Melalui Pokir Bakri Bakar: DPMPTSP Sumbar Gelar Sosialisasi OSS RBA di Pessel

Penulis -

Senin, 27 Oktober 2025 - 10:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala DPMPTSP Sumbar, Luhur Budianda didampingi Anggota DPRD Sumbar, Bakri Bakar menyerahkan NIB kepada salah satu pelaku usaha. (Foto: Dok. Yoniks)

Kepala DPMPTSP Sumbar, Luhur Budianda didampingi Anggota DPRD Sumbar, Bakri Bakar menyerahkan NIB kepada salah satu pelaku usaha. (Foto: Dok. Yoniks)

Pessel, Javanusa—Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) menggelar Sosialisasi dan Pelayanan Langsung Perizinan Berusaha OSS RBA Tahun 2025 Angkatan IV di Hannah Hotel, Painan, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) Senin (27/10/2025).

Kegiatan tersebut diikuti oleh 70 peserta yang terdiri dari pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta masyarakat dari berbagai kecamatan di Pesisir Selatan.

Kepala DPMPTSP Provinsi Sumbar, Luhur Budianda saat membuka kegiatan itu menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para pelaku usaha yang hadir.

Ia menegaskan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah provinsi untuk mendekatkan pelayanan publik dan mempercepat kemudahan berusaha di daerah.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan pelaku usaha di Sumbar, khususnya di Pesisir Selatan, memahami pentingnya Nomor Induk Berusaha (NIB) sebagai dasar legalitas dalam menjalankan usaha,” ujar Luhur.

Ia menjelaskan dengan memiliki NIB, pelaku usaha akan lebih mudah mengakses berbagai bentuk dukungan, termasuk pembiayaan, kerjasama investasi, hingga program pengembangan dari pemerintah.

Menurut Luhur, kemudahan perizinan berbasis risiko melalui sistem Online Single Submission Risk-Based Approach (OSS RBA) merupakan terobosan besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Sistem ini, katanya, tidak hanya memangkas birokrasi, tetapi juga memberi kepastian hukum bagi pelaku usaha. “DPMPTSP berkomitmen membantu pelaku usaha agar memahami proses digitalisasi perizinan. Kami ingin semua peserta bisa mendapatkan NIB nya setelah sosialisasi ini, agar tidak ada lagi usaha yang berjalan tanpa legalitas,” tambahnya.

Luhur juga menekankan pentingnya kegiatan sosialisasi seperti itu dilakukan secara berkelanjutan. Karena saat ini ini masih banyak pelaku UMKM yang belum memahami cara mendaftar OSS RBA secara mandiri.

Baca Juga :  DPRD Sumbar Bahas Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Surplus Rp166,94 Miliar Jadi Sorotan

“Karena itu, kegiatan ini tidak hanya bersifat formalitas, tetapi juga edukatif. Kami ingin masyarakat benar-benar bisa mempraktikkan langsung bagaimana mengurus perizinan secara daring,” ungkapnya.

Sementara itu, Anggota Komisi IV DPRD Sumbar dari Fraksi Partai NasDem, Bakri Bakar, yang juga menjadi narasumber dalam kegiatan tersebut, menilai kegiatan ini sangat strategis dalam memperkuat daya saing ekonomi daerah.

Ia menjelaskan, penyelenggaraan kegiatan ini merupakan bagian dari realisasi pokok-pokok pikirannya (pokir) sebagai anggota legislatif yang peduli terhadap pengembangan UMKM di daerah pemilihannya.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin pelaku usaha dari Koto XI Tarusan hingga Batang Kapas mendapatkan pemahaman yang utuh tentang pentingnya legalitas usaha. Karena dengan izin yang lengkap, peluang untuk berkembang dan mendapat akses modal jauh lebih besar,” kata Bakri.

Bakri menambahkan, dukungan anggaran dari APBD Provinsi Sumbar menjadi bukti nyata sinergi antara eksekutif dan legislatif dalam mendorong ekonomi daerah.

Dalam kesempatan itu, ia berharap kepada para peserta agar mengikuti kegiatan dengan serius, karena materi yang disampaikan sangat relevan dengan kebutuhan para pelaku usaha di lapangan.

“Saya sepakat dengan langkah DPMPTSP yang terus aktif turun ke daerah. Program seperti ini harus terus berlanjut agar masyarakat tidak hanya paham teori, tetapi juga bisa langsung mempraktikkan proses perizinan digital dengan benar,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bakri menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, legislatif, dan masyarakat pelaku usaha dalam mempercepat kemajuan ekonomi lokal.

“Kami ingin pelaku UMKM di Sumbar naik kelas. Dengan izin berusaha yang sah dan sistem digital yang transparan, kita membangun ekosistem bisnis yang sehat dan berdaya saing,” tegasnya.

Dari sisi penyelenggara, Fungsional Penanaman Modal Ahli Madya DPMPTSP Sumbar, Firdaus, selaku ketua panitia, menjelaskan bahwa kegiatan ini mengusung tema ‘Meningkatkan Daya Saing UMKM dengan Kemudahan Perizinan Berusaha’.

Baca Juga :  Bukan Cuma Modal, Muhidi Sebut 4 Bekal Penting agar UMKM Mampu Berkembang

Menurutnya, tema ini dipilih untuk menekankan kemajuan usaha sangat bergantung pada kepatuhan dan pemahaman terhadap perizinan.

Firdaus menyebutkan ada dua tujuan utama kegiatan itu digelar. Diantaranya, meningkatkan pemahaman pelaku usaha dalam memproses perizinan berbasis risiko melalui OSS RBA, serta memberikan pelayanan langsung kepada peserta yang ingin mengurus izin usahanya di tempat.

“Dengan cara ini, peserta tidak hanya mendengar teori, tetapi bisa langsung mendapatkan NIB setelah pendampingan,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan serupa juga telah dilaksanakan di beberapa kabupaten dan kota lain di Sumbar dengan hasil yang sangat positif.

“Banyak peserta yang setelah mengikuti sosialisasi ini merasa terbantu dan termotivasi untuk menata ulang legalitas usahanya. Artinya, program ini benar-benar berdampak bagi masyarakat,” kata Firdaus.

Melalui kegiatan itu, DPMPTSP Sumbar berharap semakin banyak pelaku usaha yang sadar akan pentingnya legalitas dan tata kelola usaha yang baik. (yoniks)

Berita Terkait

Maju ke Tingkat Nasional, Kelurahan Sawah Padang Aua Kuniang Pamerkan Segudang Inovasi Pelayanan dan Ekonomi
BMKG Maritim Teluk Bayur Peringatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Sumbar 9–12 Oktober
Perkuat Ketahanan Pangan, Pemko Padang Dorong Budidaya Ikan RAS dan Mina Padi
Pemko Padang Perkuat Smart Surau, 400 Guru TQA/MDTW Ikuti Pembekalan
Padang Mulai Uji Teknologi AI untuk Petakan Kerusakan Infrastruktur Pascabencana
Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Penumpang KA Lembah Anai Terlibat Perselisihan, KAI Ingatkan Etika di Kereta
Kafilah Bungus Teluk Kabung Siap Hadapi MTQN ke-42 Kota Padang, Persiapan Capai 85 Persen

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:13 WIB

Empat Pasar di Pariaman Dapat Tambahan Anggaran Rehabilitasi Rp4,1 Miliar

Minggu, 4 Oktober 2026 - 07:17 WIB

Gebyar Pajak 2026, Mahyeldi Dorong Warga Sumbar Makin Taat Bayar Pajak

Jumat, 2 Oktober 2026 - 21:18 WIB

Rp115 Miliar Disiapkan untuk Pulihkan 38.000 UMKM Terdampak Bencana di Sumbar

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:29 WIB

SPKLU Center Pertama di Sumbar Diresmikan, Langkah Baru Menuju Green Province  

Rabu, 30 September 2026 - 12:23 WIB

FIFA ASEAN CUP 2026 Jadi Berkah UMKM, Sehari Bisa Raup Omzet hingga Rp 1 Juta Sehari

Selasa, 29 September 2026 - 17:42 WIB

Pertamina Cek Kualitas Pertalite di Padang, Sampel Diuji hingga Laboratorium Lemigas

Minggu, 27 September 2026 - 16:36 WIB

Resmikan Al Harris Umrah, Fadly Amran Dorong Penguatan Ekonomi Haji dan Umrah

Sabtu, 26 September 2026 - 21:58 WIB

Pertalite Diduga Tercampur Material Asing, Pertamina Periksa 6 SPBU di Padang dan Agam

Berita Terbaru