tunggu Hasil Laboratorium

Iqbal kemudian menggelar rapat bersama pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Pemerintah daerah membahas penanganan siswa sekaligus langkah pencegahan agar keluhan serupa tidak bertambah.

Dari hasil pembahasan tersebut, Pemkab Agam meminta SPPG menghentikan sementara pendistribusian MBG.

“Untuk saat ini, atas nama Pemerintah Kabupaten Agam, kami minta kegiatan pendistribusian MBG dihentikan dahulu sampai nantinya hasil laboratorium keluar,” tegas Iqbal.

Pemkab Agam belum menyimpulkan makanan MBG sebagai penyebab gangguan kesehatan tersebut. Pemerintah masih menunggu hasil pemeriksaan untuk memastikan sumber keluhan para siswa.

Dua Siswa Dirujuk ke Bukittinggi

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Agam menyebut mayoritas siswa mengalami keluhan ringan. Namun, dua siswa mengalami kondisi sedang hingga berat.

Petugas kemudian merujuk kedua siswa tersebut ke rumah sakit di Bukittinggi untuk mendapat penanganan lebih lanjut.

“Untuk observasi kami saat ini, keluhan yang dialami siswa dapat dikategorikan ringan. Namun, ada dua orang yang dikategorikan sedang-berat dan sudah dirujuk ke rumah sakit di Bukittinggi,” jelasnya.

Dinas Kesehatan masih melakukan investigasi terhadap kejadian tersebut. Dugaan sementara mengarah pada makanan yang siswa konsumsi pada Senin.

Keluhan mulai muncul pada Selasa hingga Rabu pagi. Meski demikian, Dinas Kesehatan tetap menunggu hasil laboratorium untuk memastikan penyebabnya.

Baca Juga :  Gubernur Dedi Mulyadi Datangi Posko Pengungsian Banjir Padang, Beri Bantuan dan Semangat

“Untuk observasi kami saat ini, penyakit ini bersumber dari makanan yang dimakan siswa pada hari Senin. Keluhannya baru dirasakan pada hari Selasa sampai Rabu pagi. Namun, untuk lebih pastinya kita tunggu hasil laboratorium,” ujarnya.

Pemeriksaan laboratorium diperkirakan membutuhkan waktu sekitar satu minggu.

Pengawasan Dapur MBG Diperketat

Selain menghentikan distribusi, Pemkab Agam juga meninjau lokasi SPPG. Pemeriksaan tersebut mencakup kondisi tempat pengolahan serta proses penyediaan makanan.

Iqbal meminta pengawasan berjalan sejak pemilihan bahan baku hingga makanan diterima siswa. Menurutnya, standar kebersihan dan keamanan pangan harus menjadi perhatian utama.

“Pemilihan, penanganan dan pengelolaan bahan baku sampai pendistribusian MBG mesti diawasi dengan ketat sesuai standar kesehatan dan kebersihan yang berlaku,” ujarnya.

Ia juga meminta pihak dapur memperbaiki tata kelola pengolahan makanan. Pemkab Agam akan memperketat pengawasan terhadap pelaksanaan program tersebut.

“Untuk langkah ke depannya, kita harus ingatkan lagi kepada pihak dapur untuk lebih menjaga kebersihan dan tata pengolahan bahan makanan. Kita juga akan memperketat pengawasan,” tegasnya.

Orang Tua Diminta Tidak Panik

Di tengah proses pemeriksaan, Iqbal meminta orang tua siswa tetap tenang. Namun, ia mengingatkan mereka agar segera membawa anak ke fasilitas kesehatan jika muncul keluhan.

Gejala yang perlu mendapat perhatian antara lain sakit perut, mual, muntah atau keluhan kesehatan lain setelah mengonsumsi MBG.

“Untuk sekarang, Pemkab Agam tengah melaksanakan investigasi dan observasi terkait penyebab kejadian ini. Kami mohon kepada para orang tua murid, pihak sekolah dan SPPG untuk bersabar,” kata Iqbal.

Penghentian sementara MBG di Palupuah menjadi langkah Pemkab Agam sembari menunggu hasil laboratorium. Pemerintah daerah memastikan evaluasi akan dilakukan untuk menentukan langkah selanjutnya terhadap pelaksanaan program tersebut. (*)

Baca Juga :  MK Buka Peluang Parpol Tanpa Kursi di DPRD Ajukan Calon Kepala Daerah

Berita Terkait

Perkuat Ketahanan Pangan, Pemko Padang Dorong Budidaya Ikan RAS dan Mina Padi
Pemko Padang Perkuat Smart Surau, 400 Guru TQA/MDTW Ikuti Pembekalan
Padang Mulai Uji Teknologi AI untuk Petakan Kerusakan Infrastruktur Pascabencana
Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Penumpang KA Lembah Anai Terlibat Perselisihan, KAI Ingatkan Etika di Kereta
Kafilah Bungus Teluk Kabung Siap Hadapi MTQN ke-42 Kota Padang, Persiapan Capai 85 Persen
Padang Utara Siapkan 72 Kafilah, Targetkan Juara Umum MTQN ke-42 Kota Padang
KAI Divre II Sumbar Tutup 30 Perlintasan Liar, Keselamatan di Jalur Kereta Diperketat

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:59 WIB

Gulat Kota Padang Juara Umum Porprov XVI Sumbar, Raih 16 Medali Emas

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:06 WIB

Mikel Arteta Sepakat Perpanjang Kontrak di Arsenal

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Usai Bertugas di FIFA ASEAN Cup 2026, Pedro Rodriguez Umumkan Pensiun

Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:37 WIB

Stefano Cugurra Resmi Tangani Semen Padang FC, Targetkan Promosi ke Super League

Kamis, 8 Oktober 2026 - 00:04 WIB

Gateball Kota Padang Raih Emas Perdana Porprov Sumbar 2026 lewat Double Putra

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:54 WIB

Edo Vernando Sumbang Emas Pertama Biliar Kota Padang di Porprov Sumbar 2026

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:38 WIB

Jadwal Lengkap Pertamina Grand Prix Indonesia: MotoGP, Sprint, hingga Balapan Utama

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:20 WIB

MotoGP Mandalika 2026: Perebutan Gelar Memanas, Martin dan Marquez Cuma Terpaut 2 Poin

Berita Terbaru

Mikel Arteta sepakat memperpanjang kontrak di Arsenal. (Foto: IG @mikelarteta)

Olahraga

Mikel Arteta Sepakat Perpanjang Kontrak di Arsenal

Kamis, 8 Okt 2026 - 08:06 WIB