Mengapa Pori-Pori Wajah Membesar? Ini Penyebab dan Cara Merawatnya

Penulis -

Jumat, 2 Oktober 2026 - 22:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi wanita melihat pori-pori di wajah. (Foto: AI Generated)

Ilustrasi wanita melihat pori-pori di wajah. (Foto: AI Generated)

Javanusa.com—Pori-pori wajah yang terlihat besar sering berkaitan dengan produksi minyak berlebih, komedo, hingga berkurangnya elastisitas kulit. Kondisi ini juga dapat dipengaruhi faktor genetik dan paparan sinar matahari.

Meski begitu, pori-pori tidak bisa dihilangkan secara permanen. Perawatan kulit yang tepat dan konsisten dapat membantu membuat tampilannya lebih tersamarkan.

Penyebab Pori-Pori Wajah Terlihat Besar

Pori-pori merupakan lubang kecil pada permukaan kulit yang menjadi jalan keluarnya minyak dan keringat. Ukurannya dapat terlihat semakin jelas ketika produksi minyak meningkat atau kulit mengalami perubahan tekstur.

Selain itu, beberapa faktor lain juga dapat membuat pori-pori tampak lebih besar. Dikutip dari Halodoc, berikut sejumlah penyebab yang umum:

1. Kulit berminyak

Produksi minyak yang tinggi dapat membuat permukaan kulit terlihat lebih mengilap. Kondisi tersebut juga membuat pori-pori tampak lebih menonjol.

2. Penumpukan sel kulit mati

Sel kulit mati yang menumpuk dapat membuat tekstur wajah terlihat kurang rata. Pori-pori pun bisa tampak lebih jelas, terutama pada area yang berminyak.

3. Komedo

Komedo dapat menyumbat pori-pori dan membuat ukurannya terlihat lebih besar. Karena itu, perawatan kulit sebaiknya disesuaikan dengan kondisi komedo atau jerawat yang muncul.

4. Paparan sinar matahari

Paparan sinar matahari dalam jangka panjang dapat memengaruhi kondisi kulit. Salah satu dampaknya berkaitan dengan berkurangnya elastisitas sehingga pori-pori terlihat semakin jelas.

5. Faktor genetik

Tidak semua orang memiliki tampilan pori-pori yang sama. Faktor genetik turut menentukan ukuran pori dan membuat sebagian orang secara alami memiliki pori yang lebih terlihat.

Usia dan Kebiasaan Perawatan Kulit

Pertambahan usia juga dapat memengaruhi tampilan pori-pori. Seiring waktu, produksi kolagen dan elastin menurun sehingga kekenyalan kulit ikut berkurang.

Baca Juga :  Rekrutmen PT Infomedia Nusantara, Berikut Link Pendaftaran!

Kebiasaan sehari-hari juga berpengaruh terhadap tekstur wajah. Memencet komedo, menggunakan scrub kasar, atau membersihkan wajah terlalu keras dapat memicu iritasi.

Penggunaan produk yang tidak sesuai kondisi kulit juga dapat memperburuk masalah tersebut. Karena itu, pemilihan produk perlu mempertimbangkan jenis dan kebutuhan kulit.

Produk obat tertentu dapat membantu menangani jerawat atau komedo yang membuat pori-pori terlihat lebih besar. Namun, produk tersebut bukan cara untuk mengecilkan pori secara permanen.

Cara Merawat Pori-Pori Wajah

Perawatan yang konsisten dapat membantu menjaga kondisi kulit dan membuat tampilan pori-pori lebih tersamarkan. Beberapa langkah yang dapat dilakukan antara lain:

    • Cuci wajah dua kali sehari menggunakan pembersih yang lembut, terutama setelah berkeringat.
    • Gunakan pelembap berlabel nonkomedogenik sesuai kebutuhan kulit.
    • Pakai tabir surya berspektrum luas dengan minimal SPF 30 pada pagi hari.
    • Hindari memencet komedo karena dapat memicu iritasi dan memperburuk kondisi kulit.
    • Jangan menggunakan scrub kasar atau produk yang membuat kulit terasa perih dan tertarik.
    • Bersihkan riasan sebelum tidur untuk membantu menjaga kebersihan kulit.
    • Pilih produk nonkomedogenik jika kulit mudah mengalami jerawat.
Kapan Perlu Berkonsultasi dengan Dokter?

Kondisi kulit perlu mendapat perhatian lebih jika jerawat mengalami peradangan, terasa nyeri, meninggalkan bekas luka, atau tidak membaik setelah perawatan rutin.

Konsultasi dengan dokter juga disarankan sebelum menggunakan antibiotik topikal. Pemeriksaan diperlukan apabila muncul bengkak, rasa gatal berat, atau iritasi yang terus menetap. (*)

Berita Terkait

Benarkah Kacang Tanah Pemicu Asam Urat? Cek Fakta dan Porsi Amannya
Bintik Kasar Seperti Kulit Ayam di Lengan? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
Sering Kurang Tidur? Kenali Gejala, Dampak Kesehatan dan Cara Mengatasinya
7 Pilihan Lauk untuk Penderita Darah Tinggi, Sehat dan Mudah Diolah
Anak Makan Banyak tapi Tetap Kurus? Kenali 7 Penyebab dan Cara Mengatasinya
Benarkah Nanas Bisa Meredakan Batuk? Ini Penjelasan dan Faktanya
7 Cara Alami Meredakan Ambeien Tanpa Obat, Efektif Kurangi Nyeri dan Bengkak
7 Minuman yang Bisa Membantu Menurunkan Kolesterol, dari Teh Hijau hingga Susu Kedelai

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:59 WIB

Progres Flyover Sitinjau Lauik I Capai 35,275 Persen, Jembatan 1 Rampung

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:17 WIB

Pemerintah Siapkan Storage di Dalam Negeri, Impor Crude Tak Lagi Mampir ke Negara Lain

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:02 WIB

Pemko Padang Lengkapi Fasilitas Basement Blok II dan III Pasar Raya, Pedagang Diminta Mulai Berjualan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:00 WIB

Tekan Gejolak Harga Pangan, Pemerintah Gelar GPM Serentak di 38 Provinsi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:38 WIB

Gerakan Pangan Murah Payakumbuh, Cabai Merah Dijual Rp50 Ribu per Kg

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:31 WIB

Pemko Padang dan UPTD PPD Padang Perkuat Sinergi, Optimalkan PAD Lewat Inovasi Layanan Pajak Kendaraan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Gandeng BRI, Pemko Padang Pacu PAD Lewat Digitalisasi Retribusi dan Pajak Daerah

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:25 WIB

Optimalkan PAD Lewat Digitalisasi, Pemko Padang Jajaki Kerja Sama dengan BRI

Berita Terbaru