Mendagri: Akurasi Data Kunci Pemulihan Pascabencana Sumbar

Penulis -

Rabu, 14 Januari 2026 - 09:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mendagri Tito saat memimpin Rapat Koordinasi Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumbar di Auditorium Gubernuran, Selasa (13/1/2026). (Foto: ADPSB)

Mendagri Tito saat memimpin Rapat Koordinasi Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumbar di Auditorium Gubernuran, Selasa (13/1/2026). (Foto: ADPSB)

Padang, Javanusa—Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menegaskan seluruh kebijakan rehabilitasi dan rekonstruksi harus berbasis data yang cepat, valid, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Penegasan tersebut disampaikan Tito saat memimpin Rapat Koordinasi Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumbar di Auditorium Gubernuran, Padang, Selasa (13/1/2026).

Mendagri Tito Karnavian menegaskan, pendataan menjadi fondasi utama dalam setiap langkah penanganan bencana. Pemerintah pusat, menurutnya, tidak dapat menyalurkan bantuan dan intervensi secara tepat tanpa data yang akurat.

“Dalam penanganan kebencanaan, kuncinya adalah pendataan. Data harus cepat dan akurat karena itulah dasar setiap kebijakan,” ujar Tito.

Ia menambahkan, rapat koordinasi ini bertujuan menyamakan persepsi seluruh pemangku kepentingan agar data yang digunakan bersumber dari satu rujukan resmi.

Pemerintah pusat menggunakan enam indikator utama untuk mengukur progres pemulihan pascabencana. Indikator tersebut meliputi keberlangsungan pemerintahan, layanan publik, akses jalan, aktivitas ekonomi, aktivitas sosial, serta layanan dasar masyarakat.

Menurut Tito, indikator tersebut menjadi alat ukur objektif dalam menentukan skema bantuan lanjutan bagi daerah terdampak.

Empat Daerah Masih Butuh Penanganan Intensif

Dari total 16 kabupaten dan kota terdampak di Sumatera Barat, sebanyak 12 daerah dinilai telah berangsur pulih. Namun, empat daerah masih memerlukan perhatian khusus, yakni Tanah Datar, Padang Pariaman, Agam, dan Pesisir Selatan.

“Pemulihan di Sumbar tergolong cepat. Namun empat daerah ini masih membutuhkan penanganan lebih serius,” kata Tito.

Ia memastikan, daerah yang mulai pulih tetap mendapat dukungan pemerintah, meski dengan skema intervensi yang berbeda.

Dampak Bencana Sumbar Capai Rp33,55 Triliun

Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah melaporkan, bencana hidrometeorologi berdampak pada 307.936 jiwa. Dari jumlah tersebut, 264 orang meninggal, 72 orang hilang, 401 luka-luka, dan 10.854 jiwa mengungsi.

Baca Juga :  Pendapatan Payakumbuh 2025 Tembus 102,57 Persen, Wali Kota Sampaikan LKPj ke DPRD

Kerusakan fisik diperkirakan mencapai Rp15,63 triliun, sementara kerugian ekonomi sebesar Rp17,91 triliun. Total kerusakan dan kerugian mencapai Rp33,55 triliun.

Mahyeldi menjelaskan, seluruh data telah dirangkum dalam Dokumen Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P). Dokumen tersebut telah diserahkan kepada Pemerintah Pusat melalui BNPB.

“Dari tenggat 90 hari, Sumbar menyelesaikan dokumen R3P hanya dalam 18 hari,” ujar Mahyeldi.

Ia menilai capaian tersebut mencerminkan keseriusan pemerintah daerah bersama kabupaten dan kota dalam mempercepat pemulihan pascabencana.

Rapat koordinasi ini turut dihadiri Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, Wakil Menteri PPPA Veronica Tan, Wakil Gubernur Sumbar Vasko Ruseimy, Ketua DPRD Sumbar Muhidi, serta unsur Forkopimda dan kepala daerah se-Sumbar. (*/adpsb)

Berita Terkait

Pemko Padang Perkuat Smart Surau, 400 Guru TQA/MDTW Ikuti Pembekalan
Padang Mulai Uji Teknologi AI untuk Petakan Kerusakan Infrastruktur Pascabencana
Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Penumpang KA Lembah Anai Terlibat Perselisihan, KAI Ingatkan Etika di Kereta
Kafilah Bungus Teluk Kabung Siap Hadapi MTQN ke-42 Kota Padang, Persiapan Capai 85 Persen
Padang Utara Siapkan 72 Kafilah, Targetkan Juara Umum MTQN ke-42 Kota Padang
KAI Divre II Sumbar Tutup 30 Perlintasan Liar, Keselamatan di Jalur Kereta Diperketat
Pemko Padang Perkuat Pengelolaan Sampah Terpadu Lewat Gerakan Pilah Sampah dari Rumah

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:59 WIB

Gulat Kota Padang Juara Umum Porprov XVI Sumbar, Raih 16 Medali Emas

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:06 WIB

Mikel Arteta Sepakat Perpanjang Kontrak di Arsenal

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:50 WIB

David Silva Comeback dari Pensiun, Gabung Klub Hong Kong Supreme Sha Tin

Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:37 WIB

Stefano Cugurra Resmi Tangani Semen Padang FC, Targetkan Promosi ke Super League

Kamis, 8 Oktober 2026 - 00:04 WIB

Gateball Kota Padang Raih Emas Perdana Porprov Sumbar 2026 lewat Double Putra

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:54 WIB

Edo Vernando Sumbang Emas Pertama Biliar Kota Padang di Porprov Sumbar 2026

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:38 WIB

Jadwal Lengkap Pertamina Grand Prix Indonesia: MotoGP, Sprint, hingga Balapan Utama

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:20 WIB

MotoGP Mandalika 2026: Perebutan Gelar Memanas, Martin dan Marquez Cuma Terpaut 2 Poin

Berita Terbaru

Mikel Arteta sepakat memperpanjang kontrak di Arsenal. (Foto: IG @mikelarteta)

Olahraga

Mikel Arteta Sepakat Perpanjang Kontrak di Arsenal

Kamis, 8 Okt 2026 - 08:06 WIB