Menkes Budi Revisi Regulasi Internship Dokter Mulai Mei 2026, Jam Kerja Dibatasi 40 Jam

Penulis -

Minggu, 10 Mei 2026 - 15:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin saat mengikuti pertemuan daring bersama keluarga almarhumah dr. Myta Aprilia Azmy pada Kamis (7/5/2026). (Foto: Kemenkes)

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin saat mengikuti pertemuan daring bersama keluarga almarhumah dr. Myta Aprilia Azmy pada Kamis (7/5/2026). (Foto: Kemenkes)

Jakarta, Javanusa—Kementerian Kesehatan menegaskan komitmennya memperbaiki tata kelola program pendidikan profesi dokter internsip.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin bahkan menginstruksikan revisi standar operasional program internsip agar mulai berlaku pada Mei 2026.

Instruksi tersebut disampaikan Menkes Budi saat mengikuti pertemuan daring bersama keluarga almarhumah dr. Myta Aprilia Azmy pada Kamis (7/5/2026).

Menkes menegaskan, revisi aturan itu bukan sekadar langkah administratif. Pemerintah ingin memastikan perlindungan serta keselamatan peserta internsip pada masa mendatang.

“Kami tidak menunggu lagi. Revisi regulasi akan dilakukan secara cepat agar berlaku efektif bagi peserta internsip pada Mei ini,” ujar Menkes Budi.

Empat Poin Revisi Regulasi Internship

Kementerian Kesehatan menyusun empat poin utama dalam revisi aturan tersebut. Seluruh fasilitas kesehatan wahana magang wajib mematuhi ketentuan baru itu.

Poin pertama mengatur standardisasi jam kerja peserta internsip. Kemenkes membatasi jam kerja maksimal 40 jam per minggu dan melarang sistem pengelompokan jam kerja atau “dirapel”.

Selain itu, aturan baru juga mempertegas definisi peran peserta internsip. Peserta tidak boleh menggantikan fungsi dokter organik di fasilitas kesehatan.

Kemenkes meminta peserta internsip fokus menjalani proses pembelajaran dengan pengawasan supervisor aktif.

Hak Cuti dan Remunerasi Ditingkatkan

Dalam revisi tersebut, Kemenkes juga menambah hak cuti peserta internsip dari empat hari menjadi 10 hari setiap tahun.

Kementerian menegaskan, cuti maupun izin sakit tidak akan memperpanjang masa internsip selama peserta telah memenuhi target kompetensi yang ditetapkan.

Tidak hanya itu, Kemenkes juga mengevaluasi remunerasi berupa Bantuan Biaya Hidup (BBH). Pemerintah akan menyesuaikan besaran BBH dengan tingkat inflasi dan daya beli setiap daerah.

Langkah itu dilakukan untuk mengurangi ketimpangan antarwahana internsip di berbagai wilayah.

Baca Juga :  100 Petani Padang Panjang Dibekali Pelatihan Pestisida Terbatas
Audit Kasus dr. Myta Diserahkan ke KKI dan MDP

Terkait tindak lanjut audit medis kasus dr. Myta Aprilia Azmy, Kemenkes memastikan hasil audit akan diserahkan kepada Konsil Kesehatan Indonesia (KKI) dan Majelis Disiplin Profesi (MDP).

Penyerahan tersebut dilakukan sesuai kewenangan hukum yang berlaku, termasuk dalam penentuan sanksi.

“Hasil investigasi kami lakukan secara transparan. Akuntabilitas publik menjadi prioritas kami. Namun, yang terpenting adalah memastikan aturan yang lebih baik segera lahir untuk mencegah terulangnya kejadian serupa,” kata Menkes Budi.

Kementerian Kesehatan juga berkomitmen memantau penerapan aturan baru secara ketat di lapangan. Kemenkes memastikan seluruh fasilitas kesehatan mematuhi standar perlindungan bagi tenaga medis muda. (*/red)

Berita Terkait

Pemerintah Jamin Serapan Jagung Petani, Bulog Siap Beli Hasil Panen
Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub Batch 3 hingga 30 Oktober 2026, Ini Jadwal Seleksinya
Kemnaker Buka Pendaftaran MagangHub Batch 3, Cek Jadwalnya
Polri dan Kemkomdigi Perkuat Kerja Sama Berantas Kejahatan Siber
Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak
Polri Kerahkan 200 Personel Brimob dan 10 Bareskrim Tangani Karhutla di Kalimantan
Hadapi Kekeringan dan Karhutla, Kemenag Ajak Umat Islam Salat Istisqa
Operasi Patuh 2026 Dimulai Hari Ini, Korlantas Polri Utamakan Edukasi dan Keselamatan

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:55 WIB

Pencuri Komponen Pendeteksi Banjir di Padang Ditangkap, 2 Kabur

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:07 WIB

Polda Sumbar Ungkap Dugaan Judi Togel Online di Padang, Uang Rp4,15 Juta Disita

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:13 WIB

Modus Penimbunan BBM Subsidi di Sumbar, Pelaku Gunakan Kantong Plastik dan Kotak Ikan

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:03 WIB

Polda Sumbar Ungkap 24 Kasus Penyalahgunaan BBM Subsidi, 25 Tersangka Diamankan

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:30 WIB

BPBD Padang Evakuasi Pohon Karet Tumbang di Kalumbuk, Jalan Kembali Normal

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:21 WIB

Hilang Kendali, Dua Mobil Terperosok ke Sawah di Jalan Solok-Padang

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:53 WIB

Rumah Wartawan Harian Singgalang Dibobol Maling, Laptop, HP dan Tiga Hardisk Raib

Minggu, 25 Oktober 2026 - 08:30 WIB

Polda Sumbar Razia Tempat Hiburan Malam di Padang, Dua Pengunjung Positif Metamfetamin

Berita Terbaru

Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kemnaker, Darmawansyah. (Foto: Kemnaker)

Nasional

Kemnaker Buka Pendaftaran MagangHub Batch 3, Cek Jadwalnya

Rabu, 28 Okt 2026 - 20:41 WIB