Menag dan MUI Teken MoU Implementasi KUHP dan KUHAP

Penulis -

Rabu, 11 Maret 2026 - 09:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menag Nasaruddin Umar dan Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan MUI, K.H. Marsudi Syuhud bersama Pejabat dan Pimpinan Kemenag dan MUI dalam giat penandatanganan MoU mengenai Implementasi KUHP dan KUHAP. (Foto: Firmandan Wijaya/Kemenag)

Menag Nasaruddin Umar dan Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan MUI, K.H. Marsudi Syuhud bersama Pejabat dan Pimpinan Kemenag dan MUI dalam giat penandatanganan MoU mengenai Implementasi KUHP dan KUHAP. (Foto: Firmandan Wijaya/Kemenag)

Jakarta, Javanusa—Menteri Agama Nasaruddin Umar dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) terkait implementasi KUHP dan KUHAP, khususnya pasal-pasal yang menyangkut tindak pidana keagamaan dan kesusilaan.

Penandatanganan berlangsung di Kantor Pusat MUI, Jakarta, Selasa (10/3/2026), dan diwakili oleh Wakil Ketua Umum MUI, K.H. Marsudi Syuhud.

Menag Nasaruddin menekankan pentingnya kejelasan definisi hukum dalam KUHAP, termasuk definisi “agama”. Ia mengingatkan ketidaktahuan sejarah atau definisi agama yang tidak simetris antara negara dan ulama berpotensi menimbulkan persoalan hukum di masa depan.

Ketua Dewan Penasihat MUI, Wahiduddin Adams, menyatakan kerja sama ini merupakan tindak lanjut rekomendasi Munas dan Mukernas MUI, sekaligus respons atas berlakunya UU No. 1 Tahun 2023 tentang KUHP per 2 Januari 2026 dan UU No. 20 Tahun 2025 tentang KUHAP. Ia menekankan pentingnya sinergi antara ulama dan pemerintah untuk menyatukan pemahaman terhadap pasal-pasal yang multitafsir dan kontroversial di masyarakat.

Senada, K.H. Marsudi Syuhud menyebut seluruh butir kerja sama telah dikaji secara mendalam demi kepentingan umat. Menag menyebut upaya ini sebagai bentuk pengabdian besar dan komitmen untuk menyisir pasal-pasal yang berpotensi menimbulkan persoalan sosial.

“Ini adalah langkah strategis untuk membuat rambu-rambu hukum yang jelas demi mengamankan umat di masa depan,” ujar Menag.

Hadir dalam kegiatan ini Sekretaris Jenderal DP MUI, Buya Amirsyah Tambunan, jajaran pejabat MUI lainnya, serta pejabat Kementerian Agama. (*/red)

Baca Juga :  Pawai Cap Gomeh Meriahkan Festival Siti Nurbaya 2025

Berita Terkait

Promotor Pastikan Visa Andrea Bocelli Terbit, Berbeda dengan Pernyataan Dirjen Imigrasi
BGN Catat Efisiensi Rp44 Triliun, Program MBG Masuki Transformasi 2.0
Pemerintah Jamin Serapan Jagung Petani, Bulog Siap Beli Hasil Panen
Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub Batch 3 hingga 30 Oktober 2026, Ini Jadwal Seleksinya
Kemnaker Buka Pendaftaran MagangHub Batch 3, Cek Jadwalnya
Polri dan Kemkomdigi Perkuat Kerja Sama Berantas Kejahatan Siber
Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak
Polri Kerahkan 200 Personel Brimob dan 10 Bareskrim Tangani Karhutla di Kalimantan

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:20 WIB

MUI Sesalkan Konser Andrea Bocelli Tetap Digelar, Minta Pemerintah Tinjau Ulang Izin

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:31 WIB

Erick Yusuf: Film Buya Hamka Jadi Tuntunan di Tengah Krisis Keteladanan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:44 WIB

Sinopsis Film Laut Bercerita dan The Doll Ghawiah, Dua Film Lokal Terbaru Tayang Hari Ini!

Rabu, 28 Oktober 2026 - 22:12 WIB

Bunga Nafisa dan Deandra Nadira Rilis Single Dar Der Dor Ser, Usung Musik Endikup

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:13 WIB

Lewat Merayu Waktu, Eltasya Angkat Kisah Sulit Melepaskan Masa Lalu

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:24 WIB

Gandeng LDR Team, Lindee Cremona Rilis Single Dewasaku Membanggakanmu

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:11 WIB

Ruth Garcia Rilis Lagu Salahkah, Ungkap Pergulatan Batin Usai Dikhianati

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:05 WIB

AI Mampu Bikin Film, Nezar Patria Soroti Tantangan Baru Sensor Film

Berita Terbaru